PPLP Jabar godok pesenam andal
Senin, 03 Desember 2012 - 23:48 WIB
PPLP Jabar godok pesenam andal
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 12 atlet senam di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jabar mengintensifkan latihan menjelang Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Sukabumi, Desember ini. Pelatih senam PPLP Jabar, Sri Wahyuni mengaku, para atletya saat ini setiap hari berlatih guna mencapai hasil maksimal saat Kejurda nanti. Karena belum punya tempat latihan sendiri, mereka latihan di sarana senam Persani, Jalan Tera Bandung.
"Semua atlet yang akan turun di Kejurda berjumlah 12 orang. Latihan tetap berjalan, tapi gantian karena belum punya sarana sendiri," katanya.
Menurut Sri, para atlet tersebut nantinya akan memperkuat daerhnya masing-masing. Namun meskipun begitu, dia berharap ke 12 atlet yang tengh melakukan persiapan saat ini semuanya bisa meraih medali untuk daerahnya masing-masing.
"Dalam kejuaraan tersebut, mereka akan memperkuat daerahnya masing-masing. Tapi saya harap mereka semua meraih medali untuk daerahnya. Apalagi untuk tingkat Jabar, mereka diharapkan tetap selalu menjadi nomor satu," ujarnya.
Sri menilai, para atlet muda itu juga merupakan kaderisasi untuk dipersiapkan diberbagai kejuaraan dan membela kontingen Jabar. Pasalnya PPLP Jabar memberikan kontribusi besar bagi Jabar. Terutama dalam Pekan Olahraga Nasional (PON).
Buktinya atlet senam yang turun dalam PON XVIII Riau 2012 lalu seluruhnya alumni PPLP Jabar. Atlet pelatda yang turun dalam PON Riau 2012, berjumlah 11 orang, 4 atlet putra dan 7 atlet putri.
''PPLP senam cukup memberikan kontribusi bagi Jabar di berbagai even nasional seperti PON. Bahkan peraih emas PON Riau, Beby Pelany Pravity merupakan alumnus PPLP Jabar,” katanya.
Menurut Sri, para atlet muda Jabar cukup memiliki potensi, sehingga pihaknya akan terus melakukan pembinaan secara berkesinambungan dan dilaksanakan secara maksimal, sehingga bibit-bibit atlet Jabar bermunculan.
''Saya lihat atlet-atlet yang masih belia ini memiliki potensi yang bagus. Tinggal nanti kita terus bina, tentunya dengan dukungan dari semua pihak. Insya Allah mereka bisa memberikan yang terbaik untuk Jabar dan untuk daerahnya,” kata Sri.
Sri juga menambahkan, keberhasilan pembinaan dan prestasi dari cabang olahraga tidak terlepas dari sarana dan prasarana latihan representatif saat berlatih. Untuk itu, dia berharap ada perhatian dari pemerintah daerah untuk memperhatikan sarana dan prasarana untuk latihan para pesenam Jabar.
''Keberhasilan pembinaan kan tidak terlepas dari sarana dan prasarana yang baik untuk berlatih para atlet. Saya berharap ada perhatian dari pemerintah untuk tempat latihan senam yang lebih representatif. Karena bagaimanapun juga para atlet berjuang untuk Jabar,” pungkasnya.
"Semua atlet yang akan turun di Kejurda berjumlah 12 orang. Latihan tetap berjalan, tapi gantian karena belum punya sarana sendiri," katanya.
Menurut Sri, para atlet tersebut nantinya akan memperkuat daerhnya masing-masing. Namun meskipun begitu, dia berharap ke 12 atlet yang tengh melakukan persiapan saat ini semuanya bisa meraih medali untuk daerahnya masing-masing.
"Dalam kejuaraan tersebut, mereka akan memperkuat daerahnya masing-masing. Tapi saya harap mereka semua meraih medali untuk daerahnya. Apalagi untuk tingkat Jabar, mereka diharapkan tetap selalu menjadi nomor satu," ujarnya.
Sri menilai, para atlet muda itu juga merupakan kaderisasi untuk dipersiapkan diberbagai kejuaraan dan membela kontingen Jabar. Pasalnya PPLP Jabar memberikan kontribusi besar bagi Jabar. Terutama dalam Pekan Olahraga Nasional (PON).
Buktinya atlet senam yang turun dalam PON XVIII Riau 2012 lalu seluruhnya alumni PPLP Jabar. Atlet pelatda yang turun dalam PON Riau 2012, berjumlah 11 orang, 4 atlet putra dan 7 atlet putri.
''PPLP senam cukup memberikan kontribusi bagi Jabar di berbagai even nasional seperti PON. Bahkan peraih emas PON Riau, Beby Pelany Pravity merupakan alumnus PPLP Jabar,” katanya.
Menurut Sri, para atlet muda Jabar cukup memiliki potensi, sehingga pihaknya akan terus melakukan pembinaan secara berkesinambungan dan dilaksanakan secara maksimal, sehingga bibit-bibit atlet Jabar bermunculan.
''Saya lihat atlet-atlet yang masih belia ini memiliki potensi yang bagus. Tinggal nanti kita terus bina, tentunya dengan dukungan dari semua pihak. Insya Allah mereka bisa memberikan yang terbaik untuk Jabar dan untuk daerahnya,” kata Sri.
Sri juga menambahkan, keberhasilan pembinaan dan prestasi dari cabang olahraga tidak terlepas dari sarana dan prasarana latihan representatif saat berlatih. Untuk itu, dia berharap ada perhatian dari pemerintah daerah untuk memperhatikan sarana dan prasarana untuk latihan para pesenam Jabar.
''Keberhasilan pembinaan kan tidak terlepas dari sarana dan prasarana yang baik untuk berlatih para atlet. Saya berharap ada perhatian dari pemerintah untuk tempat latihan senam yang lebih representatif. Karena bagaimanapun juga para atlet berjuang untuk Jabar,” pungkasnya.
(aww)