Julio Cesar tolak Arsenal demi QPR
Selasa, 13 November 2012 - 14:09 WIB
Julio Cesar tolak Arsenal demi QPR
A
A
A
Sindonews.com - Kiper Julio Cesar baru-baru ini mengungkapkan ia berani menolak kesempatan untuk bergabung Arsenal dan memilih ke pangkuan Queens Park Rangers di musim panas ini.
Kiper berusia 33 tahun itu, telah meninggalkan lembaran lamanya bersama Inter Milan bersama QPR. Cesar setuju mengikat kontrak empat-tahun untuk merumput Loftus Road. Menurut pemain asal Brasil itu QPR mempunyai proyek yang membuat lebih tertarik yakni menjadi direktur klub jika dirinya memutuskan pensiun kelak.
"Saya berbicara dengan Arsenal pada jendela transfer terakhir, dan mereka benar-benar senang saya bermain untuk mereka, tetapi pada menit terakhir aku pindah ke QPR. QPR memiliki sebuah proyek, dan saya bermimpi tentang proyek itu menjadi kenyataan Tapi aku datang ke sini karena saya sedang memikirkan masa depan saya setelah saya mengundurkan diri dari sepakbola,” katanya kepada The People, Selasa (13/11/2012)
"Fakta saya dapat berbicara bahasa Portugis, Italia dan sekarang Inggris akan memberi saya kesempatan di masa depan untuk menjadi direktur klub setelah saya mengundurkan diri dari sepakbola. Bahkan di QPR saya bisa bekerja sebagai direktur,”ungkapnya.
QPR saat ini terjerembab di juru kunci klasemen Liga inggris. Tercatat klub milik pengusaha asal Malaysia Tony Fernandes telah menderita tujuh kekalahan, emapt hasil imbang dan belum meraih satu kemenangan pun sejauh ini.
Kiper berusia 33 tahun itu, telah meninggalkan lembaran lamanya bersama Inter Milan bersama QPR. Cesar setuju mengikat kontrak empat-tahun untuk merumput Loftus Road. Menurut pemain asal Brasil itu QPR mempunyai proyek yang membuat lebih tertarik yakni menjadi direktur klub jika dirinya memutuskan pensiun kelak.
"Saya berbicara dengan Arsenal pada jendela transfer terakhir, dan mereka benar-benar senang saya bermain untuk mereka, tetapi pada menit terakhir aku pindah ke QPR. QPR memiliki sebuah proyek, dan saya bermimpi tentang proyek itu menjadi kenyataan Tapi aku datang ke sini karena saya sedang memikirkan masa depan saya setelah saya mengundurkan diri dari sepakbola,” katanya kepada The People, Selasa (13/11/2012)
"Fakta saya dapat berbicara bahasa Portugis, Italia dan sekarang Inggris akan memberi saya kesempatan di masa depan untuk menjadi direktur klub setelah saya mengundurkan diri dari sepakbola. Bahkan di QPR saya bisa bekerja sebagai direktur,”ungkapnya.
QPR saat ini terjerembab di juru kunci klasemen Liga inggris. Tercatat klub milik pengusaha asal Malaysia Tony Fernandes telah menderita tujuh kekalahan, emapt hasil imbang dan belum meraih satu kemenangan pun sejauh ini.
(wbs)