United batal pugar Theatre of Dreams
Jum'at, 07 Desember 2012 - 00:06 WIB
United batal pugar Theatre of Dreams
A
A
A
Sindonews.com – Manchester United membatalkan rencana untuk memperluas Stadion Old Trafford. Penyebabnya, kondisi keuangan yang pas-pasan membuat klub berjuluk The Red Devils tak jadi meningkatkan kapasitas stadion tersebut.
Stadion berjuluk The Theatre of Dreams itu hanya memiliki kapasitas 75 ribu penonton. Namun, pemilik United Glazer Family berencana ingin menambah kapasitas Old Trafford menjadi 90 ribu. Hal tersebut dilakukan guna mendapat biaya tambahan dari penonton yang menyaksikan langsung laga United di Old Trafford.
Dalam rencana tersebut tribun di sebelah Selatan akan lebih ditinggikan. Namun, untuk melakukan itu United perlu mengeluarkan dana sebesar 37 juta poundsterling atau setara Rp 518 miliar. Dana sebesar itu membuat manajemen Setan Merah mengurungkan diri untuk melanjutkan rencana tersebut.
Tak hanya itu, jumlah penonton di Old Trafford pun menurun meski pasukan Sir Alex Ferguson berhasil meraih posisi puncak klasemen Liga Premier Inggris serta lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Diyakini krisis ekonomi yang melanda Eropa membuat suporter memilih menyaksikan pertandingan United melalui televisi.
Stadion berjuluk The Theatre of Dreams itu hanya memiliki kapasitas 75 ribu penonton. Namun, pemilik United Glazer Family berencana ingin menambah kapasitas Old Trafford menjadi 90 ribu. Hal tersebut dilakukan guna mendapat biaya tambahan dari penonton yang menyaksikan langsung laga United di Old Trafford.
Dalam rencana tersebut tribun di sebelah Selatan akan lebih ditinggikan. Namun, untuk melakukan itu United perlu mengeluarkan dana sebesar 37 juta poundsterling atau setara Rp 518 miliar. Dana sebesar itu membuat manajemen Setan Merah mengurungkan diri untuk melanjutkan rencana tersebut.
Tak hanya itu, jumlah penonton di Old Trafford pun menurun meski pasukan Sir Alex Ferguson berhasil meraih posisi puncak klasemen Liga Premier Inggris serta lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Diyakini krisis ekonomi yang melanda Eropa membuat suporter memilih menyaksikan pertandingan United melalui televisi.
(aww)