PSMS kontrak pemain setelah keputusan FIFA
Selasa, 11 Desember 2012 - 19:57 WIB
PSMS kontrak pemain setelah keputusan FIFA
A
A
A
Sindonews.com - Nasib Indonesia akan ditentukan dalam rapat Komite Eksekutif FIFA di Jepang, 14 Desember mendatang. Klub-klub di Indonesia bersiap dengan kemungkinan terburuk jika sanksi dijatuhkan FIFA kepada Indonesia.
Kubu PSMS Medan kepemimpinan Indra Sakti Harahap harus menempuh langkah antisipatif, termasuk soal kontrak pemain. Chief Executive Officer (CEO) PSMS, Alexander Gho membenarkan pihaknya masih akan menanti keputusan induk organisasi sepakbola dunia tersebut sebelum menentukan langkah lebih lanjut.
"Sebelum ada keputusan FIFA, kami masih belum bisa menentukan langkah kontrak pemain karena akan berisiko. Jadi tunggu keputusan dulu, seperti apa yang akan dilakukan pada Indonesia," ujar Alexander.
Begitupun, Alex mengatakan, akan menggelar pertemuan dengan pemain mulai Kamis (13/12) mendatang. Pertemuan tersebut rencananya bakal digelar untuk bernegosiasi dengan sejumlah pemain yang ada.
"Mungkin akan dilakukan Kamis nanti. Kami akan panggil masing-masing lima pemain untuk membicarakan ini. Bisa jadi langsung kontrak, bisa juga untuk mencari kesepakatan dengan pemain. Sehari lima pemain. Mungkin waktu makan siang, sama-sama makan dengan pemain," kata pria yang akrab disapa Alex itu.
Diakui Alex, pihaknya beberapa kali batal melakukan negosiasi. Hal tersebut terjadi menurutnya tanpa kesengajaan. Kehadiran pihaknya ke Kongres KPSI di Jakarta Senin (10/12) lalu. "Sebenarnya kami belum mau menyampaikan ini karena takut tidak jadi lagi seperti kemarin lantaran harus menghadiri kongres PSSI," bebernya.
Sebelumnya, Ketua Umum PSMS, Indra Sakti Harahap mengatakan pihaknya tetap optimis divisi utama PT LI akan tetap bergulir. "Apapun yang terjadi ketum (La Nyalla Mattalitti) mengatakan, liga Indonesia akan tetap bergulir, dan kami yakin itu," ucapnya.
Kubu PSMS Medan kepemimpinan Indra Sakti Harahap harus menempuh langkah antisipatif, termasuk soal kontrak pemain. Chief Executive Officer (CEO) PSMS, Alexander Gho membenarkan pihaknya masih akan menanti keputusan induk organisasi sepakbola dunia tersebut sebelum menentukan langkah lebih lanjut.
"Sebelum ada keputusan FIFA, kami masih belum bisa menentukan langkah kontrak pemain karena akan berisiko. Jadi tunggu keputusan dulu, seperti apa yang akan dilakukan pada Indonesia," ujar Alexander.
Begitupun, Alex mengatakan, akan menggelar pertemuan dengan pemain mulai Kamis (13/12) mendatang. Pertemuan tersebut rencananya bakal digelar untuk bernegosiasi dengan sejumlah pemain yang ada.
"Mungkin akan dilakukan Kamis nanti. Kami akan panggil masing-masing lima pemain untuk membicarakan ini. Bisa jadi langsung kontrak, bisa juga untuk mencari kesepakatan dengan pemain. Sehari lima pemain. Mungkin waktu makan siang, sama-sama makan dengan pemain," kata pria yang akrab disapa Alex itu.
Diakui Alex, pihaknya beberapa kali batal melakukan negosiasi. Hal tersebut terjadi menurutnya tanpa kesengajaan. Kehadiran pihaknya ke Kongres KPSI di Jakarta Senin (10/12) lalu. "Sebenarnya kami belum mau menyampaikan ini karena takut tidak jadi lagi seperti kemarin lantaran harus menghadiri kongres PSSI," bebernya.
Sebelumnya, Ketua Umum PSMS, Indra Sakti Harahap mengatakan pihaknya tetap optimis divisi utama PT LI akan tetap bergulir. "Apapun yang terjadi ketum (La Nyalla Mattalitti) mengatakan, liga Indonesia akan tetap bergulir, dan kami yakin itu," ucapnya.
(aww)