FIFA minta Menpora tegas atasi konflik PSSI
Rabu, 05 Desember 2012 - 00:55 WIB
FIFA minta Menpora tegas atasi konflik PSSI
A
A
A
Sindonews.com - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) geram dengan konflik yang terus terjadi di sepak bola Indonesia. Karena itu, FIFA mendesak agar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mewakili pemerintah untuk lebih tegas.
Permintaan tersebut seperti yang tertuang dalam surat Sekretaris Jenderal (Sekjen) FIFA, Jerome Valcke. Deputi Sekjen PSSI Tondo Widodo mengatakan, dalam surat tersebut, Valcke mengingatkan Menpora Andi Mallarangeng untuk lebih tegas dalam menanggapi kisruh persepakbolaan nasional.
"Yang jelas Menpora harus bisa bersikap tegas dalam menyelesaikan permasalahan ini. Ini bukanlah sebuah intervensi. Menpora diharapkan bisa menyelesaikan permasalahan di sepak bola kita," Tutur Tondo, kepada sindonews, 4 Desember 2012.
Dalam kesempatan tersebut, Tondo juga mengungkapkan bahwa pihaknya masih akan menunggu apa yang akan dihasilkan dari Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang akan berlangsung Senin (10/12) mendatang.
"PSSI juga akan mengundang voter Kongres Solo lalu untuk membahas penyelesaian permasalahan sepak bola Indonesia," pungkasnya
Permintaan tersebut seperti yang tertuang dalam surat Sekretaris Jenderal (Sekjen) FIFA, Jerome Valcke. Deputi Sekjen PSSI Tondo Widodo mengatakan, dalam surat tersebut, Valcke mengingatkan Menpora Andi Mallarangeng untuk lebih tegas dalam menanggapi kisruh persepakbolaan nasional.
"Yang jelas Menpora harus bisa bersikap tegas dalam menyelesaikan permasalahan ini. Ini bukanlah sebuah intervensi. Menpora diharapkan bisa menyelesaikan permasalahan di sepak bola kita," Tutur Tondo, kepada sindonews, 4 Desember 2012.
Dalam kesempatan tersebut, Tondo juga mengungkapkan bahwa pihaknya masih akan menunggu apa yang akan dihasilkan dari Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang akan berlangsung Senin (10/12) mendatang.
"PSSI juga akan mengundang voter Kongres Solo lalu untuk membahas penyelesaian permasalahan sepak bola Indonesia," pungkasnya
(wbs)