Senchenko tak menyangka bakal melawan Hatton
Minggu, 25 November 2012 - 04:09 WIB
Senchenko tak menyangka bakal melawan Hatton
A
A
A
Sindonews.com - Mantan juara kelas welter versi WBA, Vyacheslav Senchenko, mengaku terkejut ketika kali pertama disebut Ricky Hatton sebagai lawan pertama dalam duel comeback petinju Inggris itu. Mereka pun dipastikan bertarung di Manchester, Sabtu malam waktu setempat (24/11) atau Minggu WIB.
Senchenko, yang berasal dari Ukraina, mengungkapkan bahwa kali pertama dirinya berjumpa dengan Hatton adalah saat mereka hadir di penghargaan tahunan WBA di Panama City pada Februari lalu. "Saya bertemu dengan Ricky ketika kami berada di acara WBA di Panama awal tahun ini," tegasnya, seperti dikutip Sky Sports, Sabtu.
"Kami melakukan foto bersama tapi saya tidak berpikir bahwa kami akhirnya akan bertarung begitu cepat karena Ricky jauh lebih besar," imbuh petinju berusia 35 tahun itu.
Senchenko sendiri kehilangan gelarnya ketika menderita kekalahan TKO dari Paulie Malignaggi, yang juga diyakini bakal menghadapi Hatton, tapi ia berkilah jika kekalahan dalam duel yang digelar pada April lalu itu karena cedera. "Hal utama yang membuat saya kalah melawan Malignaggi adalah cedera dan saya kehilangan kesempatan untuk menerapkan rencana yang saya telah saya siapkan," katanya. "Aku terluka dan tergelincir, dan segala sesuatu seperti itu."
"Ini adalah kesempatan langka untuk menghapus satu-satunya kekalahan dalam karir saya dan kembali lebih kuat dan lebih populer dari sebelumnya, mengalahkan seseorang seperti Ricky Hatton."
Senchenko sangat menghormati Hatton, tetapi sepenuhnya berharap memberikan akhir manis dalam karirnya dengan kemenangan. "Ketika saya menjadi juara, Ricky sudah juara dan dia sudah berada di pusat perhatian. Sekarang dia memberikan saya kesempatan ini, itu adalah cerita yang indah."
Senchenko, yang berasal dari Ukraina, mengungkapkan bahwa kali pertama dirinya berjumpa dengan Hatton adalah saat mereka hadir di penghargaan tahunan WBA di Panama City pada Februari lalu. "Saya bertemu dengan Ricky ketika kami berada di acara WBA di Panama awal tahun ini," tegasnya, seperti dikutip Sky Sports, Sabtu.
"Kami melakukan foto bersama tapi saya tidak berpikir bahwa kami akhirnya akan bertarung begitu cepat karena Ricky jauh lebih besar," imbuh petinju berusia 35 tahun itu.
Senchenko sendiri kehilangan gelarnya ketika menderita kekalahan TKO dari Paulie Malignaggi, yang juga diyakini bakal menghadapi Hatton, tapi ia berkilah jika kekalahan dalam duel yang digelar pada April lalu itu karena cedera. "Hal utama yang membuat saya kalah melawan Malignaggi adalah cedera dan saya kehilangan kesempatan untuk menerapkan rencana yang saya telah saya siapkan," katanya. "Aku terluka dan tergelincir, dan segala sesuatu seperti itu."
"Ini adalah kesempatan langka untuk menghapus satu-satunya kekalahan dalam karir saya dan kembali lebih kuat dan lebih populer dari sebelumnya, mengalahkan seseorang seperti Ricky Hatton."
Senchenko sangat menghormati Hatton, tetapi sepenuhnya berharap memberikan akhir manis dalam karirnya dengan kemenangan. "Ketika saya menjadi juara, Ricky sudah juara dan dia sudah berada di pusat perhatian. Sekarang dia memberikan saya kesempatan ini, itu adalah cerita yang indah."
(nug)