Mustaqim akui kesulitan tambah amunisi

Jum'at, 23 November 2012 - 16:32 WIB
Mustaqim akui kesulitan...
Mustaqim akui kesulitan tambah amunisi
A A A
Sindonews.com - Persepam Madura United (P-MU) merasa kesulitan menambah amunisi baru untuk menambal kekuatan yang ada. Kekuatan P-MU dianggap masih belum kompetitif untuk mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang bergulir awal Januari 2013.

Pelatih P-MU, Mustaqim, mengatakan bahwa timnya belum sepenuhnya sempurna walau memiliki jumlah pemain yang mencukupi. Secara kuantitas, timnya sudah layak, tapi dari sisi kualitas, menurutnya, masih banyak yang perlu dibenahi sebelum bertarung di kompetisi sesungguhnya.

Untuk menambah amunisi pun bukan persoalan mudah, karena terdapat berbagai faktor halangan. Paling utama adalah status P-MU yang merupakan tim debutan dan masih diragukan kualitasnya oleh sebagian pemain yang diincar. Padahal secara finansial klub berjuluk Sape Kerap tidak ada persoalan. "Maklum, kami kan klub promosi. Jadi mungkin banyak pemain yang menganggap tim ini kurang bergengsi. Sejumlah pemain memang ragu-ragu bergabung karena faktor itu. Namun saya tetap berharap nantinya menemukan pemain tambahan yang pas atau sesuai kebutuhan tim," tutur Mustaqim.

Mustaqim juga cukup memaklumi keragu-raguan pemain untuk bergabung dengan P-MU karena masalah gengsi. Menurutnya, itu hak pemain dan dirinya hanya bersedia menampung pemain yang benar-benar berkomitmen untuk membawa Sape Kerap bertahan di ISL musim depan.

Sektor yang masih dicemaskan mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini adalah lini depan dan belakang. Dia berhasrat ada tambahan kekuatan anyar dalam waktu dekat, walau itu bakal sulit direalisasikan. "Minimal ada satu pemain baru di posisi striker dan defender. Saya baru bilang lengkap kalau itu sudah kami lakukan," tambahnya.

Mustaqim menginginkan pemain yang telah berpengalaman di kompetisi ISL sebelumnya, agar bisa menghadapi tekanan di liga. Dia tidak akan merekrut pemain dari level yang lebih rendah, misalnya Divisi Utama, karena yang dicarinya adalah kualitas serta mental.

P-MU kini telah memiliki sekitar 25 pemain yang sebagian diantaranya merupakan peninggalan semasa Divisi Utama. Nyaris tidak ada pemain papan atas yang didatangkan ke Madura. Satu-satunya pemain yang punya nama diblantika sepakbola nasional adalah Indriyanto Nugroho, mantan pemain PSIS Semarang yang sudah berusia 36 tahun.
(nug)
Berita Terkini
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
2 jam yang lalu
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
3 jam yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
14 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
15 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
15 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
17 jam yang lalu
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved