Indonesia gagal hattrick
Minggu, 09 Desember 2012 - 10:31 WIB
Indonesia gagal hattrick
A
A
A
Sindonews.com - Ambisi tim Yamaha Indonesia untuk kembali jadi juara umum di Yamaha ASEAN Cup Race 2012 gagal terpenuhi. Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand yang dinobatkan sebagai juara umum. Thailand secara keseluruhan memperoleh 202 poin. Sementara Indonesia hanya kalah 4 angka saja dengan 198 poin.
Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit SM City Santa Rosa Laguna, Filipina, Sabtu (8/12) waktu setempat, Indonesia sebenarnya berjaya di kelas Manual (MT). Pada kelas MT, Indonesia mengumpulkan total 132 poin, dan Thailand 75. Dua pembalap Indonesia menduduki posisi terdepan di heat pertama dan kedua. Sayang, Tamy Pranata yang juara di heat pertama, gagal menyelesaikan lomba di heat kedua. Dia mengalami kecelakaan dan membuat Indonesia kehilangan peluang untuk menambah angka.
Sementara pada kelas Automatic, Thailand mendominasi. Meski Toni Rahmawan berhasil menjadi yang tercepat di heat kedua, Indonesia tetap kalah telak dari negeri "Gajah Putih" itu. Total poin Thailand di kelas AT adalah 127, sedangkan Indonesia 66.
"Berat harus berjuang sendiri di depan. Thailand lawan yang paling berat," ujar Tony seperti dilansir situs resmi Yamaha Indonesia.
Meski kalah, Indonesia tetap bisa berbangga diri. Sebab, Indonesia menyabet tiga gelar di nomor perorangan, sedangkan Thailand hanya mendapatkan satu trofi. Tiga gelar perorangan itu diraih Tamy Pratama dan Agus Setyawan, yang memenangi heat 1 dan 2 kelas MT. Satu gelar lagi disumbangkan Toni yang menjuarai heat 2 kelas AT.
Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit SM City Santa Rosa Laguna, Filipina, Sabtu (8/12) waktu setempat, Indonesia sebenarnya berjaya di kelas Manual (MT). Pada kelas MT, Indonesia mengumpulkan total 132 poin, dan Thailand 75. Dua pembalap Indonesia menduduki posisi terdepan di heat pertama dan kedua. Sayang, Tamy Pranata yang juara di heat pertama, gagal menyelesaikan lomba di heat kedua. Dia mengalami kecelakaan dan membuat Indonesia kehilangan peluang untuk menambah angka.
Sementara pada kelas Automatic, Thailand mendominasi. Meski Toni Rahmawan berhasil menjadi yang tercepat di heat kedua, Indonesia tetap kalah telak dari negeri "Gajah Putih" itu. Total poin Thailand di kelas AT adalah 127, sedangkan Indonesia 66.
"Berat harus berjuang sendiri di depan. Thailand lawan yang paling berat," ujar Tony seperti dilansir situs resmi Yamaha Indonesia.
Meski kalah, Indonesia tetap bisa berbangga diri. Sebab, Indonesia menyabet tiga gelar di nomor perorangan, sedangkan Thailand hanya mendapatkan satu trofi. Tiga gelar perorangan itu diraih Tamy Pratama dan Agus Setyawan, yang memenangi heat 1 dan 2 kelas MT. Satu gelar lagi disumbangkan Toni yang menjuarai heat 2 kelas AT.
(wir)