Lini depan dan belakang Persiba belum ideal
Kamis, 22 November 2012 - 15:10 WIB
Lini depan dan belakang Persiba belum ideal
A
A
A
Sindonews.com - Skuad Persiba Bantul untuk mengarungi musim depan masih kurang ideal, khususnya di barisan depan dan belakang. Jika tidak menambahkan pemain di dua sektor tersebut, sulit bagi tim Laskar Sultan Agung bisa bersaing di papan atas kasta tertinggi Indonesia Primier League (IPL) musim depan.
Wakil Ketua Tim Seleksi Persiba Benny Van Breukelen mengakui, dari nama pemain yang direkomendasikan masuk skuad Persiba, lini depa dan belakang masih perlu ada penambaan amunisi. Apalagi, musim depan IPL bakal diikuti 16 tim, tidak seperti musim lalu yang hanya 12 tim. "Saat ini, untuk lini depan dan belakang kurang lengkap," katanya, Kamis (22/11/2012).
Lini depan yang sudah memiliki Marcio Souza dan I Made Wirahadi dianggap masih kurang lengkap setelah kepergian Ugik Sugianto ke Persepam Madura United. Lini belakang juga rentan setelah kehilangan pilar Timnas Wahyu Wijiastanto ke Semen Padang. Persiba memang sudah mendapatkan calon pengganti, yakni Bruno Casmir. Namun, pemain asal Kamerun ini memiliki riwayat cedera sehingga kurang bisa diandalkan.
Pria keturunan Indonesia-Belanda ini mengatakan, untuk posisi kiper dan lini tengah Persiba sudah ideal. Di mistar gawang, Persiba mengandalkan kiper kedua Timnas Wahyu Tri Nugroho dan Andi Setyawan. Sedangkan lini tengah keberadaan muka lama seperti Busari, Slamet Nurcahyo, Arwin Rabdha, Johan Manaji, Ezequiel Gonzalez cukup ampuh. Belum lagi kedatangan Steven Andeson Imbiri yang pasti membuat lini tengah semakin lengkap.
Benny mengatakan, untuk menutupi kekurangan di lini depan dan belakang masih bisa dilakukan dengan seleksi secara tertutup. Model seleksi ini tidak banyak menyita banyak waktu dibanding seleksi terbuka. "Kompetisi musim depan yang tinggal beberapa bulan lagi menjadi alasan untuk seleksi tertutup. Kalau seleksi terbuka sepertinya kurang memungkinkan karena waktunya semakin mepet," jelasnya.
Wakil Ketua Tim Seleksi Persiba Benny Van Breukelen mengakui, dari nama pemain yang direkomendasikan masuk skuad Persiba, lini depa dan belakang masih perlu ada penambaan amunisi. Apalagi, musim depan IPL bakal diikuti 16 tim, tidak seperti musim lalu yang hanya 12 tim. "Saat ini, untuk lini depan dan belakang kurang lengkap," katanya, Kamis (22/11/2012).
Lini depan yang sudah memiliki Marcio Souza dan I Made Wirahadi dianggap masih kurang lengkap setelah kepergian Ugik Sugianto ke Persepam Madura United. Lini belakang juga rentan setelah kehilangan pilar Timnas Wahyu Wijiastanto ke Semen Padang. Persiba memang sudah mendapatkan calon pengganti, yakni Bruno Casmir. Namun, pemain asal Kamerun ini memiliki riwayat cedera sehingga kurang bisa diandalkan.
Pria keturunan Indonesia-Belanda ini mengatakan, untuk posisi kiper dan lini tengah Persiba sudah ideal. Di mistar gawang, Persiba mengandalkan kiper kedua Timnas Wahyu Tri Nugroho dan Andi Setyawan. Sedangkan lini tengah keberadaan muka lama seperti Busari, Slamet Nurcahyo, Arwin Rabdha, Johan Manaji, Ezequiel Gonzalez cukup ampuh. Belum lagi kedatangan Steven Andeson Imbiri yang pasti membuat lini tengah semakin lengkap.
Benny mengatakan, untuk menutupi kekurangan di lini depan dan belakang masih bisa dilakukan dengan seleksi secara tertutup. Model seleksi ini tidak banyak menyita banyak waktu dibanding seleksi terbuka. "Kompetisi musim depan yang tinggal beberapa bulan lagi menjadi alasan untuk seleksi tertutup. Kalau seleksi terbuka sepertinya kurang memungkinkan karena waktunya semakin mepet," jelasnya.
(wbs)