Samaras akui gugup penyebab kekalahan Celtic
Rabu, 21 November 2012 - 14:40 WIB
Samaras akui gugup penyebab kekalahan Celtic
A
A
A
Sindonews.com - Striker Celtic Georgios Samaras mengungkapkan timnya telah bermain sedikit gugup saat menghadapi Benfica pada laga lanjutan penyisihan Liga Champions dini hari tadi yang menurutnya menjadi penyebab kekalahan Celtic. Pada laga tersebut Celtic harus mengakui keunggulan tim tuan rumah 1-2 sekaligus membuat peluang mereka kian menipis untuk lolos ke babak 16 besar.
"Selama 90 menit penuh kami sedikit gugup. Saya rasa kami tidak bermain dengan baik. Satu-satunya hal yang bisa kami pertahankan adalah usaha dan kerja keras tim," ungkap Samaras seperti dilansir Soccerway, Rabu (21/11/2012).
"Saat ini kami harus fokus pada pertandingan berikutnya dan tetap berpikir positif bila kami masih memiliki peluang untuk lolos ke babak selanjutnya. Kami hanya menantikan laga berikutnya dan mencoba untuk meraih kemenangan saat melawan Spartak Moscow," sambungnya.
Sementara itu Samaras yakin absennya Victor Wanyama saat menghadapi Spartak tidak akam menjadi masalah pasalnya Celtic memiliki pemain lain yang dapat menggantikannya di lini tengah.
"Victor adalah pemain besar, dia hebat di lini tengah dengan permainannya sebagai penyeimbang seluruh tim. Tapi kami memiliki cukup pemain dalam skuad untuk menggantikan dirinya pada laga berikutnya," tandasnya.
"Selama 90 menit penuh kami sedikit gugup. Saya rasa kami tidak bermain dengan baik. Satu-satunya hal yang bisa kami pertahankan adalah usaha dan kerja keras tim," ungkap Samaras seperti dilansir Soccerway, Rabu (21/11/2012).
"Saat ini kami harus fokus pada pertandingan berikutnya dan tetap berpikir positif bila kami masih memiliki peluang untuk lolos ke babak selanjutnya. Kami hanya menantikan laga berikutnya dan mencoba untuk meraih kemenangan saat melawan Spartak Moscow," sambungnya.
Sementara itu Samaras yakin absennya Victor Wanyama saat menghadapi Spartak tidak akam menjadi masalah pasalnya Celtic memiliki pemain lain yang dapat menggantikannya di lini tengah.
"Victor adalah pemain besar, dia hebat di lini tengah dengan permainannya sebagai penyeimbang seluruh tim. Tapi kami memiliki cukup pemain dalam skuad untuk menggantikan dirinya pada laga berikutnya," tandasnya.
(akr)