Viloria rebut unifikasi gelar WBO dan WBA
Senin, 19 November 2012 - 14:46 WIB
Viloria rebut unifikasi gelar WBO dan WBA
A
A
A
Sindonews.com - Juara kelas terbang versi WBO, Brian Viloria, menambah koleksi gelarnya dengan gelar juara dunia super kelas terbang versi WBA, setelah berhasil menang TKO atas Hernan "Tyson" Marquez di ronde ke-10 dari 12 ronde yang direncanakan.
Dalam pertarungan yang digelar di Sports Arena, Los Angeles, kemarin (18/11), Viloria sempat menjatuhkan lawannya yang berasal dari Meksiko itu pada ronde pertama dan kelima. Namun, di ronde kesembilan Marquez sempat menunjukkan perlawanannya untuk menambah poinnya yang sudah tertinggal jauh dari Viloria.
Setelah rentetan serangan dari Marquez di awal ronde kesepuluh, Viloria meluncurkan pukulan tangan kiri telak untuk menjatuhkan juara WBA itu, dan tidak ada jalan lain bagi Marquez untuk menang selain kembali bertarung. Tapi, ia kembali dirobohkan oleh The Hawaiian Punch beberapa detik kemudian.
Mengetahui petinjunya sudah kewalahan dan menghindari hal yang tidak diinginkan, maka pelatih Marquez, Robert Garcia, membuat keputusan melemparkan handuk putih untuk mengakhiri pertarungan.
Viloria, untuk kali pertama dalam karirnya berhasil menggabungkan dua juara dunia, dan memperbaiki rekornya menjadi 32(19KO)-3. Selanjutnya, pada tahun depan, ia akan menjalani beberapa tantangan besar. Sementara itu, kekalahan ini mengantar Marquez mencatatkan rekor 32 menang (24KO) dan tiga kali kalah.
Di pertarungan lain, petarung tak terkalahkan yang juga pemegang gelar WBA kelas terbang junior, Roman Gonzalez, berhasil mempertahankan gelar melawan Juan Estrada dengan kemenangan angka mutlak (118-110, 116-112, dan 116-112).
Dalam pertarungan yang digelar di Sports Arena, Los Angeles, kemarin (18/11), Viloria sempat menjatuhkan lawannya yang berasal dari Meksiko itu pada ronde pertama dan kelima. Namun, di ronde kesembilan Marquez sempat menunjukkan perlawanannya untuk menambah poinnya yang sudah tertinggal jauh dari Viloria.
Setelah rentetan serangan dari Marquez di awal ronde kesepuluh, Viloria meluncurkan pukulan tangan kiri telak untuk menjatuhkan juara WBA itu, dan tidak ada jalan lain bagi Marquez untuk menang selain kembali bertarung. Tapi, ia kembali dirobohkan oleh The Hawaiian Punch beberapa detik kemudian.
Mengetahui petinjunya sudah kewalahan dan menghindari hal yang tidak diinginkan, maka pelatih Marquez, Robert Garcia, membuat keputusan melemparkan handuk putih untuk mengakhiri pertarungan.
Viloria, untuk kali pertama dalam karirnya berhasil menggabungkan dua juara dunia, dan memperbaiki rekornya menjadi 32(19KO)-3. Selanjutnya, pada tahun depan, ia akan menjalani beberapa tantangan besar. Sementara itu, kekalahan ini mengantar Marquez mencatatkan rekor 32 menang (24KO) dan tiga kali kalah.
Di pertarungan lain, petarung tak terkalahkan yang juga pemegang gelar WBA kelas terbang junior, Roman Gonzalez, berhasil mempertahankan gelar melawan Juan Estrada dengan kemenangan angka mutlak (118-110, 116-112, dan 116-112).
(nug)