PSSI klaim investor asing siap tanam modal
Selasa, 11 Desember 2012 - 10:04 WIB
PSSI klaim investor asing siap tanam modal
A
A
A
Sindonews.com - Masalah yang datang bertubi-tubi di sepak bola Indonesia, ternyata tak menyurutkan investor asing mengincar industri sepak bola di negeri ini.
Sekjen PSSI Halim Mahfudz mengatakan Dalam waktu dekat investor besar yang sudah lama menggeluti dunia sepakbola, akan berinvestasi dengan sepak bola dalam negeri. “PSSI sudah berdiskusi dengan investor besar dari luar negeri, tepatnya dari Amerika Serikat yang ingin investasi dalam sepakbola di Indonesia, Mereka tahu persis perkembangan sepakbola termasuk di Indonesia” ungkap Halimsepeti dilansir situs resmi IPL, Selasa (11/12/2012) .
Menurut Halim, sejauh ini mereka sangat senang sekali ingin menanamkan investasinya di Indonesia. Sedangkan soal teknis kerja samanya telah dibahas oleh LPIS. “Mereka akan mendanai, mengembangkan, dan menyusun strategi besar untuk pengembangan sepakbola Indonesia,” jelasnya
Di tahun 2013 ini kompetisi dua liga tertinggi di tanah air akan berjalan beriringan. Sedangkan tahun 2014 akan digabung dengan nama baru. Disinggung soal unifikasi liga, Halim menyatakan semuanya ada dalam surat FIFA. “Di situ dijelaskan bahwa PSSI adalah satu-satunya organisasi yang mengorganisir dan mengawasi sepakbola di Indonesia. Kalau ada kelompok lain, maka itu bukan kelompok yang sah yang diakui FIFA dan AFC,” jelasnya.
PSSI sendiri akan tetap menerapkan aturan yang ada dan mendesak pemerintah melaksanakan UU No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Dalam UU tersebut di pasal 51 ayat 2 tertulis, penyelenggara kegiatan olahraga yang mendatangkan massa banyak wajib mendapatkan rekomenasi dari induk organisasi, dalam hal ini bila sepakbola kepada PSSI. Sedangkan di pasal 89 menjelaskan jika ada penyelenggaraan yang tidak mendapat rekomendasi induk olahraga, maka akan dipidana maksimal 2 tahun atau denda Rp 1 miliar.
Sekjen PSSI Halim Mahfudz mengatakan Dalam waktu dekat investor besar yang sudah lama menggeluti dunia sepakbola, akan berinvestasi dengan sepak bola dalam negeri. “PSSI sudah berdiskusi dengan investor besar dari luar negeri, tepatnya dari Amerika Serikat yang ingin investasi dalam sepakbola di Indonesia, Mereka tahu persis perkembangan sepakbola termasuk di Indonesia” ungkap Halimsepeti dilansir situs resmi IPL, Selasa (11/12/2012) .
Menurut Halim, sejauh ini mereka sangat senang sekali ingin menanamkan investasinya di Indonesia. Sedangkan soal teknis kerja samanya telah dibahas oleh LPIS. “Mereka akan mendanai, mengembangkan, dan menyusun strategi besar untuk pengembangan sepakbola Indonesia,” jelasnya
Di tahun 2013 ini kompetisi dua liga tertinggi di tanah air akan berjalan beriringan. Sedangkan tahun 2014 akan digabung dengan nama baru. Disinggung soal unifikasi liga, Halim menyatakan semuanya ada dalam surat FIFA. “Di situ dijelaskan bahwa PSSI adalah satu-satunya organisasi yang mengorganisir dan mengawasi sepakbola di Indonesia. Kalau ada kelompok lain, maka itu bukan kelompok yang sah yang diakui FIFA dan AFC,” jelasnya.
PSSI sendiri akan tetap menerapkan aturan yang ada dan mendesak pemerintah melaksanakan UU No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Dalam UU tersebut di pasal 51 ayat 2 tertulis, penyelenggara kegiatan olahraga yang mendatangkan massa banyak wajib mendapatkan rekomenasi dari induk organisasi, dalam hal ini bila sepakbola kepada PSSI. Sedangkan di pasal 89 menjelaskan jika ada penyelenggaraan yang tidak mendapat rekomendasi induk olahraga, maka akan dipidana maksimal 2 tahun atau denda Rp 1 miliar.
(wbs)