Di Matteo: Pengelola EPL tak becus bikin jadwal
Rabu, 14 November 2012 - 22:46 WIB
Di Matteo: Pengelola EPL tak becus bikin jadwal
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Chelsea Roberto Di Matteo menuding pengelola English Premiere League (EPL) tak becus (benar) dalam mengelola jadwal pertandingan. Karena menolak memberikan waktu jeda dalam susunan jadwal pertandingan yang mepet melawan Sunderland pada 8 Desember mendatang.
Menurutnya, jadwal mestinya bisa dimajukan karena pada tanggal 10 Desember timnya sudah harus bertandang di Jepang dalam rangkaian turnamen 10 hari Piala FIFA untuk klub terbaik di dunia.
Namun, permintaan itu ditolak EPL pekan ini sehingga membuat Di Matteo geram. Dia menuding EPL sengaja ingin membuat timnya tak cukup waktu untuk penyesuaian menjelang laga semifinal 13 Desember.
"Mestinya Anda berpikir bahwa Liga Primer punya kepentingan untuk memastikan bahwa tim ini berpeluang sukses di Jepang, karena akan menunjukkan betapa bagusnya sepakbola Inggris dan Liga Primer. Jadi saya sangat terkejut. Saya benar-benar tidak paham, " ucapnya dengan nada jengkel, seperti dikutip, Press Sport Association Rabu, (14/11/2012).
Tanpa pengubahan jadwal, kata Di Matteo, anak asuhnya harus berangkat ke Jepang, yang berselisih waktu sembilan jam dengan Inggris, dan baru sampai tiga hari menjelang pertandingan sehingga diperkirakannya akan sangat menguras vitalitas pemain.
Turnamen Piala antar klub ini dimulai pada tanggal 6 Desember, sehingga menurut Di Matteo tim yang akan dihadapi Chelsea pada partai semifinal sudah berada di Jepang selama sepekan.
"(Waktu mepet) ini membawa risiko besar terkait kesehatan pemain dan risiko cedera pemain," tambahnyal.
Menurutnya, jadwal mestinya bisa dimajukan karena pada tanggal 10 Desember timnya sudah harus bertandang di Jepang dalam rangkaian turnamen 10 hari Piala FIFA untuk klub terbaik di dunia.
Namun, permintaan itu ditolak EPL pekan ini sehingga membuat Di Matteo geram. Dia menuding EPL sengaja ingin membuat timnya tak cukup waktu untuk penyesuaian menjelang laga semifinal 13 Desember.
"Mestinya Anda berpikir bahwa Liga Primer punya kepentingan untuk memastikan bahwa tim ini berpeluang sukses di Jepang, karena akan menunjukkan betapa bagusnya sepakbola Inggris dan Liga Primer. Jadi saya sangat terkejut. Saya benar-benar tidak paham, " ucapnya dengan nada jengkel, seperti dikutip, Press Sport Association Rabu, (14/11/2012).
Tanpa pengubahan jadwal, kata Di Matteo, anak asuhnya harus berangkat ke Jepang, yang berselisih waktu sembilan jam dengan Inggris, dan baru sampai tiga hari menjelang pertandingan sehingga diperkirakannya akan sangat menguras vitalitas pemain.
Turnamen Piala antar klub ini dimulai pada tanggal 6 Desember, sehingga menurut Di Matteo tim yang akan dihadapi Chelsea pada partai semifinal sudah berada di Jepang selama sepekan.
"(Waktu mepet) ini membawa risiko besar terkait kesehatan pemain dan risiko cedera pemain," tambahnyal.
(wbs)