Jeda pertandingan, Dortmund-City sama kuat
Rabu, 05 Desember 2012 - 03:43 WIB
Jeda pertandingan, Dortmund-City sama kuat
A
A
A
Sindonews.com - Manchester City memburu poin penuh ketika bertandang ke Signal-Iduna-Park, Rabu dini hari (5/12), untuk menantang juara Bundesliga Jerman, Borussia Dortmund, yang sudah memastikan diri lolos ke fase gugur.
Tiga poin dibutuhkan oleh City guna mendapat peluang untuk bisa bermain di Liga Europa, sebab tim asuhan Roberto Mancini sudah dipastikan gagal melaju ke babak 16 besar. Selain harus mendapatkan poin maksimal, The Citizen juga berharap Ajax Amsterdam tersandung ketika tandang ke markas Real Madrid dalam waktu sama.
Setelah peluit pertama dibunyikan, City langsung tampil menggebrak. City kali ini membangkucadangkan Sergio Aguero, Mancini lebih memilih menurunkan Edin Dzeko dan Carlos Tevez. Di awal pertandingan, City mendapatkan peluang pertama melalui tendangan bebas, namun set piece Barry disundul keluar oleh Grosskreutz.
Giliran tuan rumah menjawab serangan pertama City, lewat memainkan bola yang menjadi andalannya, para pemain Dortmund melakukan umpan pendek satu dua, tapi masih belum membuahkan hasil. Selanjutnya, kedua tim saling melakukan jual beli serangan, dan sejauh itu juga masih belum membuahkan hasil.
Lima menit menjelang pertandingan paruh pertama berakhir, kedua tim semakin memanas. Akan tetapi, ketika wasit Maić meniupkan peluit panjang tanda pertandingan babak pertama berakhir, skor masih tetap imbang 0-0. Sementara di pertandingan lain Grup D, Real Madrid masih unggul 2-0 atas tamunya, Ajax Amsterdam.
Line-up kedua tim
Borussia Dortmund: Roman Weidenfeller; Mats Hummels, Felipe Santana, Marcel Schmelzer; Moritz Leitner, Ilkay Gündogan, Kevin Großkreutz, Oliver Kirch, Ivan Perisic, Marco Reus; Julian Schieber.
Cadangan: Mitchell Langerak; Lukasz Piszczek, Koray Günter; Jakub Blaszczykowski, Mohammad Mustafa Amini, Leonardo Bittencourt; Robert Lewandowski.
Pelatih: Juergen Klopp
Manchester City: Joe Hart; Maicon, Vincent Kompany, Joleon Lescott, Matija Nastasic; Samir Nasri, Scott Sinclair, Javi García, Gareth Barry; Edin Dzeko, Carlos Tévez.
Cadangan: Costel Pantilimon; P. Zabaleta; Courtney Meppen-Walters, George Evans; Sergio Agüero, Mario Balotelli, Alex Tchuimeni-Nimely.
Pelatih: Roberto Mancini.
Tiga poin dibutuhkan oleh City guna mendapat peluang untuk bisa bermain di Liga Europa, sebab tim asuhan Roberto Mancini sudah dipastikan gagal melaju ke babak 16 besar. Selain harus mendapatkan poin maksimal, The Citizen juga berharap Ajax Amsterdam tersandung ketika tandang ke markas Real Madrid dalam waktu sama.
Setelah peluit pertama dibunyikan, City langsung tampil menggebrak. City kali ini membangkucadangkan Sergio Aguero, Mancini lebih memilih menurunkan Edin Dzeko dan Carlos Tevez. Di awal pertandingan, City mendapatkan peluang pertama melalui tendangan bebas, namun set piece Barry disundul keluar oleh Grosskreutz.
Giliran tuan rumah menjawab serangan pertama City, lewat memainkan bola yang menjadi andalannya, para pemain Dortmund melakukan umpan pendek satu dua, tapi masih belum membuahkan hasil. Selanjutnya, kedua tim saling melakukan jual beli serangan, dan sejauh itu juga masih belum membuahkan hasil.
Lima menit menjelang pertandingan paruh pertama berakhir, kedua tim semakin memanas. Akan tetapi, ketika wasit Maić meniupkan peluit panjang tanda pertandingan babak pertama berakhir, skor masih tetap imbang 0-0. Sementara di pertandingan lain Grup D, Real Madrid masih unggul 2-0 atas tamunya, Ajax Amsterdam.
Line-up kedua tim
Borussia Dortmund: Roman Weidenfeller; Mats Hummels, Felipe Santana, Marcel Schmelzer; Moritz Leitner, Ilkay Gündogan, Kevin Großkreutz, Oliver Kirch, Ivan Perisic, Marco Reus; Julian Schieber.
Cadangan: Mitchell Langerak; Lukasz Piszczek, Koray Günter; Jakub Blaszczykowski, Mohammad Mustafa Amini, Leonardo Bittencourt; Robert Lewandowski.
Pelatih: Juergen Klopp
Manchester City: Joe Hart; Maicon, Vincent Kompany, Joleon Lescott, Matija Nastasic; Samir Nasri, Scott Sinclair, Javi García, Gareth Barry; Edin Dzeko, Carlos Tévez.
Cadangan: Costel Pantilimon; P. Zabaleta; Courtney Meppen-Walters, George Evans; Sergio Agüero, Mario Balotelli, Alex Tchuimeni-Nimely.
Pelatih: Roberto Mancini.
(nug)