IWWF puas, panpel berdoa penonton membeludak
Sabtu, 17 November 2012 - 03:11 WIB
IWWF puas, panpel berdoa penonton membeludak
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Pelaksana Palembang Waterski&Wakeboard World Cup 2012, Ahmad Rizal, berharap even dunia itu mendapatkan respons positif dari seluruh masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel). Bahkan pihaknya telah memasang tenda dengan kapasitas 2.000 orang di sekitar Danau Ski Air di kawasan Jakabaring Sport Center (JSC). Dia juga menjelaskan jika sejauh ini, kepanitian lokal sudah siapkan segala sesuatunya.
Wakil Ketua Umum PB PSWAI Dani Bustami menambahkan, pada kejuaraan dunia ini tidak semua atlet bisa mendaftarkan diri untuk ikut serta mengikuti even ini. Pasalnya, para peserta ditentukan berdasarkan ranking dunia masing-masing nomor pada cabang olahraga ski air dan wakeboard.
Jadi, para peserta yang akan mengikuti kejuaraan ini rata-rata memang sudah memiliki prestasi dan nama besar di tingkat dunia. Sedangkan untuk Indonesia meskipun masih tercecer di peringkat 100 dunia. Namun, karena tuan rumah, maka Indonesia dapat wildcard 8 orang atlet yang merupakan juara PON dan SEAG.
''Kejuaraan dunia ski air ini merupakan yang pertama kali di Indonesia. Even ini sendiri akan menggunakan kapal dari boat master craft. Saat ini sudah ketiga boat yang akan digunakan untuk menarik atlet itu sudah tiba di venue ski air di JSC Palembang,” ujarnya.
Ketua Bidang Pertandingan kejuaraan ski air dunia ini melanjutkan, mengingat seriusnya kejuaraan ini maka ofisial dan juri yang akan memimpin jalannya pertandingan semuanya merupakan yang terbaik di dunia. Bahkan Presiden IWWF juga akan hadir beserta para atlet pemegang rekor dunia dari seluruh nomor.
Venue ski air di Jakabaring sendiri dijelaskannya sudah diakui oleh IWWF, jadi jika ada rekor yang terpecahkan selama kejuaraan berlangsung akan dicatat secara resmi. Dia juga sangat mengapresiasi kepada pemerintah provinsi Sumsel dan KONI Sumsel yang telah menjaga kondisi venue tetap baik sejak terakhir digunakan saat SEAG tahun 2011 lalu, sehingga bisa dimanfaatkan untuk menggelar ajang sebesar ini.
Hal itu dibenarkan langsung oleh Nigel Talamo selaku Tehnical Delegate dari IWWF yang berasal Inggris. ''Kondisi venues sudah sangat baik dan standar internasional, baik kondisi danau maupun airnya yang jernih. Jadi, segala sesuatunya sudah memenuhi syarat,” pungkasnya.
Wakil Ketua Umum PB PSWAI Dani Bustami menambahkan, pada kejuaraan dunia ini tidak semua atlet bisa mendaftarkan diri untuk ikut serta mengikuti even ini. Pasalnya, para peserta ditentukan berdasarkan ranking dunia masing-masing nomor pada cabang olahraga ski air dan wakeboard.
Jadi, para peserta yang akan mengikuti kejuaraan ini rata-rata memang sudah memiliki prestasi dan nama besar di tingkat dunia. Sedangkan untuk Indonesia meskipun masih tercecer di peringkat 100 dunia. Namun, karena tuan rumah, maka Indonesia dapat wildcard 8 orang atlet yang merupakan juara PON dan SEAG.
''Kejuaraan dunia ski air ini merupakan yang pertama kali di Indonesia. Even ini sendiri akan menggunakan kapal dari boat master craft. Saat ini sudah ketiga boat yang akan digunakan untuk menarik atlet itu sudah tiba di venue ski air di JSC Palembang,” ujarnya.
Ketua Bidang Pertandingan kejuaraan ski air dunia ini melanjutkan, mengingat seriusnya kejuaraan ini maka ofisial dan juri yang akan memimpin jalannya pertandingan semuanya merupakan yang terbaik di dunia. Bahkan Presiden IWWF juga akan hadir beserta para atlet pemegang rekor dunia dari seluruh nomor.
Venue ski air di Jakabaring sendiri dijelaskannya sudah diakui oleh IWWF, jadi jika ada rekor yang terpecahkan selama kejuaraan berlangsung akan dicatat secara resmi. Dia juga sangat mengapresiasi kepada pemerintah provinsi Sumsel dan KONI Sumsel yang telah menjaga kondisi venue tetap baik sejak terakhir digunakan saat SEAG tahun 2011 lalu, sehingga bisa dimanfaatkan untuk menggelar ajang sebesar ini.
Hal itu dibenarkan langsung oleh Nigel Talamo selaku Tehnical Delegate dari IWWF yang berasal Inggris. ''Kondisi venues sudah sangat baik dan standar internasional, baik kondisi danau maupun airnya yang jernih. Jadi, segala sesuatunya sudah memenuhi syarat,” pungkasnya.
(aww)