McLaren mulai melupakan kepergian Hamilton

Selasa, 11 Desember 2012 - 21:55 WIB
McLaren mulai melupakan...
McLaren mulai melupakan kepergian Hamilton
A A A
Sindonews.com - Kepergian Lewis Hamilton tidak akan berdampak buruk bagi kemajuan McLaren ke depan. Sebab, McLaren telah mengalami bongkar pasang pembalap selama berlaga mengikuti sirkus jet darat ini. Meski begitu, Direktur Olahraga McLaren Sam Michael mengatakan, tim tidak akan memikirkan kepergian Hamilton yang sedang mempersiapkan diri untuk balapan tahun depan bersama Mercedes.

"Mungkin itu kerugian besar bagi McLaren. Namun, sudah banyak nama-nama besar mengambil keputusan yang sama seperti Hamilton untuk meninggalkan tim. Jadi, kami tidak perlu memikirkan masalah tersebut dan yang terpenting adalah melakukan perubahan jelang balapan tahun depan," jelas Michael seperti dilansir Crash, Selasa (11/12/2012).

"Saya pikir seluruh anggota yang berada di tim berpandangan sama mengenai Hamilton, yakni dia merupakan pembalap yang memiliki bakat luar biasa. Bahkan mungkin menjadi pembalap tercepat di McLaren."

"Hamilton ingin mengubah jalan hidupnya untuk bisa tumbuh dan melakukan hal yang berbeda dengan hidupnya. Dia juga ingin mendapatkan tantangan untuk mengembangkan tim lain dan membawa mereka (Mercedes), memenangkan sejumlah gelar, dan itu adalah sesuatu yang ia ingin lakukan," tutupnya.
(aww)
Berita Terkini
5 Fakta Menarik Spanyol...
5 Fakta Menarik Spanyol Singkirkan Belgia di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Spanyol Tantang Prancis...
Spanyol Tantang Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Spanyol Lolos ke Semifinal...
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Belgia 2-1
1 jam yang lalu
Belgia Patahkan Rekor...
Belgia Patahkan Rekor Clean Sheet Spanyol di Babak Pertama
2 jam yang lalu
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Kemahalan, FIFA Masih...
Kemahalan, FIFA Masih Kesulitan Jual Tiket Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved