Lega, tim sepak bola Jatim lolos ke Popnas
Kamis, 06 Desember 2012 - 20:47 WIB
Lega, tim sepak bola Jatim lolos ke Popnas
A
A
A
Sindonews.com - Kontingen sepak bola Jatim akhirnya berhasil lolos dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Jakarta pada 2013 mendatang. Ini setelah Muslim Habibi dkk menaklukkan Nusa Tenggara Barat (NTB) 6-2 dalam perebutan tempat ketiga.
Pada pertandingan 2x40 menit yang digelar di Lapangan Dirgantara, Makassar Kamis (6/12) pagi, pemain Jatim tampil lebih tenang dan sabar dalam menghadapi tekanan lawan. Selain itu kinerja lini tengah juga mampu memberikan suplai bola ke depan. Hasilnya pertandingan baru berjalan lima menit, Muslim Habibi berhasil membobol gawang yang dijaga Randika.
Gol cepat itu, memicu semangat para pemain untuk terus menggedor pertahanan lawan yang dikoordinasi oleh M Rifky dan Lazuadi. Beberapa peluang berhasil didapatkan duet striker Jatim, Erik dan Lukis Aji.
Namun baru menit ke 25, Jatim berhasil mengandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui Lukis Aji. Bahkan pemain bernomor punggung 10 itu mencetak quat-trick dengan menambah tiga gol masing-masing dimenit 44',47' dan 56'.
Satu gol lagi dicetak oleh Muslim Habibi menit 52'. "Anak-anak hari ini bermain lebih sabar dan mereka bisa menerapkan strategi dengan baik," kata pelatih Jatim, Hadian Anton Fauzi, SPd usai pertandingan.
Sayangnya, setelah unggul enam gol, para pemain mulai kehilangan konsetrasi. Kesempatan itu dimanfaatkan lawan menekan pertahanan Jatim. Bahkan tim NTB yang mengenakan kostum orange mampu mecetak dua gol melalui tendangan Bagus (60') dan Tajuddin (79'). "Anak-anak terlalu cepat puas dengan hasil tersebut sehingga mereka lengah di 10 menit terakhir," kata Hadian.
Hadian mengakui masih ada kelemahan yang harus segera diperbaiki sebelum berlaga di Popnas, terutama di lini depan. "Saat mendapat peluang mencetak gol, kurang tenang. Intinya kami harus melakukan evaluasi setelah pulang dari Makassar," katanya.
Permasalahan lain beberapa pemain yang dipastikan tidak bisa diturunkan di Popnas karena tahun depan naik kelas tiga SMA. Sehingga tim pelatih juga harus kerja keras menyusun tim lagi. "Kami harus segera mencari pemain pengganti yang kualitasnya lebih baik,"katanya.
Kontingen sepak bola Jatim nyaris tidak lolos Popnas karena di babak semifinal kalah dari Kaltim, 0-1. Untungnya, cabor sepak bola menyediakan tiga tiket Popnas sehingga satu tiket tersisa diperebutkan antara Jatim dan NTB. Selain Jatim dan Kaltim, satu tim yang lolos Popnas dari zona 4 adalah tuan rumah Sulawesi Selatan.
Sementara itu, pelatih NTB, Hamdi Ahmad mengakui timnya bermain buruk, selain itu mereka juga kelelahan. "Stamina drop, selain itu kondisi lapangan tidak bagus, persiapan tim sangat mepet, sehingga dia tidak bisa melihat kemampuan pemain secara menyeluruh. Tim ini dibentuk 10 hari menjelang Popwil," keluhnya.
Pada pertandingan 2x40 menit yang digelar di Lapangan Dirgantara, Makassar Kamis (6/12) pagi, pemain Jatim tampil lebih tenang dan sabar dalam menghadapi tekanan lawan. Selain itu kinerja lini tengah juga mampu memberikan suplai bola ke depan. Hasilnya pertandingan baru berjalan lima menit, Muslim Habibi berhasil membobol gawang yang dijaga Randika.
Gol cepat itu, memicu semangat para pemain untuk terus menggedor pertahanan lawan yang dikoordinasi oleh M Rifky dan Lazuadi. Beberapa peluang berhasil didapatkan duet striker Jatim, Erik dan Lukis Aji.
Namun baru menit ke 25, Jatim berhasil mengandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui Lukis Aji. Bahkan pemain bernomor punggung 10 itu mencetak quat-trick dengan menambah tiga gol masing-masing dimenit 44',47' dan 56'.
Satu gol lagi dicetak oleh Muslim Habibi menit 52'. "Anak-anak hari ini bermain lebih sabar dan mereka bisa menerapkan strategi dengan baik," kata pelatih Jatim, Hadian Anton Fauzi, SPd usai pertandingan.
Sayangnya, setelah unggul enam gol, para pemain mulai kehilangan konsetrasi. Kesempatan itu dimanfaatkan lawan menekan pertahanan Jatim. Bahkan tim NTB yang mengenakan kostum orange mampu mecetak dua gol melalui tendangan Bagus (60') dan Tajuddin (79'). "Anak-anak terlalu cepat puas dengan hasil tersebut sehingga mereka lengah di 10 menit terakhir," kata Hadian.
Hadian mengakui masih ada kelemahan yang harus segera diperbaiki sebelum berlaga di Popnas, terutama di lini depan. "Saat mendapat peluang mencetak gol, kurang tenang. Intinya kami harus melakukan evaluasi setelah pulang dari Makassar," katanya.
Permasalahan lain beberapa pemain yang dipastikan tidak bisa diturunkan di Popnas karena tahun depan naik kelas tiga SMA. Sehingga tim pelatih juga harus kerja keras menyusun tim lagi. "Kami harus segera mencari pemain pengganti yang kualitasnya lebih baik,"katanya.
Kontingen sepak bola Jatim nyaris tidak lolos Popnas karena di babak semifinal kalah dari Kaltim, 0-1. Untungnya, cabor sepak bola menyediakan tiga tiket Popnas sehingga satu tiket tersisa diperebutkan antara Jatim dan NTB. Selain Jatim dan Kaltim, satu tim yang lolos Popnas dari zona 4 adalah tuan rumah Sulawesi Selatan.
Sementara itu, pelatih NTB, Hamdi Ahmad mengakui timnya bermain buruk, selain itu mereka juga kelelahan. "Stamina drop, selain itu kondisi lapangan tidak bagus, persiapan tim sangat mepet, sehingga dia tidak bisa melihat kemampuan pemain secara menyeluruh. Tim ini dibentuk 10 hari menjelang Popwil," keluhnya.
(aww)