Bursa ketum KONI Medan sepi peminat
Rabu, 14 November 2012 - 23:45 WIB
Bursa ketum KONI Medan sepi peminat
A
A
A
Sindonews.com - Bursa ketua umum KONI Kota Medan adem ayem. Hingga 6 hari sejak dibukanya pendaftaran Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan periode 2012 sampai dengan 2016, belum ada satu pun bakal calon (balon) yang mendaftarkan diri ke tim penjaringan dan penyaringan, Rabu (14/11). Sedangkan, pendaftaran ini akan berakhir hingga Rabu (21/11) mendatang.
"Kami (tim penjaringan) sampai hari ini, Rabu (14/11) pukul 13.00 WIB, belum ada menerima berkas pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Medan," ungkap Wakil Ketua tim penjaringan Eddy H Sibarani, yang ditemui di Sekretariat Kantor KONI Medan Jalan Stadion Teladan, Rabu (14/11).
Menurut Eddy, seyogyanya balon membawa dukungan Pengurus Cabang (Pengcab) dari cabang olahraga (cabor) dan menyerahkannya kepada tim penjaringan. Bentuk dukungan itu, pernyataan dari Pengcab yang memberikan dukungannya kepada balon. Tercatat, anggota KONI Medan sebanyak 37, baik pengcab cabor dan badan fungsional.
"Jadi, balon ini memperoleh rekomendasi atau dukungan atau usulan dari anggota KONI Medan dan badan fungsional untuk maju sebagai balon Ketua KONI Medan," jelasnya.
Proses pendaftaran yang dibuka hingga Rabu (21/11) mendatang, selanjutnya, tim penjaringan melakukan verifikasi berkas balon. "Bentuk dukungan ini yang diantarkan kepada tim penjaringan untuk kemudian diverifikasi dan besoknya, Kamis (22/11) ditetapkan calon Ketua Umum," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Penjaringan, Suryadi saat rapat panitia Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Medan, menjelaskan, tim penjaringan akan menerima pengembalian formulir dan berkas pendaftaran hingga 21 November pukul 16.00 WIB. Keesokan harinya, calon yang akan bertarung pada Musorkot sudah akan diketahui dan ditetapkan. Katanya, para bakal calon harus memenuhi persayaratan yang ditentukan.
"Ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi seseorang yang ingin jadi calon yakni memiliki surat dukungan resmi minimal dari 11 pengurus cabang olahraga dan badan fungsionaris yang bernaung di KONI Medan," pungkas Suryadi.
"Kami (tim penjaringan) sampai hari ini, Rabu (14/11) pukul 13.00 WIB, belum ada menerima berkas pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Medan," ungkap Wakil Ketua tim penjaringan Eddy H Sibarani, yang ditemui di Sekretariat Kantor KONI Medan Jalan Stadion Teladan, Rabu (14/11).
Menurut Eddy, seyogyanya balon membawa dukungan Pengurus Cabang (Pengcab) dari cabang olahraga (cabor) dan menyerahkannya kepada tim penjaringan. Bentuk dukungan itu, pernyataan dari Pengcab yang memberikan dukungannya kepada balon. Tercatat, anggota KONI Medan sebanyak 37, baik pengcab cabor dan badan fungsional.
"Jadi, balon ini memperoleh rekomendasi atau dukungan atau usulan dari anggota KONI Medan dan badan fungsional untuk maju sebagai balon Ketua KONI Medan," jelasnya.
Proses pendaftaran yang dibuka hingga Rabu (21/11) mendatang, selanjutnya, tim penjaringan melakukan verifikasi berkas balon. "Bentuk dukungan ini yang diantarkan kepada tim penjaringan untuk kemudian diverifikasi dan besoknya, Kamis (22/11) ditetapkan calon Ketua Umum," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Penjaringan, Suryadi saat rapat panitia Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Medan, menjelaskan, tim penjaringan akan menerima pengembalian formulir dan berkas pendaftaran hingga 21 November pukul 16.00 WIB. Keesokan harinya, calon yang akan bertarung pada Musorkot sudah akan diketahui dan ditetapkan. Katanya, para bakal calon harus memenuhi persayaratan yang ditentukan.
"Ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi seseorang yang ingin jadi calon yakni memiliki surat dukungan resmi minimal dari 11 pengurus cabang olahraga dan badan fungsionaris yang bernaung di KONI Medan," pungkas Suryadi.
(aww)