Romelu Lukaku jadi korban perilaku rasial
Rabu, 28 November 2012 - 03:38 WIB
Romelu Lukaku jadi korban perilaku rasial
A
A
A
Sindonews.com - Striker West Bromwich Albion Romelu Lukaku telah menjadi korban tindakan rasial dari fans Sunderland yang telah menirukan gerakan monyet saat ia mencetak gol. Saat ini pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus tersebut dimana ada barang bukti photo yang memperlihatkan fans Sunderland memang benar melakukan tindakan rasial.
Insiden tersebut terjadi ketikan pemain pinjaman dari Chelsea itu mencetak gol untuk timnya yang kemudian meraih kemenangan 4-2 atas Sunderland di Stadium of Light akhir pekan kemarin. Pihak Polisi Northumbria juga mengkonfirmasi apabila melihat gerakan rasial yang telah dilakukan penonton dan Sunderland mengaku akan bekerja sama untuk menyelidiki kasus tersebut.
"Sunderland menerapkan kebijakan yang tidak mentoleransi terhadap tindkan rasisme dan perilaku anti-sosial semacamnya. Tentu saja kami akan bekerjasama dengan polisi untuk sepenuhnya menyelidiki insiden tersebut," ungkap juru bicara Sunderland, seperti dilansir Soccerway, Rabu (28/11/2012).
Sementara itu kepala eksekutif kelompok anti rasisme yang bernama Show Racism the Red Card (SRTRC), Ged Grebby menyambut positif penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian bersama Sunderland. "Kami menyambut baik berita bahwa Sunderland dan polisi Northumbria telah mengumumkan mereka akan menyelidiki kasus ini," tandasnya.
Insiden tersebut terjadi ketikan pemain pinjaman dari Chelsea itu mencetak gol untuk timnya yang kemudian meraih kemenangan 4-2 atas Sunderland di Stadium of Light akhir pekan kemarin. Pihak Polisi Northumbria juga mengkonfirmasi apabila melihat gerakan rasial yang telah dilakukan penonton dan Sunderland mengaku akan bekerja sama untuk menyelidiki kasus tersebut.
"Sunderland menerapkan kebijakan yang tidak mentoleransi terhadap tindkan rasisme dan perilaku anti-sosial semacamnya. Tentu saja kami akan bekerjasama dengan polisi untuk sepenuhnya menyelidiki insiden tersebut," ungkap juru bicara Sunderland, seperti dilansir Soccerway, Rabu (28/11/2012).
Sementara itu kepala eksekutif kelompok anti rasisme yang bernama Show Racism the Red Card (SRTRC), Ged Grebby menyambut positif penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian bersama Sunderland. "Kami menyambut baik berita bahwa Sunderland dan polisi Northumbria telah mengumumkan mereka akan menyelidiki kasus ini," tandasnya.
(akr)