Hughes masih bersikeras tetap di QPR
Sabtu, 17 November 2012 - 04:50 WIB
Hughes masih bersikeras tetap di QPR
A
A
A
Sindonews.com - Meskipun kursi kepelatihannya terus digoyang, Mark Hughes tetap bergeming bahwa dia masih orang yang tepat untuk membawa Queens Park Rangers keluar dari keterpurukan di awal musim, dan ia menegaskan jika masa depannya tidak akan ditentukan oleh bentrokan dengan Southampton akhir pekan ini.
Walaupun pada musim panas lalu menarik beberapa pemain dengan nama besar ke Loftus Road, QPR tetap saja masih bercokol di dasar klasemen Liga Premier Inggris, dan mengakhiri 11 pertandingan tanpa kemenangan. "Tidak seharusnya publik memperkirakan perubahan yang akan terjadi di klub dan saya telah menjadi bagian dari rencana besar itu. Saya telah mendapat dukungan besar dari semua orang. Itu tidak hanya bisa dikesampingkan karena kita berada dalam situasi yang sulit," ungkap mantan pelatih Fulham itu, seperti dikutip Super Sport, Sabtu (17/11).
"Hal ini karena apa yang telah kami lakukan sebelumnya bisa menopang anda dan memungkinkan anda memiliki waktu untuk melewati periode ini," lanjutnya.
Pelatih berusia 49 tahun tersebut mengklaim bahwa sejak kedatangannya pada Januari 2012, tim sudah bergerak lebih maju, dan itu terjadi karena memang berkat usahanya bersama para stafnya. "Setiap orang seharusnya secara bersama-sama mendorong klub ini maju ke depan," katanya.
Sebelumnya, pada awal pekan ini, juragan QPR, Tony Fernandes, dalam akun Twitter resminya menegaskan jika timnya pada pekan ini harus merebut kemenangan. Namun, menurut Hughes, itu bukanlah bentuk intimidasi dari atasannya. "Saya tidak berpikir jika perkataannya itu adalah kita harus memenangkan permainan," pungkas pelatih berpaspor Wales tersebut.
Walaupun pada musim panas lalu menarik beberapa pemain dengan nama besar ke Loftus Road, QPR tetap saja masih bercokol di dasar klasemen Liga Premier Inggris, dan mengakhiri 11 pertandingan tanpa kemenangan. "Tidak seharusnya publik memperkirakan perubahan yang akan terjadi di klub dan saya telah menjadi bagian dari rencana besar itu. Saya telah mendapat dukungan besar dari semua orang. Itu tidak hanya bisa dikesampingkan karena kita berada dalam situasi yang sulit," ungkap mantan pelatih Fulham itu, seperti dikutip Super Sport, Sabtu (17/11).
"Hal ini karena apa yang telah kami lakukan sebelumnya bisa menopang anda dan memungkinkan anda memiliki waktu untuk melewati periode ini," lanjutnya.
Pelatih berusia 49 tahun tersebut mengklaim bahwa sejak kedatangannya pada Januari 2012, tim sudah bergerak lebih maju, dan itu terjadi karena memang berkat usahanya bersama para stafnya. "Setiap orang seharusnya secara bersama-sama mendorong klub ini maju ke depan," katanya.
Sebelumnya, pada awal pekan ini, juragan QPR, Tony Fernandes, dalam akun Twitter resminya menegaskan jika timnya pada pekan ini harus merebut kemenangan. Namun, menurut Hughes, itu bukanlah bentuk intimidasi dari atasannya. "Saya tidak berpikir jika perkataannya itu adalah kita harus memenangkan permainan," pungkas pelatih berpaspor Wales tersebut.
(nug)