Pato pasang harga tinggi, Persibangga pikir-pikir
Selasa, 27 November 2012 - 13:02 WIB
Pato pasang harga tinggi, Persibangga pikir-pikir
A
A
A
Sindonews.com - Persibangga Purbalingga tertarik merekrut legiun asing asal Chili, Patricio Jimenez untuk musim depan. Namun, banderol sebesar Rp550 juta per musim yang diminta pemain bernama lengkap Muhammad Patricio Jimenez Diaz tersebut membuat tim promosi Divisi Utama ini berpikir dua kali.
General Manager Persibangga, Rokhman Supriyadi, mengakui, tim Laskar Soedirman kepincut dengan aksi yang ditunjukkan Pato -sapaan akrab Patricio Jimenez- saat laga beruji coba kontra Perseman Manokwari belum lama ini. Di laga tersebut, Pato mencetak satu gol cantik lewat tendangan bebas sekaligus membawa kemenangan 2-1 untuk tim kebanggan publik Purbalingga. "Jujur saja, kami tertarik merektrutnya. Besok kami akan bernegoisasi soal kontrak dengan Jimenez," katanya, Selasa (27/11).
Menurut dia, Pato sudah mematok banderol Rp550 juta per musim kepada tim mana pun yang ingin menggunakan jasanya. "Kualitasnya memang bagus, tapi harganya tinggi mengingat usianya sudah tidak muda lagi. Kami akan mencoba melobinya agar nilai kontraknya bisa turun. Keputusannya besok," terangnya.
Rokhman mengungkapkan bahwa ada alternatif pemain asing yang lain apabila Persibangga gagal merekrut libero kelahiran 23 Juni 1975 itu. Persibangga akan mengalihkan perhatiannya ke Anderson da Silva, mantan libero Persik Kediri. Yang bersangkutan juga bakal dijajal Persibangga saat meladeni Persegres Gresik di laga uji coba yang digelar hari ini di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga.
Manajemen akan membandingkan kualitas antara Pato dan Anderson da Silva. Kemampuan dalam menjangkau nilai kontrak menjadi pertimbangan utama manajemen dalam memilih pemain. "Keduanya berposisi sebagai libero atau stoper. Hanya satu yang akan kita ambil. Pertimbangan utamanya adalah nilai kontrak yang bisa kita jangkau," kata Rokhman.
Pada laga persahabatan kontra Perseman lalu, sebenarnya Persibangga menjajal tiga legiun asing yang diproyeksi menjadi skuad musim depan. Selain menjajal Pato, Persibangga juga memainkan eks striker Persiku Kudus, Peter Kuok, dan gelandang asal Kamerun, Mboum Ellie. Sayangnya, Mboum dan Peter gagal merebut hati manajemen Persibangga. "Dari tiga pemain asing yang kita jajal lawan Perseman, hanya Patrico Jimenez yang kualitasnya bagus. Mboum dan Peter kualitasnya buruk, sehingga langsung kami kembalikan kepada agen. Kalau kami merekrut pemain impor, kualitasnya harus di atas pemain domestik," pungkas Rokhman.
General Manager Persibangga, Rokhman Supriyadi, mengakui, tim Laskar Soedirman kepincut dengan aksi yang ditunjukkan Pato -sapaan akrab Patricio Jimenez- saat laga beruji coba kontra Perseman Manokwari belum lama ini. Di laga tersebut, Pato mencetak satu gol cantik lewat tendangan bebas sekaligus membawa kemenangan 2-1 untuk tim kebanggan publik Purbalingga. "Jujur saja, kami tertarik merektrutnya. Besok kami akan bernegoisasi soal kontrak dengan Jimenez," katanya, Selasa (27/11).
Menurut dia, Pato sudah mematok banderol Rp550 juta per musim kepada tim mana pun yang ingin menggunakan jasanya. "Kualitasnya memang bagus, tapi harganya tinggi mengingat usianya sudah tidak muda lagi. Kami akan mencoba melobinya agar nilai kontraknya bisa turun. Keputusannya besok," terangnya.
Rokhman mengungkapkan bahwa ada alternatif pemain asing yang lain apabila Persibangga gagal merekrut libero kelahiran 23 Juni 1975 itu. Persibangga akan mengalihkan perhatiannya ke Anderson da Silva, mantan libero Persik Kediri. Yang bersangkutan juga bakal dijajal Persibangga saat meladeni Persegres Gresik di laga uji coba yang digelar hari ini di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga.
Manajemen akan membandingkan kualitas antara Pato dan Anderson da Silva. Kemampuan dalam menjangkau nilai kontrak menjadi pertimbangan utama manajemen dalam memilih pemain. "Keduanya berposisi sebagai libero atau stoper. Hanya satu yang akan kita ambil. Pertimbangan utamanya adalah nilai kontrak yang bisa kita jangkau," kata Rokhman.
Pada laga persahabatan kontra Perseman lalu, sebenarnya Persibangga menjajal tiga legiun asing yang diproyeksi menjadi skuad musim depan. Selain menjajal Pato, Persibangga juga memainkan eks striker Persiku Kudus, Peter Kuok, dan gelandang asal Kamerun, Mboum Ellie. Sayangnya, Mboum dan Peter gagal merebut hati manajemen Persibangga. "Dari tiga pemain asing yang kita jajal lawan Perseman, hanya Patrico Jimenez yang kualitasnya bagus. Mboum dan Peter kualitasnya buruk, sehingga langsung kami kembalikan kepada agen. Kalau kami merekrut pemain impor, kualitasnya harus di atas pemain domestik," pungkas Rokhman.
(nug)