Satria Muda yakin pertahankan juara NBL
Rabu, 21 November 2012 - 07:45 WIB
Satria Muda yakin pertahankan juara NBL
A
A
A
Sindonews.com - Kepercayaan diri juara bertahan National Basketball League(NBL) Satria Muda (SM) Britama membumbung tinggi. Mereka optimistis mempertahankan juara pada NBL musim ini.
Dua pemain senior, Rony Gunawan dan Faisal J. Achmad, menjadi mentor bagi pasukan muda Satria Muda dalam mengarungi NBL 2012/2013 yang Seri I digelar di GOR C-Tra Arena Bandung, Sabtu (24/11).
SM Britama kehilangan pemain pilarnya seperti Agung Sunarko dan Wellyanson Situmorang yang mengumumkan pensiun beberapa hari setelah Championship Game.Selain itu, klub Ibu Kota ini tak diperkuat Cristiano Ronaldo Sitepu yang memutuskan memperkuat Indonesia Warriors.
Kendati demikian, pasukan Octarviarro Romely Tamtelah tetap optimistis akan mempertahankan gelar dengan mengandalkan semangat muda. Alasannya, pebasket muda SM Britama saat ini sarat pengalaman.
Bahkan, beberapa pemain telah menjadi skuad inti pada musim 2011/2012.Selain itu,dua andalan seperti William Darmasaputra dan Gunawan yang gagal bersinar akibat cedera di NBL musim lalu,saat ini sudah fit.
Dari 14 pemain yang mengisi skuad SM Britama musim ini, ada tiga rookie alias pendatang baru, yakni Avan Seputera, Kevin Yonas Sitorus,dan Bayu Anggara.Klub yang berdiri sejak 1994 ini juga diperkuat Nico Donda yang direkrut dari Garuda Bandung.
Sementara pebasket muda yang terlebih dahulu memperkuat SM Britama,antara lain Arki Dikania Wisnu, Bonanza Siregar, Frida Aris Susanto, Galank Gunawan, Gunawan, Vamiga Michel, dan William Darmasaputra.
”Musim ini lebih berat dan semakin besar tantangannya.Tapi bagi saya, ini akan semakin menarik,”kata Asisten Pelatih SM Britama Rahimi saat peluncuran tim di Jakarta,kemarin. ”Dengan melakukan latihan yang benar.Hasil terbaik saya harap bisa tercapai,”ujarnya.
Kembalinya Rony dan Faisal yang sebelumnya memperkuat tim Indonesia Warriors di kompetisi ASEAN Basketball League (ABL) juga akan mempertangguh skuad SM. Menurut pemilik klub Erick Thohir,Rony sengaja ditarik karena tim membutuhkan tenaganya. Erick tak memungkiri level Rony lebih tinggi ketimbang NBL.”Rony dan Faisal akan menjadi pemimpin karena kami mengandalkan pemain muda.Pergantian pemain hal biasa bagi SM Britama,”kata Erick.
Rony pun tak masalah setelah turun kasta. Menurut dia,berbagi pengalaman akan semakin indah jika dibarengi dengan prestasi. ”Sekarang saya fokus membalikkan kondisi fisik.Saya tidak ingin kalah dengan pemain muda.Kami memberikan pengalaman dan mengajarkan mereka sebagai mentor pemain muda,”kata Rony.”Persaingan sekarang lebih ketat.SM Britama sekarang bukan yang seperti dulu. Banyak dihuni pemain muda,”ujarnya.
Menghadapi musim ini,SM Britama telah menyelesaikan serangkaian persiapan,dari pre season NBL di Surabaya,awal November lalu, hingga try out ke Filipina untuk menghadapi tim-tim PBA D-League.
Meski dari hasil pertandingan memang belum memuaskan, sesuai dengan target sang pelatih. Sampai saat ini,SM Britama telah meraih gelar juara delapan kali.Pertama kali didapatkannya saat masih bernama Kobatama pada 1999.
Begitu juga pada 2004,2006,2007,2008, 2009 ketika berubah menjadi Indonesia Basket Ball League (IBL),serta NBL 2010/2011 dan 2011/2012.Itu merupakan capaian yang bagus bagi tim sekelas SM Britama.Meski begitu, mereka ingin meraih hasil terbaik pada musim ini dengan menciptakan kemenangan untuk ketujuh kalinya secara beruntun sejak 2006.
”Kami akan kerja keras.Tidak adanya Dodo (sapaan Cristiano Ronaldo Sitepu)sangat berpengaruh sekali dengan permainan.Yang penting,kami harus berusaha dan terus berlatih agar target itu tercapai,”ujar Galang Gunawan. ”Setiap pemain memiliki peran tersendiri,dan saya berusaha bermain baik musim ini,”ujar rebounders terbaik musim lalu itu.
SM Britama siap turun di kompetisi reguler NBL Indonesia seri I di GOR C-Tra Arena Bandung,24 November–2 Desember.Pada seri I , SM Britama akan menjalani lima pertandingan yaitu melawan Pelita Jaya Esia,Sabtu (24/11) dan NSH GMC Riau,Senin (26/11). Selanjutnya, menghadapi Stadium Jakarta,Rabu (28/11), Bima Sakti Nikko Steel Malang, Jumat (30/11), dan pertandingan terakhir menghadapi Garuda Kukar Bandung,Sabtu (1/12).
