Webber berharap balapan di GP Brasil lancar
Kamis, 22 November 2012 - 15:53 WIB
Webber berharap balapan di GP Brasil lancar
A
A
A
Sindonews.com - Mark Webber mengkritik Red Bull agar masalah yang terjadi di balapan akhir pekan kemarin, tidak terjadi lagi di Grand Prix Brasil.
Pasalnya, dia merasa kegagalan di Grand Prix Amerika Serikat, bisa menggagalkan upaya tim untuk mendapatkan kejuaraan ganda (pembalap dan konstruktor). "Brasil adalah cara yang bagus untuk menyelesaikan tahun ini. Ini merupakan salah satu akhir pekan paling favorit bagi saya," kilah Webber seperti dilansir Crash, Kamis (22/11/2012).
"Senna, Piquet dan Fittipaldi, merupakan pembalap yang telah menaklukan sirkuit ini. Jadi, Interlagos adalah sirkuit legendaris karena mempunyai suasana yang besar, selalu ada sedikit drama dan selalu ada sedikit cuaca mengambang di negara tersebut."
"Saya telah melakukan balapan dengan baik di di masa lalu, dan itu akan baik untuk memiliki akhir pekan yang mulus tanpa masalah. Awal yang bersih dan mobil berjalan lancar untuk seluruh akhir pekan. Maka saya yakin kita bisa menyelesaikan musim ini dengan sangat kuat." tutup pembalap asal Australia tersebut.
Pasalnya, dia merasa kegagalan di Grand Prix Amerika Serikat, bisa menggagalkan upaya tim untuk mendapatkan kejuaraan ganda (pembalap dan konstruktor). "Brasil adalah cara yang bagus untuk menyelesaikan tahun ini. Ini merupakan salah satu akhir pekan paling favorit bagi saya," kilah Webber seperti dilansir Crash, Kamis (22/11/2012).
"Senna, Piquet dan Fittipaldi, merupakan pembalap yang telah menaklukan sirkuit ini. Jadi, Interlagos adalah sirkuit legendaris karena mempunyai suasana yang besar, selalu ada sedikit drama dan selalu ada sedikit cuaca mengambang di negara tersebut."
"Saya telah melakukan balapan dengan baik di di masa lalu, dan itu akan baik untuk memiliki akhir pekan yang mulus tanpa masalah. Awal yang bersih dan mobil berjalan lancar untuk seluruh akhir pekan. Maka saya yakin kita bisa menyelesaikan musim ini dengan sangat kuat." tutup pembalap asal Australia tersebut.
(wbs)