FIA tegur Webber

Minggu, 18 November 2012 - 21:06 WIB
FIA tegur Webber
FIA tegur Webber
A A A
Sindonews.com - Pembalap Red Bull, Mark Webber mendapatkan teguran dari Federasi Otomotif Internasional (FIA). Teguran ini muncul karena Webber melewatkan cek berat badan sebelum babak kualifikasi di Grand Prix Amerika Serikat, Sabtu kemarin.

Menurut Peraturan F1 pasal 26.1, jet darat yang berada dalam Q1 dan Q2 akan dipilih secara acak untuk menjalani prosedur berat. Ketika sinyal untuk melakukan pengecekan berbunyi, maka sang pembalap harus segera menuju ke garasi FIA dan mematikan mesin mobilnya. Namun, saat itu Webber tak bisa melakukan hal tersebut karena saat sinyal menyala, Webber berada di ujung pitlane.

FIA menegaskan tidak ada hukuman berat yang akan diberikan kepada Webber dan dia hanya mendapatkan teguran akibat ulahnya tersebut."Cahaya itu muncul dan berada di sisi kanan saat Webber masuk pitlane dan ini mudah untuk terlihat," kata pembalap mantan pembalap F1, Anthony Davidson seperti dilansir Sky Sports, Minggu (18/11/2012).

"Webber gagal melanjutkan prosedur itu ke garasi FIA untuk menimbang ketika isyarat sudah jelas kami keluarkan. Namun setelah menyadari kesalahan, tim membawa mobil kembali ke garasi FIA segera," pernyataan resmi FIA.

Dengan kejadian tersebut, Red Bull mengaku lega, pasalnya mereka sedang mengejar untuk meraih kejuaraan konstruktor.
(wbs)
Berita Terkini
Rahasia di Balik Sepatu...
Rahasia di Balik Sepatu Pink Timnas Inggris
34 menit yang lalu
Mesin Gol Maroko Cedera,...
Mesin Gol Maroko Cedera, Singa Atlas Kehilangan Taring?
1 jam yang lalu
Final Piala Dunia 2026...
Final Piala Dunia 2026 Hadirkan Konser Impian: Justin Bieber, BTS, dan Madonna Satu Panggung
2 jam yang lalu
Soroti Laga Argentina...
Soroti Laga Argentina vs Mesir, Zohran Mamdani: The Pharaohs Dirampok
3 jam yang lalu
FBI Bidik AFA di Tengah...
FBI Bidik AFA di Tengah Mimpi Argentina di Piala Dunia
4 jam yang lalu
Azzedine Ounahi, Dari...
Azzedine Ounahi, Dari Jalanan Casablanca Sampai Diingat Dunia
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved