Kang: BWF harus mencari calon presiden baru
Minggu, 09 Desember 2012 - 12:33 WIB
Kang: BWF harus mencari calon presiden baru
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Kang Young Joong, memastikan diri tak akan ikut lagi dalam pemilihan yang akan berlangsung tahun depan. Kang menilai, ini waktu yang tepat untuk mundur dan memberikan kesempatan kepada orang lain membangun BWF.
"Ini saat yang tepat untuk masa transisi di mana BWF sudah berada dalam posisi yang stabil dan dalam jalur yang positif dengan strategi jangka panjang,"ujar Kang seperti dilansir insidethegames.biz.
"Tujuan saya adalah meninggalkan BWF dalam posisi keuangan yang solid dan kami telah mencapai tahap itu,"ia menambahkan.
Kang memang mencatat beberapa kesuksesan dalam masa kepemimpinannya. Salah satunya adalah memperkenalkan superseries ke seluruh dunia dan membangun program saluran online BWF (Badminton TV).
"Ada antusias lebih terhadap bulu tangkis di pasar Asia sekarang, dan juga dunia, yang mana itu sesuatu yang penting. Kami punya pemain lebih banyak dalam sebuah turnamen dan kompetisi. Masa depan terlihat cerah untuk BWF dan bulu tangkis,"katanya.
Kang mengatakan, saat ini para anggota tengah mempertimbangkan calon yang tepat untuk menggantikan dirinya. "Kami akan melakukan pemilihan taun depan. Anggota kami butuh waktu yang tepat untuk mempertimbangkan calon presiden. Jadi ini adalah waktu yang tepat untuk membiarkan proses itu berlangsung,"jelas pria asal Korea Selatan itu.
Ada beberapa calon yang siap maju menggantikan Kang. Salah satunya adalah presiden Federasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Sri Mohd Nadzmi Mohd Salleh.
"Ini saat yang tepat untuk masa transisi di mana BWF sudah berada dalam posisi yang stabil dan dalam jalur yang positif dengan strategi jangka panjang,"ujar Kang seperti dilansir insidethegames.biz.
"Tujuan saya adalah meninggalkan BWF dalam posisi keuangan yang solid dan kami telah mencapai tahap itu,"ia menambahkan.
Kang memang mencatat beberapa kesuksesan dalam masa kepemimpinannya. Salah satunya adalah memperkenalkan superseries ke seluruh dunia dan membangun program saluran online BWF (Badminton TV).
"Ada antusias lebih terhadap bulu tangkis di pasar Asia sekarang, dan juga dunia, yang mana itu sesuatu yang penting. Kami punya pemain lebih banyak dalam sebuah turnamen dan kompetisi. Masa depan terlihat cerah untuk BWF dan bulu tangkis,"katanya.
Kang mengatakan, saat ini para anggota tengah mempertimbangkan calon yang tepat untuk menggantikan dirinya. "Kami akan melakukan pemilihan taun depan. Anggota kami butuh waktu yang tepat untuk mempertimbangkan calon presiden. Jadi ini adalah waktu yang tepat untuk membiarkan proses itu berlangsung,"jelas pria asal Korea Selatan itu.
Ada beberapa calon yang siap maju menggantikan Kang. Salah satunya adalah presiden Federasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Sri Mohd Nadzmi Mohd Salleh.
(wir)