Malaysia ambisi menjadi kiblat bulu tangkis
Rabu, 14 November 2012 - 22:09 WIB
Malaysia ambisi menjadi kiblat bulu tangkis
A
A
A
Sindonews.com - Malaysia berencana memiliki sebuah akademi bulu tangkis yang terbuka buat pemain luar negara tersebut. Bahkan, Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Datuk Seri Ahmad Shabery Cheek berambisi melalui akademi bulu tangkis, Malaysia siap menjadi kiblat bulu tangkis dunia.
Datuk Seri Ahmad Shabery Cheek mengatakan, kementeriannya bekerja sama dengan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), tengah menyusun rencana mengembangkan fasilitas di Bukit Kiara menjadi setingkat akademi.
Kementeriannya akan menggelontorkan dana sebesar 50 juta ringgit seperti yang diumumkan oleh Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak.
"Akademi ini bukan hanya untuk pemain Malaysia, tetapi juga buat para pemain dari negara-negara sekitar. Kita bercita-cita akan menjadikan Malaysia kiblat bulu tangkis dunia,"ujarnya seperti dilansir sportsgrid.com, Rabu (14/11/2012).
Untuk mengembangkan akademi ini, pihaknya akan berbicara dengan cabang-cabang lain yang selama ini menggunakan fasilitas di Bukit Kiara.
Sementara itu, sebanyak 23 klub atau Persatuan Bulu Tangkis Melayu (PBM) Malaysia dipastikan ambil bagian pada Kejuaraan Serumpun Melayu ASEAN Piala Gubsu 2012 yang digelar pada 26 November hingga 1 Desember mendatang di Gedung PBSI Jalan Pancing Medan Estate.
Ke-23 PBM Malaysia yang ikut serta itu yakni Persatuan Badminton Melayu (PBM) Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, PBM Selangor, PBM Negeri Sembilan, PBM Kelantan, PBM Pulau Penang, PBM Kedah, PBM Melaka, PBM Johor Bahru, PBM Pahang, PBM Malaka, PBM Terengganu, PBM Perlis, PBM Perak, PBM Razali Badminton Akademi, PBM Polis Diraja Malaysia (PDRM), PBM Angkatan Tentera Diraja Malaysia (ATM), PBM Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM), PBM Langkawi, PBM Bank Negara Malaysia, PBM Kumpulan Wang Simpanan Malaysia (KWSP), Telkom Malaysia Sdn Berhad, University Malaysia Perlis, University Technologi MaRa (UiTM) dan PBM Konsulat General Malaysia di Medan.
Selain 23 PBM Malaysia, event itu juga diikuti dua tim dari Singapura, Thailand juga dua tim yakni PBM Yaala dan PBM Naratiwath, Brunai Darussalam juga menurunkan dua tim yakni PBM Brunai Darussalam dan Athira Badminton Club serta satu tim dari Pilipina yang masih menunggu konfirmasi. Sehingga total tim ASEAN yang ikut serta yakni 30 tim.
Datuk Seri Ahmad Shabery Cheek mengatakan, kementeriannya bekerja sama dengan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), tengah menyusun rencana mengembangkan fasilitas di Bukit Kiara menjadi setingkat akademi.
Kementeriannya akan menggelontorkan dana sebesar 50 juta ringgit seperti yang diumumkan oleh Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak.
"Akademi ini bukan hanya untuk pemain Malaysia, tetapi juga buat para pemain dari negara-negara sekitar. Kita bercita-cita akan menjadikan Malaysia kiblat bulu tangkis dunia,"ujarnya seperti dilansir sportsgrid.com, Rabu (14/11/2012).
Untuk mengembangkan akademi ini, pihaknya akan berbicara dengan cabang-cabang lain yang selama ini menggunakan fasilitas di Bukit Kiara.
Sementara itu, sebanyak 23 klub atau Persatuan Bulu Tangkis Melayu (PBM) Malaysia dipastikan ambil bagian pada Kejuaraan Serumpun Melayu ASEAN Piala Gubsu 2012 yang digelar pada 26 November hingga 1 Desember mendatang di Gedung PBSI Jalan Pancing Medan Estate.
Ke-23 PBM Malaysia yang ikut serta itu yakni Persatuan Badminton Melayu (PBM) Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, PBM Selangor, PBM Negeri Sembilan, PBM Kelantan, PBM Pulau Penang, PBM Kedah, PBM Melaka, PBM Johor Bahru, PBM Pahang, PBM Malaka, PBM Terengganu, PBM Perlis, PBM Perak, PBM Razali Badminton Akademi, PBM Polis Diraja Malaysia (PDRM), PBM Angkatan Tentera Diraja Malaysia (ATM), PBM Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM), PBM Langkawi, PBM Bank Negara Malaysia, PBM Kumpulan Wang Simpanan Malaysia (KWSP), Telkom Malaysia Sdn Berhad, University Malaysia Perlis, University Technologi MaRa (UiTM) dan PBM Konsulat General Malaysia di Medan.
Selain 23 PBM Malaysia, event itu juga diikuti dua tim dari Singapura, Thailand juga dua tim yakni PBM Yaala dan PBM Naratiwath, Brunai Darussalam juga menurunkan dua tim yakni PBM Brunai Darussalam dan Athira Badminton Club serta satu tim dari Pilipina yang masih menunggu konfirmasi. Sehingga total tim ASEAN yang ikut serta yakni 30 tim.
(wbs)