Bonus belum cair, pemain Persiba utang manajemen
Selasa, 20 November 2012 - 22:08 WIB
Bonus belum cair, pemain Persiba utang manajemen
A
A
A
Sindonews.com - Persiba Bantul menjadi kampiun Batik Cup 2012 di Stadion Manahan, Solo, 19-21 Oktober lalu. Namun, hadiah senilai Rp30 juta belum cair. Akibatnya, empat pemain tim Laskar Sultan Agung terpaksa ngebon alias meminjam uang kepada manajemen.
Sekretaris Persiba Wikan Werdo Kisworo mengatakan, uang pembinaan bagi tim yang berhasil menjuarai Batik Cup belum diterima oleh manajemen. Sedianya, begitu hadiah sebesar Rp30 juta itu diterima, langsung didistribusikan kepada pemain dan ofisial sebagai bentuk bonus kepada mereka. "Belum ada kabar dari panitia penyelenggara kapan cairnya," katanya, Selasa (20/11).
Wikan mengakui, belum diterimanya hadiah uang tersebut membuat sejumlah pemain Persiba harus meminjam uang dulu kepada managamen Persiba. "Bahkan karena keterlambatan ini ada sekitar empat pemain yang terpaksa ngebon dahulu kepada kami (manajemen) beberapa waktu lalu,” akunya.
Dia mengakui pemain yang pinjam uang kepada managemen bukan hal yang tabu. Pasalnya, jeda kompetisi yang lumayan panjang membuat pemain tidak punya penghasilan, sementara kebutuhan hidup harus dicukupi.
"Saat ini pemain statusnya free kontrak. Kami paham bagaimana mereka memenuhi kebutuhan hidup mereka, karena mereka bekerja dari bola dan sekarang sepi kompetisi. Jadi waktu kemarin kami diminta untuk nombok dahulu buat para pemain ya ndak masalah,” jelasnya.
Setali tiga uang dengan Persiba, Persis Solo Selection yang berhasil menjadi runner up di Turnamen Batik Cup juga belum menerima hadiah yang dijanjikan. Bedanya, belum ada pemain dari Persis Solo Selection yang ngebon ke managemen seperti yang dilakukan empat pemain Persiba Bantul.
Manajer Persis Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) Joni Sofyan Erwandi mengakui sudah koordinasi dengan panitia penyelengara Batik Cup. Dari komunikasi yang sudah dilakukan, rencananya uang hadiah akan dicairkan Selasa (20/11). Namun, sampai saat ini belum ada kabar lebih lanjut dari panitia penyelenggara. "Katanya hari ini, tapi ternyata belum cair juga," katanya.
Joni mengaku masih terus menunggu hak yang seharusnya didapatkan itu. "Ya, kita kordinasi terus. Kami bisa memaklumi kalau dana harus molor, yang penting hak kami sebagai runner up tetap dipenuhi," pintanya.
Turnamen Batik Cup diikuti empat tim, masing-masing Persiba Bantul, Timnas U-23, Divisi Utama Allstar dan Persis Solo Selection selaku tuan rumah. Persiba berhasil menjuarai ajang pramusim tersebut setelah di partai puncak mengalahkan Persis Solo Selection dengan skor 2-0 lewat gol Marcio Souza dan I Made Wirahadi.
Sekretaris Persiba Wikan Werdo Kisworo mengatakan, uang pembinaan bagi tim yang berhasil menjuarai Batik Cup belum diterima oleh manajemen. Sedianya, begitu hadiah sebesar Rp30 juta itu diterima, langsung didistribusikan kepada pemain dan ofisial sebagai bentuk bonus kepada mereka. "Belum ada kabar dari panitia penyelenggara kapan cairnya," katanya, Selasa (20/11).
Wikan mengakui, belum diterimanya hadiah uang tersebut membuat sejumlah pemain Persiba harus meminjam uang dulu kepada managamen Persiba. "Bahkan karena keterlambatan ini ada sekitar empat pemain yang terpaksa ngebon dahulu kepada kami (manajemen) beberapa waktu lalu,” akunya.
Dia mengakui pemain yang pinjam uang kepada managemen bukan hal yang tabu. Pasalnya, jeda kompetisi yang lumayan panjang membuat pemain tidak punya penghasilan, sementara kebutuhan hidup harus dicukupi.
"Saat ini pemain statusnya free kontrak. Kami paham bagaimana mereka memenuhi kebutuhan hidup mereka, karena mereka bekerja dari bola dan sekarang sepi kompetisi. Jadi waktu kemarin kami diminta untuk nombok dahulu buat para pemain ya ndak masalah,” jelasnya.
Setali tiga uang dengan Persiba, Persis Solo Selection yang berhasil menjadi runner up di Turnamen Batik Cup juga belum menerima hadiah yang dijanjikan. Bedanya, belum ada pemain dari Persis Solo Selection yang ngebon ke managemen seperti yang dilakukan empat pemain Persiba Bantul.
Manajer Persis Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) Joni Sofyan Erwandi mengakui sudah koordinasi dengan panitia penyelengara Batik Cup. Dari komunikasi yang sudah dilakukan, rencananya uang hadiah akan dicairkan Selasa (20/11). Namun, sampai saat ini belum ada kabar lebih lanjut dari panitia penyelenggara. "Katanya hari ini, tapi ternyata belum cair juga," katanya.
Joni mengaku masih terus menunggu hak yang seharusnya didapatkan itu. "Ya, kita kordinasi terus. Kami bisa memaklumi kalau dana harus molor, yang penting hak kami sebagai runner up tetap dipenuhi," pintanya.
Turnamen Batik Cup diikuti empat tim, masing-masing Persiba Bantul, Timnas U-23, Divisi Utama Allstar dan Persis Solo Selection selaku tuan rumah. Persiba berhasil menjuarai ajang pramusim tersebut setelah di partai puncak mengalahkan Persis Solo Selection dengan skor 2-0 lewat gol Marcio Souza dan I Made Wirahadi.
(aww)