Dua pemain senior, Rony Gunawan dan Faisal J. Achmad, menjadi mentor bagi pasukan muda Satria Muda dalam mengarungi NBL 2012/2013 yang Seri I digelar di GOR C-Tra Arena Bandung, Sabtu (24/11).
SM Britama kehilangan pemain pilarnya seperti Agung Sunarko dan Wellyanson Situmorang yang mengumumkan pensiun beberapa hari setelah Championship Game.Selain itu, klub Ibu Kota ini tak diperkuat Cristiano Ronaldo Sitepu yang memutuskan memperkuat Indonesia Warriors.
Kendati demikian, pasukan Octarviarro Romely Tamtelah tetap optimistis akan mempertahankan gelar dengan mengandalkan semangat muda. Alasannya, pebasket muda SM Britama saat ini sarat pengalaman.
Bahkan, beberapa pemain telah menjadi skuad inti pada musim 2011/2012.Selain itu,dua andalan seperti William Darmasaputra dan Gunawan yang gagal bersinar akibat cedera di NBL musim lalu,saat ini sudah fit.
Dari 14 pemain yang mengisi skuad SM Britama musim ini, ada tiga rookie alias pendatang baru, yakni Avan Seputera, Kevin Yonas Sitorus,dan Bayu Anggara.Klub yang berdiri sejak 1994 ini juga diperkuat Nico Donda yang direkrut dari Garuda Bandung.
Sementara pebasket muda yang terlebih dahulu memperkuat SM Britama,antara lain Arki Dikania Wisnu, Bonanza Siregar, Frida Aris Susanto, Galank Gunawan, Gunawan, Vamiga Michel, dan William Darmasaputra.
”Musim ini lebih berat dan semakin besar tantangannya.Tapi bagi saya, ini akan semakin menarik,”kata Asisten Pelatih SM Britama Rahimi saat peluncuran tim di Jakarta,kemarin. ”Dengan melakukan latihan yang benar.Hasil terbaik saya harap bisa tercapai,”ujarnya.
Kembalinya Rony dan Faisal yang sebelumnya memperkuat tim Indonesia Warriors di kompetisi ASEAN Basketball League (ABL) juga akan mempertangguh skuad SM. Menurut pemilik klub Erick Thohir,Rony sengaja ditarik karena tim membutuhkan tenaganya. Erick tak memungkiri level Rony lebih tinggi ketimbang NBL.”Rony dan Faisal akan menjadi pemimpin karena kami mengandalkan pemain muda.Pergantian pemain hal biasa bagi SM Britama,”kata Erick.
Rony pun tak masalah setelah turun kasta. Menurut dia,berbagi pengalaman akan semakin indah jika dibarengi dengan prestasi. ”Sekarang saya fokus membalikkan kondisi fisik.Saya tidak ingin kalah dengan pemain muda.Kami memberikan pengalaman dan mengajarkan mereka sebagai mentor pemain muda,”kata Rony.”Persaingan sekarang lebih ketat.SM Britama sekarang bukan yang seperti dulu. Banyak dihuni pemain muda,”ujarnya.
Menghadapi musim ini,SM Britama telah menyelesaikan serangkaian persiapan,dari pre season NBL di Surabaya,awal November lalu, hingga try out ke Filipina untuk menghadapi tim-tim PBA D-League.
Meski dari hasil pertandingan memang belum memuaskan, sesuai dengan target sang pelatih. Sampai saat ini,SM Britama telah meraih gelar juara delapan kali.Pertama kali didapatkannya saat masih bernama Kobatama pada 1999.
Begitu juga pada 2004,2006,2007,2008, 2009 ketika berubah menjadi Indonesia Basket Ball League (IBL),serta NBL 2010/2011 dan 2011/2012.Itu merupakan capaian yang bagus bagi tim sekelas SM Britama.Meski begitu, mereka ingin meraih hasil terbaik pada musim ini dengan menciptakan kemenangan untuk ketujuh kalinya secara beruntun sejak 2006.
”Kami akan kerja keras.Tidak adanya Dodo (sapaan Cristiano Ronaldo Sitepu)sangat berpengaruh sekali dengan permainan.Yang penting,kami harus berusaha dan terus berlatih agar target itu tercapai,”ujar Galang Gunawan. ”Setiap pemain memiliki peran tersendiri,dan saya berusaha bermain baik musim ini,”ujar rebounders terbaik musim lalu itu.
SM Britama siap turun di kompetisi reguler NBL Indonesia seri I di GOR C-Tra Arena Bandung,24 November–2 Desember.Pada seri I , SM Britama akan menjalani lima pertandingan yaitu melawan Pelita Jaya Esia,Sabtu (24/11) dan NSH GMC Riau,Senin (26/11). Selanjutnya, menghadapi Stadium Jakarta,Rabu (28/11), Bima Sakti Nikko Steel Malang, Jumat (30/11), dan pertandingan terakhir menghadapi Garuda Kukar Bandung,Sabtu (1/12).
(aww)