Kata-kata Schumacher jelang pensiun
Senin, 26 November 2012 - 16:16 WIB
Kata-kata Schumacher jelang pensiun
A
A
A
Sindonews.com - Michael Schumacher mengaku senang bisa menyelesaikan balapan terakhirnya dengan baik, meskipun pembalap Mercedes tersebut hanya mampu menempati posisi ketujuh di Grand Prix Brasil, kemarin (25/11).
Pembalap asal Jerman itu, yang telah menjalani karir selama 21 tahun di Formula Satu (F1) dengan meraih 91 kemenangan, memutuskan pensiun untuk kedua kalinya dan ia pernah mengatakan akan menikmati keputusannya tersebut untuk berkumpul bersama keluarga. "Saya pikir itu adalah akhir yang bagus," katanya, seperti dilansir SuperSport, Senin (26/11).
"Saya menyelesaikan balapan yang baik di belakang juara F1, Sebastian Vettel. Saya juga bangga dengan pembalap Red Bull tersebut yang mampu meraih gelar ketiga secara berturut-turut. Selanjutnya, mari kita lihat apa yang terjadi di masa depannya," ujar Schumacher mengenai rekan senegaranya itu. "Emosi saya berada di bawah kendali pada saat ini, mungkin nanti ketika saya memeluk mekanik itu akan menjadi lebih sentimental. Tapi, saya melihat ke depan untuk kehidupan setelah F1 sekarang."
"Ini merupakan tantangan yang cukup besar dalam balapan. Karena jelas saya punya beberapa pengalaman buruk ketika memutuskan untuk kembali ke jalur balapan pada 2006 lalu. Namun, untungnya saya memiliki sifat tidak menyerah dan selalu berusaha untuk mencari solusi," tambahnya.
Pembalap asal Jerman itu, yang telah menjalani karir selama 21 tahun di Formula Satu (F1) dengan meraih 91 kemenangan, memutuskan pensiun untuk kedua kalinya dan ia pernah mengatakan akan menikmati keputusannya tersebut untuk berkumpul bersama keluarga. "Saya pikir itu adalah akhir yang bagus," katanya, seperti dilansir SuperSport, Senin (26/11).
"Saya menyelesaikan balapan yang baik di belakang juara F1, Sebastian Vettel. Saya juga bangga dengan pembalap Red Bull tersebut yang mampu meraih gelar ketiga secara berturut-turut. Selanjutnya, mari kita lihat apa yang terjadi di masa depannya," ujar Schumacher mengenai rekan senegaranya itu. "Emosi saya berada di bawah kendali pada saat ini, mungkin nanti ketika saya memeluk mekanik itu akan menjadi lebih sentimental. Tapi, saya melihat ke depan untuk kehidupan setelah F1 sekarang."
"Ini merupakan tantangan yang cukup besar dalam balapan. Karena jelas saya punya beberapa pengalaman buruk ketika memutuskan untuk kembali ke jalur balapan pada 2006 lalu. Namun, untungnya saya memiliki sifat tidak menyerah dan selalu berusaha untuk mencari solusi," tambahnya.
(nug)