WBA dukung perang melawan kanker
Rabu, 21 November 2012 - 01:06 WIB
WBA dukung perang melawan kanker
A
A
A
Sindonews.com - Akhir pekan lalu, Asosiasi Tinju Dunia (WBA) mensponsori sebuah perlombaan lari 5k dan 10k untuk mendukung perang melawan kanker payudara di Panama City. Lebih dari 10 ribu pelari ikut ambil bagian dalam perlombaan, termasuk juara dunia kelas bantam WBA Anselmo Moreno, Bryan Vasquez, Ogleidis Suarez, Liborio Solis dan Yuriorkis Gamboa bersama para peserta lainnya.
Dalam gerakan melawan kanker, WBA akan menyumbangkan USD15 ribu atau Rp144,46 juta kepada sebuah entitas non-pemerintah. "Saya ingin berterima kasih kepada semua peserta, pelari dan organisasi lainnya yang turut membantu kampanye ini bagi yang membutuhkan. WBA KO Drugs terus mengirimkan pesan ke dunia tinju dan sekarang masyarakat pada umumnya," kata Wakil Presiden Eksekutif WBA, Gilberto Mendoza Yesus, seperti dikutip Fight News. "Balap lari 5k/10k dalam WBA KO Drugs merupakan inisiatif yang bagus untuk meningkatkan nilai-nilai moral dalam rumah kami."
Festival WBA KO Drugs sendiri diselenggarakan setiap tahun di negara-negara yang berbeda, biasanya dengan petinju tuan rumah. Tahun ini acara diselenggarakan di Peru, Venezuela dan dijadwalkan berlangsung di Jamaika pada 8 Desember nanti. Ide lomba muncul sebagai cara untuk melakukan sesuatu yang berbeda, tetapi dengan tujuan yang sama, untuk membantu memerangi bahaya narkoba.
Dalam gerakan melawan kanker, WBA akan menyumbangkan USD15 ribu atau Rp144,46 juta kepada sebuah entitas non-pemerintah. "Saya ingin berterima kasih kepada semua peserta, pelari dan organisasi lainnya yang turut membantu kampanye ini bagi yang membutuhkan. WBA KO Drugs terus mengirimkan pesan ke dunia tinju dan sekarang masyarakat pada umumnya," kata Wakil Presiden Eksekutif WBA, Gilberto Mendoza Yesus, seperti dikutip Fight News. "Balap lari 5k/10k dalam WBA KO Drugs merupakan inisiatif yang bagus untuk meningkatkan nilai-nilai moral dalam rumah kami."
Festival WBA KO Drugs sendiri diselenggarakan setiap tahun di negara-negara yang berbeda, biasanya dengan petinju tuan rumah. Tahun ini acara diselenggarakan di Peru, Venezuela dan dijadwalkan berlangsung di Jamaika pada 8 Desember nanti. Ide lomba muncul sebagai cara untuk melakukan sesuatu yang berbeda, tetapi dengan tujuan yang sama, untuk membantu memerangi bahaya narkoba.
(nug)