Erlangga banjir dukungan pimpin POSSI Jatim
Kamis, 22 November 2012 - 22:34 WIB
Erlangga banjir dukungan pimpin POSSI Jatim
A
A
A
Sindonews.com - Gagal mengantarkan Jatim menjadi juara umum PON XVIII, bukan berarti membuat Ketua Umum (plt) Erlangga Satriagung tenggelam di dunia olahraga. Sebaliknya, Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) masih ingin mempertahankan Erlangga sebagai Ketua Umum POSSI Jatim dalam Musyawarah Daerah (musda) 16 Desember mendatang.
Dukungan terhadap Erlangga Satriagung sebagai Ketua Umum Pengprov POSSI Jawa Timur datang dari sejumlah pengurus Pengcab. ''Di bawah pak Erlangga perubahannya
besar. Dulu masyarakat tidak banyak yang tahu olahraga selam itu seperti apa,” ujar Pelatih selam dari Pengcab POSSI Kabupaten Pasuruan, Mohamad Riyad.
Sosok seperti Erlangga, lanjut Riyad, masih dibutuhkan dalam perkembangan olahraga selam di Jawa Timur. "Dulu Pengprov POSSI Jawa Timur hanya memiliki lima Pengcab, saat ini sudah berkembang menjadi 23 pengcab,''ucapnya.
Dari sisi prestasi, juga terbilang membanggakan. Di bawah kepemimpinan Erlangga, olahraga selam bisa masuk dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. "Pertama kali pada Porprov Jawa Timur di Malang pada 2009, dan terus berlanjut sampai sekarang. Kalau bicara prestasi ya pak Erlangga,” ujarnya.
Ditambahkan Riyad, satu lagi terobosan pengurus Pengprov POSSI Jawa Timur yang paling dirasakan adalah persoalan peralatan. "Selama ini peralatan selam selalu menjadi kendala utama bagi pengurus pengcab. Disamping untuk mendapatkannya tidak mudah, harganya pun juga tidak murah. Daerah memang susah kalau soal alat, tapi pak Erlangga bisa mencarikan solusinya,” ungkapnya.
Nada dukungan juga dilontarkan Komisi Teknik Pengcab POSSI Bojonegoro, Anas Fatoni. Menurutnya, pola pembinaan yang dilakukan pengurus Pengprov POSSI Jawa Timur di bawah kepemimpinan Erlangga Satriagung cukup bagus. Salah satu acuannya adalah prestasi di PON XVIII/2012 Riau.
Meski kontingen selam Jawa Timur gagal memenuhi target medali lima emas. Namun lebih karena faktor nonteknis yang tak diduga sebelumnnya. ''Kalau dibandingkan dengan cabang olahraga lain, selam masih lebih bagus. Saat itu salah satu nomor dibatalkan karena kondisi laut tidak memenuhi syarat, ” tandasnya.
Selain Kabupaten Pasuruan dan Bojonegoro, dukungan agar Erlangga tetap memimpin Pengprov POSSI Jawa Timur juga datang dari sejumlah pengcab lainnya. Diantaranya datang dari Kabupaten Mojokerto, Kota Kediri, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Nganjuk,Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Magetan, Kabupaten Malang, Kota Pasuruan dan Kabupaten Blitar.
Tak hanya itu, kabarnya sejumlah atlet selam yang sebelumnya bernaung di program puslatda Jawa Timur ikut memberikan dukungannya. Beberapa atlet itu diantaranya adalah Seroja Mutiara Abadi, Priscilia Gunawan dan Andrian Sansoldi. "Kita tetap ingin beliau menjadi ketua POSSI Jatim," pinta Seroja.
Dukungan terhadap Erlangga Satriagung sebagai Ketua Umum Pengprov POSSI Jawa Timur datang dari sejumlah pengurus Pengcab. ''Di bawah pak Erlangga perubahannya
besar. Dulu masyarakat tidak banyak yang tahu olahraga selam itu seperti apa,” ujar Pelatih selam dari Pengcab POSSI Kabupaten Pasuruan, Mohamad Riyad.
Sosok seperti Erlangga, lanjut Riyad, masih dibutuhkan dalam perkembangan olahraga selam di Jawa Timur. "Dulu Pengprov POSSI Jawa Timur hanya memiliki lima Pengcab, saat ini sudah berkembang menjadi 23 pengcab,''ucapnya.
Dari sisi prestasi, juga terbilang membanggakan. Di bawah kepemimpinan Erlangga, olahraga selam bisa masuk dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. "Pertama kali pada Porprov Jawa Timur di Malang pada 2009, dan terus berlanjut sampai sekarang. Kalau bicara prestasi ya pak Erlangga,” ujarnya.
Ditambahkan Riyad, satu lagi terobosan pengurus Pengprov POSSI Jawa Timur yang paling dirasakan adalah persoalan peralatan. "Selama ini peralatan selam selalu menjadi kendala utama bagi pengurus pengcab. Disamping untuk mendapatkannya tidak mudah, harganya pun juga tidak murah. Daerah memang susah kalau soal alat, tapi pak Erlangga bisa mencarikan solusinya,” ungkapnya.
Nada dukungan juga dilontarkan Komisi Teknik Pengcab POSSI Bojonegoro, Anas Fatoni. Menurutnya, pola pembinaan yang dilakukan pengurus Pengprov POSSI Jawa Timur di bawah kepemimpinan Erlangga Satriagung cukup bagus. Salah satu acuannya adalah prestasi di PON XVIII/2012 Riau.
Meski kontingen selam Jawa Timur gagal memenuhi target medali lima emas. Namun lebih karena faktor nonteknis yang tak diduga sebelumnnya. ''Kalau dibandingkan dengan cabang olahraga lain, selam masih lebih bagus. Saat itu salah satu nomor dibatalkan karena kondisi laut tidak memenuhi syarat, ” tandasnya.
Selain Kabupaten Pasuruan dan Bojonegoro, dukungan agar Erlangga tetap memimpin Pengprov POSSI Jawa Timur juga datang dari sejumlah pengcab lainnya. Diantaranya datang dari Kabupaten Mojokerto, Kota Kediri, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Nganjuk,Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Magetan, Kabupaten Malang, Kota Pasuruan dan Kabupaten Blitar.
Tak hanya itu, kabarnya sejumlah atlet selam yang sebelumnya bernaung di program puslatda Jawa Timur ikut memberikan dukungannya. Beberapa atlet itu diantaranya adalah Seroja Mutiara Abadi, Priscilia Gunawan dan Andrian Sansoldi. "Kita tetap ingin beliau menjadi ketua POSSI Jatim," pinta Seroja.
(aww)