Teknologi garis gawang sukses diterapkan di Jepang
Jum'at, 07 Desember 2012 - 00:44 WIB
Teknologi garis gawang sukses diterapkan di Jepang
A
A
A
Sindonews.com – Teknologi garis gawang akan diperkenalkan secara resmi pada laga Piala Dunia Antar Klub yang dihelat di Jepang. Teknologi tersebut dipakai saat laga antara wakil Selandia Baru, Auckland City menghadapi wakil Jepang, Sanfrecce Hiroshima di Stadion Yokohama pada Kamis waktu setempat (6/11/2012).
"Ini kali pertama teknologi garis gawang secara resmi digunakan dalam permainan. Tes terhadap sistem ini telah dilakukan, dan tes instalasi berhasil,"kata Sekjen FIFA Jerome Valcke seperti dikutip japantoday, Jumat (7/12/2012).
Sebelumnya, teknologi garis gawang dianggap sebagai jawaban atas banyaknya ‘gol hantu’ yang terjadi di beberapa pertandingan sepak bola. Di mana bola telah melewati garis gawang namun wasit tak melihatnya sehingga tak dinyatakan gol.
Kini dengan adanya teknologi garis gawang membuat wasit lebih terbantu. Alat tersebut dapat mendeteksi apabila bola melewati garis gawang. Namun, alat tersebut bukan menjadi keputusan resmi meski telah terdeteksi gol. Valcke menegaskan keputusan gol tetap di tangan wasit.
"Wasit memiliki keputusan akhir. Teknologi ini tidak akan mengubah kecepatan, nilai atau semangat permainan. Tidak ada alasan untuk menentang teknologi ini," ucap Valcke.
Sistem teknologi garis gawang yang digunakan di Piala Dunia Antar Klub itu akan dievaluasi oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Kemudian FIFA baru akan memutuskannya pada Maret mendatang. Jika layak maka teknologi tersebut akan digunakan di enam ajang Piala Konfederasi Brasil 2013 dan kemudian akan dipakai pada Piala Dunia 2014.
"Ini kali pertama teknologi garis gawang secara resmi digunakan dalam permainan. Tes terhadap sistem ini telah dilakukan, dan tes instalasi berhasil,"kata Sekjen FIFA Jerome Valcke seperti dikutip japantoday, Jumat (7/12/2012).
Sebelumnya, teknologi garis gawang dianggap sebagai jawaban atas banyaknya ‘gol hantu’ yang terjadi di beberapa pertandingan sepak bola. Di mana bola telah melewati garis gawang namun wasit tak melihatnya sehingga tak dinyatakan gol.
Kini dengan adanya teknologi garis gawang membuat wasit lebih terbantu. Alat tersebut dapat mendeteksi apabila bola melewati garis gawang. Namun, alat tersebut bukan menjadi keputusan resmi meski telah terdeteksi gol. Valcke menegaskan keputusan gol tetap di tangan wasit.
"Wasit memiliki keputusan akhir. Teknologi ini tidak akan mengubah kecepatan, nilai atau semangat permainan. Tidak ada alasan untuk menentang teknologi ini," ucap Valcke.
Sistem teknologi garis gawang yang digunakan di Piala Dunia Antar Klub itu akan dievaluasi oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Kemudian FIFA baru akan memutuskannya pada Maret mendatang. Jika layak maka teknologi tersebut akan digunakan di enam ajang Piala Konfederasi Brasil 2013 dan kemudian akan dipakai pada Piala Dunia 2014.
(aww)