Peselam Jatim sumbangkan empat medali
Senin, 12 November 2012 - 19:43 WIB
Peselam Jatim sumbangkan empat medali
A
A
A
Sindonews.com - Tim selam Indonesia memboyong 1 emas, 1 perak dan 6 perunggu dalam Kejuaran Selam Asia di Vietnam, 5-10 November. Dari total medali yang diraih Indonesia, peselam Jatim ikut menyumbang 1 perak dan 3 perunggu.
Medali perak diraih atas nama Janis Rosalitas yang turun di nomor estafet bersama dengan 3 peselam lain. Yaitu Fahriza, Epi Yuni dan Raihan. ''Hanya Janis yang dari Jawa Timur, lainnya ada dari Jawa Barat dan daerah lain,” kata peselam Jawa Timur, Seroja Mutiara Abadi yang juga ikut dalam kejuaraan Asia di Vietnam.
Raihan medali Janis di nomor estafet berlanjut nomor 200 meter surface dengan mendapat medali perunggu. Sedangkan peselam Jawa Timur peraih medali emas PON XVIII/2012 Riau, Priscilia Gunawan turut menyumbangkan medali perunggu saat turun di nomor 1.500 meter surface.
Satu lagi medali perunggu kontingen Indonesia didapat dari nomor estafet 4x100 meter. Di nomor ini terdapat dua peselam asal Jawa Timur, yakni, Florensa Dhiko dan Eka Cipta Halim. Mereka satu tim dengan Bima dan Evan asal Jawa Barat. ''Kalau emas didapat Evan di nomor 1.500 meter junior,” ungkap Seroja.
Seroja menuturkan, kendati dirinya gagal menyumbangkan medali Indonesia, banyak pengalaman berharga yang didapat dari kejuaraan yang digelar Kota Danang City, Vietnam tersebut. Turun di nomor 400 meter surface, dia hanya finish di urutan keempat dengan catatan waktu 335 detik. ''Best time meningkat karena sebelumnya 342 detik. Kalau di tingkat junior itu sudah dapat emas, kemarin saya turun di tingkat senior,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Seroja, dengan mengikuti kejuaraan Asia di Vietnam menambah pengetahuan akan peta kekuatan. "Bukan hanya peta kekuatan peselam di tingkat nasional, akan tetapi juga ditingkat Asia Tenggara dan Asia. Pengetahuan dan pengalaman membuat kita lebih terpacu berlatih," ujarnya.
Seperti diketahui, sebelumnya Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) memanggil 20 peselam terbaik di tanah air untuk menjalani program pelatnas proyeksi kejuaraan selam tingkat Asia. Dari 20 atlet selam yang dipanggil PB POSSI, tujuh di antaranya
berasal dari Jawa Timur.
Rata-rata, peselam Jawa Timur yang dipanggil pelatnas adalah mereka yang kemarin turun di PON XVIII/2012 Riau. Hanya dua nama yang tergolong junior dan tidak turun di PON XVIII, yaitu Florensa Dhiko dan Khrisna Leuwoe.
Medali perak diraih atas nama Janis Rosalitas yang turun di nomor estafet bersama dengan 3 peselam lain. Yaitu Fahriza, Epi Yuni dan Raihan. ''Hanya Janis yang dari Jawa Timur, lainnya ada dari Jawa Barat dan daerah lain,” kata peselam Jawa Timur, Seroja Mutiara Abadi yang juga ikut dalam kejuaraan Asia di Vietnam.
Raihan medali Janis di nomor estafet berlanjut nomor 200 meter surface dengan mendapat medali perunggu. Sedangkan peselam Jawa Timur peraih medali emas PON XVIII/2012 Riau, Priscilia Gunawan turut menyumbangkan medali perunggu saat turun di nomor 1.500 meter surface.
Satu lagi medali perunggu kontingen Indonesia didapat dari nomor estafet 4x100 meter. Di nomor ini terdapat dua peselam asal Jawa Timur, yakni, Florensa Dhiko dan Eka Cipta Halim. Mereka satu tim dengan Bima dan Evan asal Jawa Barat. ''Kalau emas didapat Evan di nomor 1.500 meter junior,” ungkap Seroja.
Seroja menuturkan, kendati dirinya gagal menyumbangkan medali Indonesia, banyak pengalaman berharga yang didapat dari kejuaraan yang digelar Kota Danang City, Vietnam tersebut. Turun di nomor 400 meter surface, dia hanya finish di urutan keempat dengan catatan waktu 335 detik. ''Best time meningkat karena sebelumnya 342 detik. Kalau di tingkat junior itu sudah dapat emas, kemarin saya turun di tingkat senior,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Seroja, dengan mengikuti kejuaraan Asia di Vietnam menambah pengetahuan akan peta kekuatan. "Bukan hanya peta kekuatan peselam di tingkat nasional, akan tetapi juga ditingkat Asia Tenggara dan Asia. Pengetahuan dan pengalaman membuat kita lebih terpacu berlatih," ujarnya.
Seperti diketahui, sebelumnya Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) memanggil 20 peselam terbaik di tanah air untuk menjalani program pelatnas proyeksi kejuaraan selam tingkat Asia. Dari 20 atlet selam yang dipanggil PB POSSI, tujuh di antaranya
berasal dari Jawa Timur.
Rata-rata, peselam Jawa Timur yang dipanggil pelatnas adalah mereka yang kemarin turun di PON XVIII/2012 Riau. Hanya dua nama yang tergolong junior dan tidak turun di PON XVIII, yaitu Florensa Dhiko dan Khrisna Leuwoe.
(aww)