Yu Yang: Saya tak pernah bilang pensiun
Selasa, 20 November 2012 - 16:24 WIB
Yu Yang: Saya tak pernah bilang pensiun
A
A
A
Sindonews.com - Pebulu tangkis China, Yu Yang membantah dirinya ingin pensiun setelah terlibat skandal di Olimpiade 2012 London.
Untuk diketahui, setelah didiskualifikasi dari turnamen Olimpiade 2012, Yu Yan menulis dalam blognya bahwa dirinya pensiun. Dia merasa kecewa mendapatkan keputusan tersebut.
"Ini akan jadi pertandingan akhir saya. Selamat tinggal bulu tangkis,"tulisnya kala itu.
Namun hal tersebut dibantah oleh Yu Yang. "Saya tak pernah mengatakan pensiun. Itu hanya orang yang berkata demikian, itu bukan dari mulut saya,"ujar Yu Yang.
"Hukuman (diskualifikasi) itu adalah kejutan yang besar yang tak pernah terjadi di bulu tangkis sebelumnya. Tapi keputusan itu dibuat oleh federasi dunia dan tiga pasangan dari dua negara juga mendapatkan hal yang sama. Kami tak bisa melakukan apa-apa selain menerimanya,"ia menambahkan.
Yu Yang mengakui bahwa itu merupakan momen buruk dalam kariernya. Tapi dia tak mau terlalu larut dalam kesedihan.
"Pasti ada saat-saat bahagia dan tidak bahagia dalam kehidupan seseorang dan apa yang kita bisa lakukan adalah menyesuaikan kondisi mental kita ketika itu terjadi. Sekarang saya ingin kembali ke permainan saya,"jelasnya.
Untuk diketahui, setelah didiskualifikasi dari turnamen Olimpiade 2012, Yu Yan menulis dalam blognya bahwa dirinya pensiun. Dia merasa kecewa mendapatkan keputusan tersebut.
"Ini akan jadi pertandingan akhir saya. Selamat tinggal bulu tangkis,"tulisnya kala itu.
Namun hal tersebut dibantah oleh Yu Yang. "Saya tak pernah mengatakan pensiun. Itu hanya orang yang berkata demikian, itu bukan dari mulut saya,"ujar Yu Yang.
"Hukuman (diskualifikasi) itu adalah kejutan yang besar yang tak pernah terjadi di bulu tangkis sebelumnya. Tapi keputusan itu dibuat oleh federasi dunia dan tiga pasangan dari dua negara juga mendapatkan hal yang sama. Kami tak bisa melakukan apa-apa selain menerimanya,"ia menambahkan.
Yu Yang mengakui bahwa itu merupakan momen buruk dalam kariernya. Tapi dia tak mau terlalu larut dalam kesedihan.
"Pasti ada saat-saat bahagia dan tidak bahagia dalam kehidupan seseorang dan apa yang kita bisa lakukan adalah menyesuaikan kondisi mental kita ketika itu terjadi. Sekarang saya ingin kembali ke permainan saya,"jelasnya.
(aww)