Red Bull ajukan Austria untuk GP Eropa
Minggu, 09 Desember 2012 - 21:05 WIB
Red Bull ajukan Austria untuk GP Eropa
A
A
A
Sindonews.com - GP Austria berpeluang untuk kembali ke kalender Formula Satu (F1) musim depan, setelah tim Red Bull memberitahukan FIA bahwa Sirkuit Red Bull Ring di Austria, akan tersedia untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan GP New Jersey.
Seperti diketahui, jika sebelumnya bos F1, Bernie Ecclestone, sangat menginginkan untuk menambahkan perlombaan F1 menjadi 20 balapan musim depan, dengan memajukan satu minggu jadwal GP Jerman guna memberikan ruang untuk balap di Eropa, yang masih belum disebut tempatnya.
Untuk kembali ke Prancis sepertinya tidak mungkin. Pasalnya, tidak ada yang bersedia untuk membiayai perlombaan di Sirkuit Magny-Cours atau Sirkuit Paul Ricard. Sementara, kemungkinan untuk memilih Turki juga mendapat ganjalan, setelah pihak pemerintah enggan mengucurkan dana.
Dengan demikian, Sirkuit Red Bull Ring yang berada di kota Spielberg bisa menjadi kandidat kuat untuk menyelenggarakan F1 pertama kalinya sejak 2003, yang ketika itu masih dikenal sebagai A1-Ring. "Kami membuat FIA untuk tersadar jika terdapat trek dengan memnuhi lisensi F1," kata Penasihat Tim F1 Red Bull, Helmut Marko kepada media terbitan Austria, Speed Week, Minggu (9/12).
Marko juga menambahkan bahwa pemerintah setempat dan pusat mampu saja untuk menyediakan kebutuhan dananya.
Seperti diketahui, jika sebelumnya bos F1, Bernie Ecclestone, sangat menginginkan untuk menambahkan perlombaan F1 menjadi 20 balapan musim depan, dengan memajukan satu minggu jadwal GP Jerman guna memberikan ruang untuk balap di Eropa, yang masih belum disebut tempatnya.
Untuk kembali ke Prancis sepertinya tidak mungkin. Pasalnya, tidak ada yang bersedia untuk membiayai perlombaan di Sirkuit Magny-Cours atau Sirkuit Paul Ricard. Sementara, kemungkinan untuk memilih Turki juga mendapat ganjalan, setelah pihak pemerintah enggan mengucurkan dana.
Dengan demikian, Sirkuit Red Bull Ring yang berada di kota Spielberg bisa menjadi kandidat kuat untuk menyelenggarakan F1 pertama kalinya sejak 2003, yang ketika itu masih dikenal sebagai A1-Ring. "Kami membuat FIA untuk tersadar jika terdapat trek dengan memnuhi lisensi F1," kata Penasihat Tim F1 Red Bull, Helmut Marko kepada media terbitan Austria, Speed Week, Minggu (9/12).
Marko juga menambahkan bahwa pemerintah setempat dan pusat mampu saja untuk menyediakan kebutuhan dananya.
(nug)