Hanya 1 pesilat DIY masuk Pelatnas
Rabu, 14 November 2012 - 16:58 WIB
Hanya 1 pesilat DIY masuk Pelatnas
A
A
A
Sindonews.com - Atlet pencak silat putri asal DIY, Kurnia Anggraini dipanggil Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia ( PB IPSI) untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) menghadapi SEA Games XXVI/2013 Myanmar. Pada pesat olahraga terbesar di Asia Tenggara ini, Kurnia diproyeksikan turun di nomor 60 kilogram (Kg).
Manager Pencak Silat DIY Slamet Latangga mengatakan, Kurnia Anggraini menjadi satu-satunya atlet pencak silat asal DIY yang dipanggil PB IPSI untuk ikut Pelatnas SEA Games. "Hanya satu atlet yang masuk Pelatnas. Harapan kami, semoga lolos menjadi bagian Kontingen Indonesia di Myanmar," katanya, Rabu (14/11/2012).
Menurut dia, Kurnia akan menjalani Pelatnas di Jakarta mulai 22 November mendatang. Namun, tidak mudah bagi Kurnia masuk Kontingen mengingat persaingan cabang pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia sangat ketat. "Persaingannya ketat, nanti harus melewati berbagai tahapan untuk menjadi bagian Kontingen Indonesia. Atlet dari daerah lain berkembang pesat, seperti dari NTB," jelasnya.
Dia mengakui, Kurnia pada PON XVIII/2012 Riau lalu tidak mampu menjadi bagian dari Kontingen DIY. Pasalnya, pada Pra PON, pesilat putri dari Pusat Pembinaan dan Latihan Mahasiswa (PPLM) Yogyakarta ini tidak lolos. "PON Riau lalu Kurnia tidak masuk karena tidak lolos Pra PON. Namun, pada Kejurnas Pencak Silat di Riau, Kurnia menjadi juara di nomornya," kata Slamet.
Slamet mengatakan, jika Kurnia sukses menjadi bagian Kontingen Indonesia di SEA Games Myanmar, menjadi kebanggaan tersendiri bagi pencak silat DIY. "Karena dia (Kurnia) menjadi satu-satunya pesilat DIY yang masuk Pelatnas SEA Games. Kami tentu bangga jika Kurnia menjadi bagian dari Kontingen Merah Putih," ungkapnya.
Manager Pencak Silat DIY Slamet Latangga mengatakan, Kurnia Anggraini menjadi satu-satunya atlet pencak silat asal DIY yang dipanggil PB IPSI untuk ikut Pelatnas SEA Games. "Hanya satu atlet yang masuk Pelatnas. Harapan kami, semoga lolos menjadi bagian Kontingen Indonesia di Myanmar," katanya, Rabu (14/11/2012).
Menurut dia, Kurnia akan menjalani Pelatnas di Jakarta mulai 22 November mendatang. Namun, tidak mudah bagi Kurnia masuk Kontingen mengingat persaingan cabang pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia sangat ketat. "Persaingannya ketat, nanti harus melewati berbagai tahapan untuk menjadi bagian Kontingen Indonesia. Atlet dari daerah lain berkembang pesat, seperti dari NTB," jelasnya.
Dia mengakui, Kurnia pada PON XVIII/2012 Riau lalu tidak mampu menjadi bagian dari Kontingen DIY. Pasalnya, pada Pra PON, pesilat putri dari Pusat Pembinaan dan Latihan Mahasiswa (PPLM) Yogyakarta ini tidak lolos. "PON Riau lalu Kurnia tidak masuk karena tidak lolos Pra PON. Namun, pada Kejurnas Pencak Silat di Riau, Kurnia menjadi juara di nomornya," kata Slamet.
Slamet mengatakan, jika Kurnia sukses menjadi bagian Kontingen Indonesia di SEA Games Myanmar, menjadi kebanggaan tersendiri bagi pencak silat DIY. "Karena dia (Kurnia) menjadi satu-satunya pesilat DIY yang masuk Pelatnas SEA Games. Kami tentu bangga jika Kurnia menjadi bagian dari Kontingen Merah Putih," ungkapnya.
(wbs)