Sembilan negara dihukum FIFA, Indonesia berikutnya?

Selasa, 11 Desember 2012 - 23:42 WIB
Sembilan negara dihukum...
Sembilan negara dihukum FIFA, Indonesia berikutnya?
A A A
Sindonews.com - Sanksi FIFA menghantui dunia sepak bola Indonesia. Apakah Indonesia akan menjadi negara kesepuluh yang akan mendapatkan hukuman tersebut? Sidang Komite Eksekutif (Exco) FIFA di Tokyo, Jepang, 14 Desember mendatang, yang akan menjawabnya.

Ya, persepakbolaan Indonesia seolah menunggu waktu dijatuhi sanksi oleh badan sepak bola tertinggi dunia tersebut. Hal itu setelah konflik antara PSSI dan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) tidak kunjung reda, sampai batas waktu yang ditentukan FIFA, 10 Desember lalu. Diminta untuk menggelar kongres dan menyepakati beberapa MoU yang sudah dilakukan, kedua belah pihak malah mengabaikannya.

Ada sembilan negara yang sebelumnya menerima sanksi tersebut. Yakni, Yunani, Kuwait, Brunei Darussalam, Peru, Iran, Nigeria, Ethiopia, Iraq, dan Bosnia. Adapun salah satu penyebab yang mendominasi adalah, intervensi pemerintah terhadap kepengurusan federasi sepakbola di negara tersebut. Jika ditanya soal berapa lama hukuman yang didapatkan, jumlahnya cukup bervariasi. Ada yang hanya hitungan hari. Dan ada pula yang sampai bertahun-tahun menjalani masa hukuman.

Nigeria dan Yunani terbilang jadi dua negara yang menjalani masa hukuman cukup singkat. Federasi Sepak Bola Nigeria (NFF) dijatuhi sanksi pada 4 Oktober 2010. Campur tangan pemerintah, membuat Nigeria sempat tidak mampu bermain di laga internasional. Kondisi itu pun dinilai sebagai sejarah terburuk dalam persepak bolaan Nigeria.

Sanksi sendiri bermula setelah Sekjen NFF mundur atas intruksi Komisi Olahraga Nasional dan Menteri Olahraga setempat dengan tujuan untuk meniadakan mekanisme degradasi di Liga Nigeria. Akan tetapi setelah semuanya kembali sesuai dengan statuta FIFA, sanksi akhirnya dicabut pada 8 Oktober 2010. Nigeria pun hanya menerima hukuman selama empat hari.

Apa yang dirasakan Nigeria juga tidak jauh beda dengan yang dialami Federasi Sepakbola Yunani (EPO). Sepak bola Yunani disanksi karena EPO dinilai tidak mematuhi statuta FIFA. Organisasi pimpinan Sepp Blatter tersebut melarang EPO mengikuti kompetisi internasional, karena adanya dugaan politisasi dunia sepak bola di negara negeri para dewa ini. FIFA pun melarang EPO mengikuti kompetisi internasional, karena adanya dugaan politisasi dunia sepak bola di negara tersebut.

Hukuman yang diterima EPO pun terbilang singkat. Setelah dijatuhi sanksi pada tanggal 3 Juli 2006, putusan pun langsung dibersihkan pada 7 Juli 2006. Sanksi dicabut setelah EPO mematuhi Statuta FIFA. Federasi setuju memperbaiki mekanisme pengelolaan keuangan olahraga mereka dan mensyaratkan harus diteliti parlemen setempat. Setelah dilakukan perbaikan, FIFA pun menerimanya dan kemudian mencabut sanksi terhadap Yunani.

Jika Nigeria dan Yunani mendapat masa hukuman yang terbilang kilat, tidak begitu dengan Brunei Darussalam. FIFA menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Brunei pada 2009. