Pesilat Jatim sapu bersih TGR
Rabu, 05 Desember 2012 - 23:36 WIB
Pesilat Jatim sapu bersih TGR
A
A
A
Sindonews.com - Awal manis ditorehkan kontingen pencak silat Jawa Timur dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) IV. Di nomor seni Tunggal Ganda Regu (TGR) Jatim berhasil menyapu bersih enam gelar juara dalam partai final yang digelar di GOR Asrama Haji, Sungiang, Makassar, Rabu (5/12).
i nomor tunggal putra gelar juara emas dipersembahkan oleh Syarif Hidayatullah. Disusul tunggal putri melalui gerakan Ayu Kristanti. Gelar juara ketiga di dulang Jatim melalui pasangan ganda putra Fajar dwi Wicaksana- Rizky Novan Ardiansyah. Pasangan ganda putri Jatim, Devi Pramandyah Priadi- Naily Raihanata Yusa juga berhasil menjadi juara.
Dengan hasil ini Jatim berhasil meloloskan seluruh atletnya di nomor TGR dalam POPNAS 2013. Sedangkan nomor final tanding baru akan digelar Kamis (6/12) hari ini, "Anak-anak tampil cukup bagus dan tenang, mereka mampu memperagakan jurus sesuai," kata Pelatih TGR, Sutjipto.
Kegembiraan kubu pencak silat makin lengkap setelah regu putra Jatim yang diperkuat Nizam Umarushalih-Sutan Abdillah dan Luthfi Athallah juga menjadi juara. Sedangkan regu putri yang diperkuat .Yuniar Ken Sari-Fahriza Alvis Syahria-Dian Eka Safitri berhasil menjadi yang terbaik. "Syukurlah kami berhasil meraih juara, semoga prestasi itu bisa berlanjut di Popnas nanti," kata salah satu pesilat TGR Dian Eka Safitri.
Namun Pelatih TGR Jatim Sutjipto berharap para atletnya tidak cepat puas. Sebab, masih ada beberapa kelemahan teknik yang harus diperbaiki. "Setelah ini kita harus kembali berlatih, karena masih ada beberapa kekurangan. Jadi jangan cepat puas, persiangan di POPNAS akan lebih berat, emas Popwil bukan jaminan untuk bisa meraih emas di Popnas," katanya.
Agar bisa meraih juara di Popnas, Sucipto ia berharap para atlet terus berlatih di daerah masing-masing. Selain itu meminta agar Dispora Jatim bisa melakukan persiapan lebih panjang untuk persiapan Popnas. "Idealnya para atlet itu menjalani pemusatan latihan selama sebulan agar kami bisa memperbaiki tekniknya,' kata Sutjipto.
Ditambahkan Sutjipto, rival terberat Jatim pada Popnas 2013 adalah tuan rumah DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali dan pesilat dari daratan Pulau Sumatra. "Saya belum tau kekuatan provinsi lain, tapi di kelompok pelajar kemampuan atlet cukup merata,' kata Sutjipto yang juga pelatih TGR tim PON Jatim.
i nomor tunggal putra gelar juara emas dipersembahkan oleh Syarif Hidayatullah. Disusul tunggal putri melalui gerakan Ayu Kristanti. Gelar juara ketiga di dulang Jatim melalui pasangan ganda putra Fajar dwi Wicaksana- Rizky Novan Ardiansyah. Pasangan ganda putri Jatim, Devi Pramandyah Priadi- Naily Raihanata Yusa juga berhasil menjadi juara.
Dengan hasil ini Jatim berhasil meloloskan seluruh atletnya di nomor TGR dalam POPNAS 2013. Sedangkan nomor final tanding baru akan digelar Kamis (6/12) hari ini, "Anak-anak tampil cukup bagus dan tenang, mereka mampu memperagakan jurus sesuai," kata Pelatih TGR, Sutjipto.
Kegembiraan kubu pencak silat makin lengkap setelah regu putra Jatim yang diperkuat Nizam Umarushalih-Sutan Abdillah dan Luthfi Athallah juga menjadi juara. Sedangkan regu putri yang diperkuat .Yuniar Ken Sari-Fahriza Alvis Syahria-Dian Eka Safitri berhasil menjadi yang terbaik. "Syukurlah kami berhasil meraih juara, semoga prestasi itu bisa berlanjut di Popnas nanti," kata salah satu pesilat TGR Dian Eka Safitri.
Namun Pelatih TGR Jatim Sutjipto berharap para atletnya tidak cepat puas. Sebab, masih ada beberapa kelemahan teknik yang harus diperbaiki. "Setelah ini kita harus kembali berlatih, karena masih ada beberapa kekurangan. Jadi jangan cepat puas, persiangan di POPNAS akan lebih berat, emas Popwil bukan jaminan untuk bisa meraih emas di Popnas," katanya.
Agar bisa meraih juara di Popnas, Sucipto ia berharap para atlet terus berlatih di daerah masing-masing. Selain itu meminta agar Dispora Jatim bisa melakukan persiapan lebih panjang untuk persiapan Popnas. "Idealnya para atlet itu menjalani pemusatan latihan selama sebulan agar kami bisa memperbaiki tekniknya,' kata Sutjipto.
Ditambahkan Sutjipto, rival terberat Jatim pada Popnas 2013 adalah tuan rumah DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali dan pesilat dari daratan Pulau Sumatra. "Saya belum tau kekuatan provinsi lain, tapi di kelompok pelajar kemampuan atlet cukup merata,' kata Sutjipto yang juga pelatih TGR tim PON Jatim.
(aww)