Mata: Tak mudah mengalahkan Panama
Kamis, 15 November 2012 - 18:44 WIB
Mata: Tak mudah mengalahkan Panama
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang La Furia Roja Juan Mata mengaku sangat senang dengan kinerja timnya saat mengalahkan Panama dengan skor telak 5-1 pada laga persahabatan dini hari tadi. Bintang Chelsea itu menyebut pada laga tersebut tak mudah bagi Spanyol untuk mengalahkan Panama.
"Ini pertandingan yang tidak mudah karena kami sangat berpotensi terpeleset. Mereka adalah tim yang baik dengan kesempatan untuk melaju ke Piala Dunia," terang Mata seperti dilansir Soccerway, Kamis (15/11/2012).
"Kondisi tidak dalam kondisi terbaik mengingat pertandingan dimainkan saat suhu berada di atas 30 derajat tapi kami mampu menampilkan permainan yang bagus. Kami bermain baik dan menyuguhkan tontonan yang menarik. Kami kembali ke Spanyol dengan rasa puas," sambungnya.
Sementara itu Mata meluapkan kegembiraanya kembali dipercaya oleh pelatih Spanyol Vicente Del Bosque untuk membela tim Matador. Gelandang Chelsea tersebut sebelumnya absen membela La Furia Roja pada laga kualifikasi Piala Dunia 2014 saat kontra Belarus dan Perancis pada bulan Oktober lalu, tapi ia telah kembali memperoleh tempatnya.
“Saya kesal waktu ditinggal terakhir kali, tapi rasanya sangat hebat dapat kembali bersama rekan-rekan di timnas lagi," tandasnya.
"Ini pertandingan yang tidak mudah karena kami sangat berpotensi terpeleset. Mereka adalah tim yang baik dengan kesempatan untuk melaju ke Piala Dunia," terang Mata seperti dilansir Soccerway, Kamis (15/11/2012).
"Kondisi tidak dalam kondisi terbaik mengingat pertandingan dimainkan saat suhu berada di atas 30 derajat tapi kami mampu menampilkan permainan yang bagus. Kami bermain baik dan menyuguhkan tontonan yang menarik. Kami kembali ke Spanyol dengan rasa puas," sambungnya.
Sementara itu Mata meluapkan kegembiraanya kembali dipercaya oleh pelatih Spanyol Vicente Del Bosque untuk membela tim Matador. Gelandang Chelsea tersebut sebelumnya absen membela La Furia Roja pada laga kualifikasi Piala Dunia 2014 saat kontra Belarus dan Perancis pada bulan Oktober lalu, tapi ia telah kembali memperoleh tempatnya.
“Saya kesal waktu ditinggal terakhir kali, tapi rasanya sangat hebat dapat kembali bersama rekan-rekan di timnas lagi," tandasnya.
(akr)