La Nyalla: KLB PSSI di Palangkaraya, haram!
Senin, 10 Desember 2012 - 16:47 WIB
La Nyalla: KLB PSSI di Palangkaraya, haram!
A
A
A
Sindonews.com - Kongres Luar Biasa yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI), yang diketuai La Nyalla di Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, menghasilkan beberapa kesepakatan.
Ada dua agenda MoU, PSSI revisi statuta dan penyelesaian dualisme kompetisi dengan melahirkan kompetisi baru agar berjalan lancar. Kongres yang sudah mendapatkan persetujuan dari Joint Comittee PSSI itu merevisi enam pasal.
"Yakni, pasal 3 ayat 1 (a), pasal 30 ayat 1, pasal 31 ayat 2, pasal 65, 66, dan 69. Sementara satu pasal yang tidak jadi direvisi," tuturnya kepada sindonews, di Hotel Sultan Jakarta, Senin (10/12/2012).
La Nyalla Mattalitti selaku salah satu anggota menolak untuk satu kongres dengan PSSI Djohar Arifin. "Sebetulnya bukan tulus atau tidak tulus, ini lebih kepada halal dan haram. Kongres berpatokan pada MoU, membedakan mana peserta halal dan haram itu mudah. Kalau peserta Palangkaraya itu haram, peserta KLB Solo itu halal. Bagaimana juga bisa menggabungkan halal dan haram?," kata La Nyalla.
Ada dua agenda MoU, PSSI revisi statuta dan penyelesaian dualisme kompetisi dengan melahirkan kompetisi baru agar berjalan lancar. Kongres yang sudah mendapatkan persetujuan dari Joint Comittee PSSI itu merevisi enam pasal.
"Yakni, pasal 3 ayat 1 (a), pasal 30 ayat 1, pasal 31 ayat 2, pasal 65, 66, dan 69. Sementara satu pasal yang tidak jadi direvisi," tuturnya kepada sindonews, di Hotel Sultan Jakarta, Senin (10/12/2012).
La Nyalla Mattalitti selaku salah satu anggota menolak untuk satu kongres dengan PSSI Djohar Arifin. "Sebetulnya bukan tulus atau tidak tulus, ini lebih kepada halal dan haram. Kongres berpatokan pada MoU, membedakan mana peserta halal dan haram itu mudah. Kalau peserta Palangkaraya itu haram, peserta KLB Solo itu halal. Bagaimana juga bisa menggabungkan halal dan haram?," kata La Nyalla.
(wbs)