Dahlan Iskan ingin BUMN biayai sepak bola Indonesia
Rabu, 28 November 2012 - 14:28 WIB
Dahlan Iskan ingin BUMN biayai sepak bola Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan berkeinginan agar perusahaan berpelat merah (BUMN) ikut berperan aktif dalam memajukan sepak bola Indonesia. Bahkan Dahlan menilai sepak bola Indonesia bisa hidup dan besar jika dibiayai oleh BUMN.
"Sebenarnya saya ingin, tapi saya tidak bisa menginstruksikan mereka (BUMN) untuk membiayai PSSI," kata Dahlan seusai rapat pimpinan di gedung PT Pembangunan Perumahan (PP) persero, Jakarta, 27 November 2012.
Menurutnya, BUMN yang mampu membiayai dunia sepak bola Indonesia saat ini baru PT PLN, karena pamasukan PLN sudah besar.
"PLN layak memotori itu. Karena PLN kan skalanya Rp 150 triliun. BUMN bisa ngangkat sepak bola Indonesia. Tapi direksinya tidak punya passion (keinginan) ke sepak bola. Saya tidak bisa memaksa. Pertamina juga bisa, tapi saya lihat pemimpinnya tidak punya keinginan," ujarnya.
Menurut Dahlan yang juga mantan Manager Persebaya ini, BUMN yang bisa menghidupi PSSI adalah PLN. Namun walaupun demikian, setelah jadi menteri, Dahlan tidak bisa menginstruksikan kepada PLN karena otoritas berada di tangan Dirut PLN Nur Pramudji.
"Pertamina juga bisa. Tapi saya lihat pemimpinnya tidak punya keinginan, PLN juga pemimpinnya belum," kata Dahlan.
Di sisi lain, meski Dahlan melihat ada semangat Garuda Indonesia untuk membiayai PSSi, namun dia berpendapat maskapai tersebut belum layak untuk menghidupi PSSI. "Tapi Garuda Indonesia belum boleh walaupun Garuda saya lihat punya passion ke arah situ," pungkasnya.
"Sebenarnya saya ingin, tapi saya tidak bisa menginstruksikan mereka (BUMN) untuk membiayai PSSI," kata Dahlan seusai rapat pimpinan di gedung PT Pembangunan Perumahan (PP) persero, Jakarta, 27 November 2012.
Menurutnya, BUMN yang mampu membiayai dunia sepak bola Indonesia saat ini baru PT PLN, karena pamasukan PLN sudah besar.
"PLN layak memotori itu. Karena PLN kan skalanya Rp 150 triliun. BUMN bisa ngangkat sepak bola Indonesia. Tapi direksinya tidak punya passion (keinginan) ke sepak bola. Saya tidak bisa memaksa. Pertamina juga bisa, tapi saya lihat pemimpinnya tidak punya keinginan," ujarnya.
Menurut Dahlan yang juga mantan Manager Persebaya ini, BUMN yang bisa menghidupi PSSI adalah PLN. Namun walaupun demikian, setelah jadi menteri, Dahlan tidak bisa menginstruksikan kepada PLN karena otoritas berada di tangan Dirut PLN Nur Pramudji.
"Pertamina juga bisa. Tapi saya lihat pemimpinnya tidak punya keinginan, PLN juga pemimpinnya belum," kata Dahlan.
Di sisi lain, meski Dahlan melihat ada semangat Garuda Indonesia untuk membiayai PSSi, namun dia berpendapat maskapai tersebut belum layak untuk menghidupi PSSI. "Tapi Garuda Indonesia belum boleh walaupun Garuda saya lihat punya passion ke arah situ," pungkasnya.
(wbs)