Schumacher ingin beri kesan terakhir
Rabu, 21 November 2012 - 16:19 WIB
Schumacher ingin beri kesan terakhir
A
A
A
Sindonews.com - Setelah memutuskan untuk pensiun kedua kalinya, Michael Schumacher berharap bisa memberikan kesan yang baik pada balapan terakhirnya di Formula One (F1) yang akan berlangsung di Grand Prix Brasil, akhir pekan ini. Itu akan menjadi kenangannya seumur hidup, karena pada 2006 lalu, dia mengumumkan pensiun untuk pertama kalinya di Sirkuit Interlagos, sebelum akhirnya bergabung dengan Mercedes pada 2009.
"Interlagos merupakan Sirkuit yang tepat untuk mengakhiri karir saya, karena begitu banyak penggemar F1 di sana. Saya selalu menikmati antusiasme para fans dan disana telah memberikan kenangan yang indah bagi saya. Selain itu, karakter trek ini sangat spektakuler," kata mantan juara tujuh kali tersebut seperti dilansir Crash, Rabu (21/11/2012).
"Kepergian saya dari F1 pada 2006 mungkin akan kurang emosional bagi saya, pasalnya kami masih berjuang untuk kejuaraan. Kali ini, saya akan dapat lebih memperhatikan perpisahan saya dan mudah-mudahan menikmatinya. Saya telah memiliki tahun yang fantastis di F1 dan banyak dukungan dari penggemar di seluruh dunia, karenanya saya ingin berterima kasih khususnya kepada mereka. Tentu saja, saya akan bahagia jika saya bisa mengucapkan selamat tinggal di Sirkuit yang baik, dan saya yakin kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mewujudkannya," sambungnya.
Sementara itu, Kepala tim principal Mercedes Ross Brawn mengakui bahwa balapan akhir pekan ini akan menjadi emosional bagi pembalap berusia 43 tahun tersebut. Pasalnya, selama berada disini, dia telah memberkan segalanya untuk tim.
"Balapan terakhir di GP Brasil yang akan membawa Schumacher pensiun untuk kedua kalinya pasti bisa menjadi akhir pekan yang emosional bagi semua staf di tim. Selama tiga tahun berada di sini kami selalu menikmati pertemanan dengan dia dan ia telah memberikan sesuatu yang indah kepada tim," tambah Brawn.
"Setelah bekerja dengan Schumacher selama tiga tahun, saya merasa bahwa dia merupakan salah satu pambalap terbaik di dunia. Namun, jika ada yang beranggapan tidak maka saya akan mengatakan bahwa ia adalah pembalap sepanjang massa," tutup Brawn.
"Interlagos merupakan Sirkuit yang tepat untuk mengakhiri karir saya, karena begitu banyak penggemar F1 di sana. Saya selalu menikmati antusiasme para fans dan disana telah memberikan kenangan yang indah bagi saya. Selain itu, karakter trek ini sangat spektakuler," kata mantan juara tujuh kali tersebut seperti dilansir Crash, Rabu (21/11/2012).
"Kepergian saya dari F1 pada 2006 mungkin akan kurang emosional bagi saya, pasalnya kami masih berjuang untuk kejuaraan. Kali ini, saya akan dapat lebih memperhatikan perpisahan saya dan mudah-mudahan menikmatinya. Saya telah memiliki tahun yang fantastis di F1 dan banyak dukungan dari penggemar di seluruh dunia, karenanya saya ingin berterima kasih khususnya kepada mereka. Tentu saja, saya akan bahagia jika saya bisa mengucapkan selamat tinggal di Sirkuit yang baik, dan saya yakin kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mewujudkannya," sambungnya.
Sementara itu, Kepala tim principal Mercedes Ross Brawn mengakui bahwa balapan akhir pekan ini akan menjadi emosional bagi pembalap berusia 43 tahun tersebut. Pasalnya, selama berada disini, dia telah memberkan segalanya untuk tim.
"Balapan terakhir di GP Brasil yang akan membawa Schumacher pensiun untuk kedua kalinya pasti bisa menjadi akhir pekan yang emosional bagi semua staf di tim. Selama tiga tahun berada di sini kami selalu menikmati pertemanan dengan dia dan ia telah memberikan sesuatu yang indah kepada tim," tambah Brawn.
"Setelah bekerja dengan Schumacher selama tiga tahun, saya merasa bahwa dia merupakan salah satu pambalap terbaik di dunia. Namun, jika ada yang beranggapan tidak maka saya akan mengatakan bahwa ia adalah pembalap sepanjang massa," tutup Brawn.
(akr)