Saatnya transfer ilmu ke pembalap junior

Senin, 12 November 2012 - 19:11 WIB
Saatnya transfer ilmu...
Saatnya transfer ilmu ke pembalap junior
A A A
Sindonews.com - Pebalap sepeda senior Jawa Barat, Tonton Susanto menyatakan keinginannya untuk beralih profesi menjadi pelatih. Medali emas di ajang PON XVIII 2012 lalu sepertinya akan menjadi medali penutup bagi karirnya di perhelatan multievent empat tahunan tersebut.

Pasalnya, dia lebih memilih menjadi pelatih bagi para atlet sepeda Jabar yang disiapkan untuk PON XIX Jabar 2016. "Untuk PON XIX 2016, sepertinya saya tidak lagi turun menjadi atlet. Di usia saya sekarang, saya pikir sudah cukup untuk turun balapan dan sudah saatnya menyalurkan ilmu ke para pembalap junior. Keinginan untuk menjadi pelatih semakin kuat, momennya mungkin di PON XIX/2016 nanti ," ungkap raja 'individual time trial' Indonesia itu.

Dia mengaku akan berkonsentrasi untuk melatih tim Jawa Barat mempersiapkan diri ke ajang PON 2016 di Jawa Barat. Tonton sendiri merupakan peraih medali emas pada PON 2012 di Riau.
Atlet senior yang saat ini berusia 41 tahujh itu bercita-cita membagi ilmu yang didapatnya saat latihan di Pelatnas maupun di klubnya.

Dengan harapan para pembalap Jabar yang akan menjadi generasi penerusnya mampu berprestasi dan mengharumkan nama baik Jabar baik ditingkat nasional maupun internasional.
"Suatu kebangganan tersendiri jika nanti anak-anak yang saya asuh bisa mengharumkan nama Jabar di kancah nasional maupun internasional," katanya.

Tonton menilai, potensi atlet balap sepeda di Jabar sangat bagus. Dia melihatnya ketika mereka mengikuti kejuaraan maupun berlatih bersamanya. Sayangnya meski potensi Atlet sepeda cukup banyak, Tonton melihat, kini belum ada penjurusan atau spesialis dari si atlet tersebut.

"Saat ini atlet Jabar masih dominan turun di nomor jalan raya, ke depan perlu diarahkan ke MTB dan ke trek sehingga peluang meraih medali emas terbuka," kata Tonton yang dibesarkan PBS Kuda Laut Pangandaran itu.

Menurutnya, Jabar kini masih memiliki banyak waktu untuk membina atlet sesuai spesialis nomor yang akan didalami si atlet. Pasalnya gelaran multievent terbesar itu akan digelar empat tahun lagi.

"Saya sangat setuju dengan Ketua Umum KONI Jabar, di mana untuk pembinaan harus dimulai dari sekarang. Sebab, untuk melihat potensi atlet dan spesialisasinya, membutuhkan waktu kurang lebih setahun. Jika si atlet sudah kelihatan apa yang akan jadi spesialisnya, pembinaan bisa langsung difokuskan sesuai bakatnya," katanya.

Meski untuk penjurusan ini membutuhkan satu tahun, namun Tonton sudah bisa melihat spesialisasi bakat atlet-atlet junior Jabar. Sehingga baginya nanti lebih mudah untuk memfokuskan para atlet sesuai dengan bakat yang dimilikinya.

"Saya sudah punya bayangan karena sering latihan bareng dengan atlet-atlet Jabar yang lain. Untuk nomor yang akan menjadi spesialisasinya, saya bisa lihat dari berbagai faktor seperti dari cara mengayuh sampai postur tubuh," ujarnya.

Lebih lanjut Tonton menuturkan, meski dirinya bercita-cita jadi pelatih untuk para juniornya yang disiapkan untuk PON 2016, namun dalam waktu dekat dia menyatakan masih akan bergabung dengan Timnas Balap Sepeda Indonesia pada tahun depan, termasuk untuk turun di ajang SEA Games 2013. "Tahun depan memang saya dipanggil pelatnas. Mungkin saya masih dibutuhkan untuk memberi motivasi pada atlet junior lain," katanya.

Meskipun begitu, dirinya juga kini terus rutin berlatih untuk mengikuti berbagai kejuaraan baik di tingkat nasional, Asia maupun Internasional. Dia berharap apa yang menjadi cita-citanya nanti bisa tercapai dan ke depan banyak bermunculan atlet-atlet berpotensi yang bisa membawa nama baik Jabar.
(aww)
Berita Terkait
Heboh Komik Superman...
Heboh Komik Superman Biseksual, DPR Minta Pemerintah Blokir Situs
Bos Robot Trading Fahrenheit...
Bos Robot Trading Fahrenheit Hendry Susanto Ditangkap
Politikus PAN Yandri...
Politikus PAN Yandri Susanto Positif Corona
Kerja Keras, Kepercayaan,...
Kerja Keras, Kepercayaan, Komitmen, dan Hoki Ibnu Susanto
Golkar Evaluasi Martanti,...
Golkar Evaluasi Martanti, Heri Susanto Resmi Dampingi Sunaryanto
DPP Perindo Jatuhkan...
DPP Perindo Jatuhkan Dukungan ke Sunaryanto-Heri Susanto
Berita Terkini
Menebak Taktik Andoni...
Menebak Taktik Andoni Iraola di Liverpool: Pressing Agresif hingga Sepak Bola Chaos
1 jam yang lalu
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
1 jam yang lalu
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
9 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
9 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
10 jam yang lalu
Ion Water Gandeng Hyrox...
Ion Water Gandeng Hyrox Jakarta, Buka Jalan Atlet Fitness Indonesia ke Panggung Global
13 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved