Sepak bola lokal belum dikembangkan
Kamis, 29 November 2012 - 11:16 WIB
Sepak bola lokal belum dikembangkan
A
A
A
Sindonews.com - Persepakbolaan di Kota Tegal masih belum dikembangkan. Sehingga Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kota Tegal berkomitmen untuk menggiatkan sepak bola lokal agar bisa berkembang menuju kancah nasional.
Ketua Pengcab PSSI Kota Tegal Ikmal Jaya mengatakan, pihaknya akan kembali memaksimalkan potensi sepak bola lokal yang selama ini masih terkesan pasif. Oleh karenanya, sejumlah program PSSI Pengcab Tegal yang kurang efektif akan segera disingkirkan dan yang bagus akan dilanjutkan.
Saat ini, Tegal masih bermain di Divisi 3. Sehingga ke depan ditargetkan agar sepak bola Tegal bisa masuk ke divisi utama. Sejumlah pihak yang terlibat dalam jajaran pengurus cabang harus ikut serta mendukung. "Maka tidak ada alasan lagi selain memajukan sepak bola lokal. Mari kita buktikan," ujar Ikmal, Kamis (29/11/2012).
Pihaknya juga meminta saran dan masukan dari pengurus provinsi guna memajukan sepak bola lokal. Termasuk memberikan dukungan agar Tegal mempunyai sarana stadion skala nasional. "Kami akan upayakan stadion skala nasional ada di Tegal," terangnya.
Lantaran, saat ini pemerintah daerah masih mempunyai tanah atau lahan yang luas. Sehingga itu akan memungkinkan untuk membangun stadion sepak bola skala nasional. Tekad itu bukan tidak main-main mengingat geliat sepak bola di Tegal termasuk tinggi atau seperti tenis. Sebab, dalam satu kelurahan di Tegal, setidaknya berdiri 24 klub sepak bola. "Artinya, masyarakat respek terhadap olahraga ini. Sama seperti tenis. Beberapa pemain tenis nasional berasal dari Tegal," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Koni Kota Tegal Hartono Santoso menyampaikan, saat ini di Kota Tegal ada sekitar 26 cabang olahraga. 24 di antaranya merupakan cabang olahraga yang aktif. Pihaknya mengharapkan PSSI Tegal bisa membangkitkan semangat sepak bola lokal supaya lebih berkembang.
"Karena sampai saat ini belum ada klub lokal yang patut dibanggakan di kancah regional atau nasional," tandasnya.
PSSI diharapkan bisa mensolidkan jajarannya, sehingga bisa mengembangkan sepak bola lokal. Salah satunya dengan membina sepak bola kepada anak usia dini. "Pembibitan harus segera dimulai," pungkasnya.
Ketua Pengcab PSSI Kota Tegal Ikmal Jaya mengatakan, pihaknya akan kembali memaksimalkan potensi sepak bola lokal yang selama ini masih terkesan pasif. Oleh karenanya, sejumlah program PSSI Pengcab Tegal yang kurang efektif akan segera disingkirkan dan yang bagus akan dilanjutkan.
Saat ini, Tegal masih bermain di Divisi 3. Sehingga ke depan ditargetkan agar sepak bola Tegal bisa masuk ke divisi utama. Sejumlah pihak yang terlibat dalam jajaran pengurus cabang harus ikut serta mendukung. "Maka tidak ada alasan lagi selain memajukan sepak bola lokal. Mari kita buktikan," ujar Ikmal, Kamis (29/11/2012).
Pihaknya juga meminta saran dan masukan dari pengurus provinsi guna memajukan sepak bola lokal. Termasuk memberikan dukungan agar Tegal mempunyai sarana stadion skala nasional. "Kami akan upayakan stadion skala nasional ada di Tegal," terangnya.
Lantaran, saat ini pemerintah daerah masih mempunyai tanah atau lahan yang luas. Sehingga itu akan memungkinkan untuk membangun stadion sepak bola skala nasional. Tekad itu bukan tidak main-main mengingat geliat sepak bola di Tegal termasuk tinggi atau seperti tenis. Sebab, dalam satu kelurahan di Tegal, setidaknya berdiri 24 klub sepak bola. "Artinya, masyarakat respek terhadap olahraga ini. Sama seperti tenis. Beberapa pemain tenis nasional berasal dari Tegal," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Koni Kota Tegal Hartono Santoso menyampaikan, saat ini di Kota Tegal ada sekitar 26 cabang olahraga. 24 di antaranya merupakan cabang olahraga yang aktif. Pihaknya mengharapkan PSSI Tegal bisa membangkitkan semangat sepak bola lokal supaya lebih berkembang.
"Karena sampai saat ini belum ada klub lokal yang patut dibanggakan di kancah regional atau nasional," tandasnya.
PSSI diharapkan bisa mensolidkan jajarannya, sehingga bisa mengembangkan sepak bola lokal. Salah satunya dengan membina sepak bola kepada anak usia dini. "Pembibitan harus segera dimulai," pungkasnya.
(wbs)