Si Bebek pun buru-buru bantah diserang Milanisti
Kamis, 15 November 2012 - 08:45 WIB
Si Bebek pun buru-buru bantah diserang Milanisti
A
A
A
Sindonews.com - Alexandre Pato buru-buru mengklarifikasi rumor dirinya diserang dan diperlakukan kurang baik oleh tifosi AC Milan. Kabar itu beredar setelah striker Brasil berusia 23 tahun ini gagal mengeksekusi penalti ke gawang Fiorentina, pekan lalu.
Karena itu, dia ingin menebusnya saat bertemu Napoli akhir pekan nanti.Pemain berjuluk The Duck itu ingin timnya bisa kembali bersaing dengan tim papan atas Seri A lainnya. Saat ditarik ke luar lapangan oleh Allenatore Massimiliano Allegri, sejumlah Milanisti sempat menghujat dan mengungkapkan kata-kata kasar kepada Pato. Tapi, sindiran itu tidak berjalan lama karena pendukung Milan juga mengerti kesedihan yang tengah dialami Pato.
''Saya kecewa dengan kegagalan penalti. Tapi, saya tak bisa berbuat banyak selain menjalaninya. Jadi,saya tidak boleh takut pada kegagalan. Jika saya harus mengulang kembali kejadian itu di kemudian hari, termasuk ketika melawan Napoli, saya tidak akan melakukan kegagalan yang sama,”tandas Pato,dalam wawancara eksklusif dengan Milan Channel, dilansir Football Italia.
“Saya membaca berita ada fans menyerang mobil saya ketika saya berada di dalamnya, tapi itu tidak benar. Saya meninggalkan San Siro dengan cara yang biasa saya lakukan dan saya pikir kritik mereka dapat dimengerti,”tutur penyerang bernomor punggung 9 itu.
Sebagai pemain yang baru saja pulih dari cedera panjang,tentu ketajaman dan kinerja Pato tidak seperti sebelumnya. Pato butuh waktu serta kepercayaan dari pelatih dan rekan-rekannya di Milan untuk mengembalikan performa terbaik. Karena itu, Pato percaya segenap fans Milan akan terus mendukungnya hingga dia kembali menemukan jalan terbaik untuk memberikan kemenangan kepada klub Kota Mode tersebut.
Musim lalu,Pato hanya mengoleksi satu gol dari 11 pertandingan sebelum mendapat cedera otot. Musim ini, Pato baru menjalani empat laga dan masih ada kesempatan baginya untuk menunjukkan kemampuan sebelum posisi utamanya diambil Stephan El Shaarawy dan Giampaolo Pazzini.
''Saya kembali (bermain) setelah waktu yang lama. Saya selalu bekerja keras di sini dan saya kembali bermain di lapangan. Hal inilah yang membuat saya senang.Ketika saya mencapai 100%, semuanya akan baik-baik saja,”ujarnya.
Pato juga membantah kabar yang menyatakan dirinya bermain terlalu hatihati untuk menghindari cedera.Bagi Pato, ungkapan seperti itu hanyalah bualan yang tak berdasar.Sebab,pemain bintang memang memiliki peluang besar untuk dijatuhkan pemain belakang lawan.
''Bagi mereka yang mengatakan saya takut mengalami cedera lagi,saya menjawab bahwa mereka tidak mengenal saya. Satu-satunya rasa takut saya adalah ketika saya berusia 10 tahun dan berisiko kehilangan lengan,”tandas Pato yang sering dijuluki si Bebek itu.
Karena itu, dia ingin menebusnya saat bertemu Napoli akhir pekan nanti.Pemain berjuluk The Duck itu ingin timnya bisa kembali bersaing dengan tim papan atas Seri A lainnya. Saat ditarik ke luar lapangan oleh Allenatore Massimiliano Allegri, sejumlah Milanisti sempat menghujat dan mengungkapkan kata-kata kasar kepada Pato. Tapi, sindiran itu tidak berjalan lama karena pendukung Milan juga mengerti kesedihan yang tengah dialami Pato.
''Saya kecewa dengan kegagalan penalti. Tapi, saya tak bisa berbuat banyak selain menjalaninya. Jadi,saya tidak boleh takut pada kegagalan. Jika saya harus mengulang kembali kejadian itu di kemudian hari, termasuk ketika melawan Napoli, saya tidak akan melakukan kegagalan yang sama,”tandas Pato,dalam wawancara eksklusif dengan Milan Channel, dilansir Football Italia.
“Saya membaca berita ada fans menyerang mobil saya ketika saya berada di dalamnya, tapi itu tidak benar. Saya meninggalkan San Siro dengan cara yang biasa saya lakukan dan saya pikir kritik mereka dapat dimengerti,”tutur penyerang bernomor punggung 9 itu.
Sebagai pemain yang baru saja pulih dari cedera panjang,tentu ketajaman dan kinerja Pato tidak seperti sebelumnya. Pato butuh waktu serta kepercayaan dari pelatih dan rekan-rekannya di Milan untuk mengembalikan performa terbaik. Karena itu, Pato percaya segenap fans Milan akan terus mendukungnya hingga dia kembali menemukan jalan terbaik untuk memberikan kemenangan kepada klub Kota Mode tersebut.
Musim lalu,Pato hanya mengoleksi satu gol dari 11 pertandingan sebelum mendapat cedera otot. Musim ini, Pato baru menjalani empat laga dan masih ada kesempatan baginya untuk menunjukkan kemampuan sebelum posisi utamanya diambil Stephan El Shaarawy dan Giampaolo Pazzini.
''Saya kembali (bermain) setelah waktu yang lama. Saya selalu bekerja keras di sini dan saya kembali bermain di lapangan. Hal inilah yang membuat saya senang.Ketika saya mencapai 100%, semuanya akan baik-baik saja,”ujarnya.
Pato juga membantah kabar yang menyatakan dirinya bermain terlalu hatihati untuk menghindari cedera.Bagi Pato, ungkapan seperti itu hanyalah bualan yang tak berdasar.Sebab,pemain bintang memang memiliki peluang besar untuk dijatuhkan pemain belakang lawan.
''Bagi mereka yang mengatakan saya takut mengalami cedera lagi,saya menjawab bahwa mereka tidak mengenal saya. Satu-satunya rasa takut saya adalah ketika saya berusia 10 tahun dan berisiko kehilangan lengan,”tandas Pato yang sering dijuluki si Bebek itu.
(aww)