Ini alasan Nemanja Obric berlabuh di PBR
Jum'at, 30 November 2012 - 18:54 WIB
Ini alasan Nemanja Obric berlabuh di PBR
A
A
A
Sindonews.com - Legiun asing asal Serbia Nemanja Obric mengaku senang bisa kembali berkarir di ranah sepak bola Indonesia. Terlebih ketika dia berlabuh di Pelita Bandung Raya, tim dari salah satu kota kiblat sepak bola nasional.
Menurutnya, hal ini bisa menunjang kelangsungan karirnya dalam memainkan si kulit bundar. Sebelum bergabung di bawah asuhan pelatih Simon McMenemy, Obric menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk beristirahat di negara asalnya.
Pemain berposisi gelandang ini sempat mengalami cedera di bagian punggung saat membela Mitra Kutai Kartanegara. Setelah kembali ke Indonesia, Obric mengaku harus beradaptasi lagi dengan cuaca tanah air yang berbeda dengan Serbia.
''Saya sangat senang kembali ke Indonesia dan berada di tim ini. Cedera punggung saya sudah tidak masalah, dan sudah bisa bermain seperti biasa. Selama lima bulan di negara asal, saya berlatih sendiri dengan pelatih pribadi. Dan karena itu saat ini saya membutuhkan adaptasi dengan cuaca di Indonesia, mungkin membutuhkan waktu sekitar dua minggu,” tutur Obric.
Ditanya mengapa memilih Pelita Bandung Raya, dia mengaku sosok pelatih Simon yang menumbuhkan minatnya. Setelah kontraknya bersama Mitra Kukar berakhir beberapa waktu lalu, dia pun mendapat ajakan dari Simon untuk membela tim ini. Tanpa banyak bicara, Obric langsung menerima ajakan pelatih yang juga mengarsitekinya di Mitra Kukar pada ISL musim lalu itu.
''Akhir bulan Oktober kontrak saya bersama Mitra Kukar habis, dan saat itu beberapa tim langsung menunjukkan niat untuk meminang saya. Tapi ada beberapa hal yang membuat saya tidak segera memberikan jawaban. Beberapa waktu kemudian pelatih Simon mengajak saya untuk bergabung di Pelita Bandung Raya, dan saya langsung mau karena membayangkan hal berbeda di tim ini,” tutur Obric.
Melihat komposisi pemain yang menghuni Pelita Bandung Raya, Obric mengaku optimistis tim ini bisa berbicara banyak di kancah Indonesia Super League (ISL) musim depan. Menurutnya, kesebelasan yang mayoritas beranggotakan pesepak bola muda memiliki potensi besar untuk berkembang. Dia pun mengaku siap bermain habis-habisan untuk tim yang pernah berjaya di dekade 90-an tersebut.
''Saya optimistis tim ini bisa menunjukkan permainan bagus hingga bersaing dengan tim lain di liga Indonesia. Banyak pemain muda di sini yang memiliki kemampuan baik, ini potensi yang sangat bagus dan menguntungkan untuk perkembangan Pelita Bandung Raya di masa-masa mendatang,” ujarnya.
Menurutnya, hal ini bisa menunjang kelangsungan karirnya dalam memainkan si kulit bundar. Sebelum bergabung di bawah asuhan pelatih Simon McMenemy, Obric menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk beristirahat di negara asalnya.
Pemain berposisi gelandang ini sempat mengalami cedera di bagian punggung saat membela Mitra Kutai Kartanegara. Setelah kembali ke Indonesia, Obric mengaku harus beradaptasi lagi dengan cuaca tanah air yang berbeda dengan Serbia.
''Saya sangat senang kembali ke Indonesia dan berada di tim ini. Cedera punggung saya sudah tidak masalah, dan sudah bisa bermain seperti biasa. Selama lima bulan di negara asal, saya berlatih sendiri dengan pelatih pribadi. Dan karena itu saat ini saya membutuhkan adaptasi dengan cuaca di Indonesia, mungkin membutuhkan waktu sekitar dua minggu,” tutur Obric.
Ditanya mengapa memilih Pelita Bandung Raya, dia mengaku sosok pelatih Simon yang menumbuhkan minatnya. Setelah kontraknya bersama Mitra Kukar berakhir beberapa waktu lalu, dia pun mendapat ajakan dari Simon untuk membela tim ini. Tanpa banyak bicara, Obric langsung menerima ajakan pelatih yang juga mengarsitekinya di Mitra Kukar pada ISL musim lalu itu.
''Akhir bulan Oktober kontrak saya bersama Mitra Kukar habis, dan saat itu beberapa tim langsung menunjukkan niat untuk meminang saya. Tapi ada beberapa hal yang membuat saya tidak segera memberikan jawaban. Beberapa waktu kemudian pelatih Simon mengajak saya untuk bergabung di Pelita Bandung Raya, dan saya langsung mau karena membayangkan hal berbeda di tim ini,” tutur Obric.
Melihat komposisi pemain yang menghuni Pelita Bandung Raya, Obric mengaku optimistis tim ini bisa berbicara banyak di kancah Indonesia Super League (ISL) musim depan. Menurutnya, kesebelasan yang mayoritas beranggotakan pesepak bola muda memiliki potensi besar untuk berkembang. Dia pun mengaku siap bermain habis-habisan untuk tim yang pernah berjaya di dekade 90-an tersebut.
''Saya optimistis tim ini bisa menunjukkan permainan bagus hingga bersaing dengan tim lain di liga Indonesia. Banyak pemain muda di sini yang memiliki kemampuan baik, ini potensi yang sangat bagus dan menguntungkan untuk perkembangan Pelita Bandung Raya di masa-masa mendatang,” ujarnya.
(aww)