PSSI tuding pemerintah nggak fair
Senin, 10 Desember 2012 - 11:44 WIB
PSSI tuding pemerintah nggak fair
A
A
A
Sindonwes.com - Tudingan Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pemuda dan Olahraga, Agung Laksono, bahwa PSSI tidak melakukan verifikasi peserta, dianggap pihak oleh PSSI, pemerintah tidak netral dalam menyikapi permasalahan di dalam tubuh organisasi sepak bola Indonesia..
Menurut Sekjen PSSI, Halim Mahfudz, mengatakan sejauh ini pihak lain juga belum pernah mengirim data apa pun ke PSSI. Maka dari itu, dia heran dengan tuntutan verifikasi yang diulang-ulang kubu KPSI dan Kemenpora
"Kenapa cuma PSSI yang disuruh beri data? Kalau verifikasi, data digabung lalu dilihat mana yang benar atau kompromi data mana yang dipakai. Kenapa hanya data verifikasi punya PSSI yang diminta. Nggak fair dong?" ucapnya seperti dirilis situs resmi PSSI, Senin (10/12/2012),
Pria yang akrab disapa Gus Lim ini, membeberkan kronologi dan alasan mengapa hingga kini belum ada titik temu dalam penentuan undangan KLB. undangan yang hadir di Palangkaraya juga merupakan voter Kongres Solo.
"Dari yang hadir tadi kan sudah ketahuan. Mereka ini merupakan voter Kongres Solo, PSSI sudah kirim data ke pihak lain. Karena tidak tahu nomor fax dan alamat e-mail, maka data itu disampaikan via Kemenpora. Mereka minta PSSI segera sampaikan data. Batas waktu PSSI sampaikan data, Minggu (09/12) pukul 11:00. Sebelumnya, kita didesak ajukan data dari Sabtu (08/12) pukul 21:00 malam. Karena data sudah di Palangkaraya, akhirnya diundur," tandasnya.
Menurut Sekjen PSSI, Halim Mahfudz, mengatakan sejauh ini pihak lain juga belum pernah mengirim data apa pun ke PSSI. Maka dari itu, dia heran dengan tuntutan verifikasi yang diulang-ulang kubu KPSI dan Kemenpora
"Kenapa cuma PSSI yang disuruh beri data? Kalau verifikasi, data digabung lalu dilihat mana yang benar atau kompromi data mana yang dipakai. Kenapa hanya data verifikasi punya PSSI yang diminta. Nggak fair dong?" ucapnya seperti dirilis situs resmi PSSI, Senin (10/12/2012),
Pria yang akrab disapa Gus Lim ini, membeberkan kronologi dan alasan mengapa hingga kini belum ada titik temu dalam penentuan undangan KLB. undangan yang hadir di Palangkaraya juga merupakan voter Kongres Solo.
"Dari yang hadir tadi kan sudah ketahuan. Mereka ini merupakan voter Kongres Solo, PSSI sudah kirim data ke pihak lain. Karena tidak tahu nomor fax dan alamat e-mail, maka data itu disampaikan via Kemenpora. Mereka minta PSSI segera sampaikan data. Batas waktu PSSI sampaikan data, Minggu (09/12) pukul 11:00. Sebelumnya, kita didesak ajukan data dari Sabtu (08/12) pukul 21:00 malam. Karena data sudah di Palangkaraya, akhirnya diundur," tandasnya.
(wbs)