Diego meninggal, polisi didesak usut PSSI dan Persis Solo
Selasa, 04 Desember 2012 - 22:43 WIB
Diego meninggal, polisi didesak usut PSSI dan Persis Solo
A
A
A
Sindonews.com - Pihak Kepolisian diminta segera mengusut kasus kematian pemain bola Persis Solo Diego Mendieta. Sebab, pemain Paraguay itu meninggal dunia karena tidak mampu membiayai pengobatan sebagai akibat belum dibayarkannya gajinya selama empat bulan oleh Persis Solo.
Menurut ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S. Pane, ada dua hal mengapa Polri harus memeriksa kasus kematian Diego ini dengan serius. Pertama, Persis Solo klub tempat Diego bermain telah melakukan pelanggaran Pasal Penipuan. Dalam hal ini Persis Solo tidak membayar gaji Diego selama empat bulan. Kedua, Persis Solo telah melakukan kelalaian hingga menyebabkan seseorang (Diego) meninggal dunia.
"Pihak Kepolisian harus pula memeriksa para Pengurus PT Liga Indonesia, PSSI dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Ketiga lembaga tersebut telah melakukan kelalaian dan tidak menjalankan tugasnya dengan maksimal hingga menyebabkan kematian Diego," tutur Neta kepada sindonews Selasa (4/12/2012)
Sebelumnya, pemain Persis Solo Diego Mendieta menyita perhatian publik. Bagaimana tidak, kabar meninggalnya pesepak bola profesional asal Paraguay, Amerika Latin itu karena terbatasnya biaya pengobatan karena gajinya yang tak kunjung dibayar pihak klub Persis Solo.
Tak hanya berhenti sampai disitu, bahkan kini setelah ia meninggal jenazahnya pun masih terkatung-katung di RS dr. Moewardi karena biaya pemulangan belum ada. Miris dengan kondisi ini, PSSI pun siap bertanggung jawab atas kasus yang menyedihkan ini dengan membantu pembiayaan pemulangan Mendieta ke Paraguay.
Menurut ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S. Pane, ada dua hal mengapa Polri harus memeriksa kasus kematian Diego ini dengan serius. Pertama, Persis Solo klub tempat Diego bermain telah melakukan pelanggaran Pasal Penipuan. Dalam hal ini Persis Solo tidak membayar gaji Diego selama empat bulan. Kedua, Persis Solo telah melakukan kelalaian hingga menyebabkan seseorang (Diego) meninggal dunia.
"Pihak Kepolisian harus pula memeriksa para Pengurus PT Liga Indonesia, PSSI dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Ketiga lembaga tersebut telah melakukan kelalaian dan tidak menjalankan tugasnya dengan maksimal hingga menyebabkan kematian Diego," tutur Neta kepada sindonews Selasa (4/12/2012)
Sebelumnya, pemain Persis Solo Diego Mendieta menyita perhatian publik. Bagaimana tidak, kabar meninggalnya pesepak bola profesional asal Paraguay, Amerika Latin itu karena terbatasnya biaya pengobatan karena gajinya yang tak kunjung dibayar pihak klub Persis Solo.
Tak hanya berhenti sampai disitu, bahkan kini setelah ia meninggal jenazahnya pun masih terkatung-katung di RS dr. Moewardi karena biaya pemulangan belum ada. Miris dengan kondisi ini, PSSI pun siap bertanggung jawab atas kasus yang menyedihkan ini dengan membantu pembiayaan pemulangan Mendieta ke Paraguay.
(wbs)