KONI Kabupaten Bandung bikin database atlet 43 cabor
Jum'at, 07 Desember 2012 - 20:21 WIB
KONI Kabupaten Bandung bikin database atlet 43 cabor
A
A
A
Sindonews.com - KONI Kabupaten Bandung menyiapkan database atlet dari 43 cabang olahraga. Databse itu dikumpulkan dari atlet yang bersaing di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar.
Menurut Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI KBB, Sumardianto, Program pendataan tersebut merupakan persiapan menghadapi pemusatan latihan kabupaten (Pelatkab) pada Januari 2013 nanti. ''Database itu dipersiapkan menghadapi TC para atlet yang akan turun di Porda 2014 di awal tahun mendatang,” katanya.
Dia berharap, dengan adanya database ini kualitas para atletnya semakin meningkat. Artinya, langkah evaluasi yang menyangkut pembinaan dapat didasarkan pada database, yang di dalamnya juga menyangkut prestasi yang telah diraih para atlet. Sehingga bisa dijadikan acuan pembinaan,” uajrnya.
Selain itu, dalam database akan terlihat grafik jumlah atlet hasil proses pembinaan secara terukur, dari mulai tahapan seleksi junior sampai senior yang dilakukan setiap pengcab. Adanya kehawatiran kepindahan atlet-atlet berprestasi, dapat juga dilacak dari keberadaan database ini.
Pembinaan dilakukan agar para atlet tetap dapat menjaga nama baik daerah KBB, dengan prestasi yang diraihnya. Meskipun KBB merupakan daerah baru, namun dapat memberikan kontribusi dalam berbagai ajang olahraga, baik di tingkat Porda maupun even nasional seperti PON. Untuk itu, kepengurusan KONI dan pemerintah dapat mengantisipasi atlet hasil binaan KBB yang loncat ke daerah lain.
"Kita sudah membuat surat agar atlet berprestasi pada PON kemarin mendapat perhatian dari pemerintah daerah, seperti mendapat uang kadeudeuh," ujarnya.
Even-even tersebut, menurut Mardianto, akan memberikan pengalaman tersendiri bagi para atlet, untuk mengukur dan meningkatkan kualitas yang dimilikinya. Sehingga dalam melakukan pembinaan harus benar-benar dipersiapkan secara matang.
Dengan adanya data-data atlet tersebut juga, kata Mardianto, memudahkan KONI KBB melihat potensi atlet yang nantinya bisa membela Jabar di PON XIX. Karena melihat potensi atletnya saat ini, ia memiliki keyakinan para atletnya mampu bersaing dengan atlet kota/kabupaten lain untuk bisa menjadi bagian dari kontingen Jabar.
''Potensi atlet saat ini saya liat cukup berpotensi. Saya memiliki keyakinan, dengan pembinaan yang baik mereka bisa bersaing dengan atlet dari daerah lain yang nantinya akan masuk tim Pelatda Jabar yang kaan dipersiapkan untuk PON,” katanya.
Menurut Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI KBB, Sumardianto, Program pendataan tersebut merupakan persiapan menghadapi pemusatan latihan kabupaten (Pelatkab) pada Januari 2013 nanti. ''Database itu dipersiapkan menghadapi TC para atlet yang akan turun di Porda 2014 di awal tahun mendatang,” katanya.
Dia berharap, dengan adanya database ini kualitas para atletnya semakin meningkat. Artinya, langkah evaluasi yang menyangkut pembinaan dapat didasarkan pada database, yang di dalamnya juga menyangkut prestasi yang telah diraih para atlet. Sehingga bisa dijadikan acuan pembinaan,” uajrnya.
Selain itu, dalam database akan terlihat grafik jumlah atlet hasil proses pembinaan secara terukur, dari mulai tahapan seleksi junior sampai senior yang dilakukan setiap pengcab. Adanya kehawatiran kepindahan atlet-atlet berprestasi, dapat juga dilacak dari keberadaan database ini.
Pembinaan dilakukan agar para atlet tetap dapat menjaga nama baik daerah KBB, dengan prestasi yang diraihnya. Meskipun KBB merupakan daerah baru, namun dapat memberikan kontribusi dalam berbagai ajang olahraga, baik di tingkat Porda maupun even nasional seperti PON. Untuk itu, kepengurusan KONI dan pemerintah dapat mengantisipasi atlet hasil binaan KBB yang loncat ke daerah lain.
"Kita sudah membuat surat agar atlet berprestasi pada PON kemarin mendapat perhatian dari pemerintah daerah, seperti mendapat uang kadeudeuh," ujarnya.
Even-even tersebut, menurut Mardianto, akan memberikan pengalaman tersendiri bagi para atlet, untuk mengukur dan meningkatkan kualitas yang dimilikinya. Sehingga dalam melakukan pembinaan harus benar-benar dipersiapkan secara matang.
Dengan adanya data-data atlet tersebut juga, kata Mardianto, memudahkan KONI KBB melihat potensi atlet yang nantinya bisa membela Jabar di PON XIX. Karena melihat potensi atletnya saat ini, ia memiliki keyakinan para atletnya mampu bersaing dengan atlet kota/kabupaten lain untuk bisa menjadi bagian dari kontingen Jabar.
''Potensi atlet saat ini saya liat cukup berpotensi. Saya memiliki keyakinan, dengan pembinaan yang baik mereka bisa bersaing dengan atlet dari daerah lain yang nantinya akan masuk tim Pelatda Jabar yang kaan dipersiapkan untuk PON,” katanya.
(aww)