GP Korea rugi Rp346,8 miliar
Kamis, 22 November 2012 - 22:59 WIB
GP Korea rugi Rp346,8 miliar
A
A
A
Sindonews.com - Pihak penyelenggara Formula One (F1) Grand Prix Korea telah mengkonfirmasi bahwa mereka mengalami kerugian sebesar USD36 juta atau setara dengan 346,8 miliar untuk tahun ketiga secara berturut-turut. Namun, mereka menegaskan balapan selanjutnya akan jauh lebih sukses dibandingkan sebelumnya.
Sirkuit Yeongam yang awalnya telah mencapai kesepakatan tujuh tahun dengan CEO F1, Bernie Ecclestone. Namun, kini GP Korea sedang berada di bawah ancaman ketika pihak penyelenggara gagal menarik pecinta F1 menyaksikan balapan di Sirkuit tersebut. Kendati demikian, mereka masih tetap yakin dan mengatakan ini merupakan kegagalan jangka pendek.
"Kami mengalami kerugian untuk tahun ketiga secara berturut-turut, namun ini hanya efek dari jangka pendek. Jadi, kami sulit untuk mengatakan dampak kerugian apa yang akan terjadi pada tahun depan," pernyataan pihak penyelenggara balapan seperti dilansir Crash, Kamis (22/11/2012).
"Dalam jangka panjang, ajang F1 akan membawa lebih banyak manfaat kepada negara. Ini tidak hanya akan membuka jalan bagi industri mobil Korea Selatan di masa depan, tetapi juga dapat membantu industri lainnya," sambungnya.
GP Korea telah masuk ke dalam jadwal kalender F1 2013 mendatang dan akan berlangsung pada 6 Oktober nanti.
Sirkuit Yeongam yang awalnya telah mencapai kesepakatan tujuh tahun dengan CEO F1, Bernie Ecclestone. Namun, kini GP Korea sedang berada di bawah ancaman ketika pihak penyelenggara gagal menarik pecinta F1 menyaksikan balapan di Sirkuit tersebut. Kendati demikian, mereka masih tetap yakin dan mengatakan ini merupakan kegagalan jangka pendek.
"Kami mengalami kerugian untuk tahun ketiga secara berturut-turut, namun ini hanya efek dari jangka pendek. Jadi, kami sulit untuk mengatakan dampak kerugian apa yang akan terjadi pada tahun depan," pernyataan pihak penyelenggara balapan seperti dilansir Crash, Kamis (22/11/2012).
"Dalam jangka panjang, ajang F1 akan membawa lebih banyak manfaat kepada negara. Ini tidak hanya akan membuka jalan bagi industri mobil Korea Selatan di masa depan, tetapi juga dapat membantu industri lainnya," sambungnya.
GP Korea telah masuk ke dalam jadwal kalender F1 2013 mendatang dan akan berlangsung pada 6 Oktober nanti.
(aww)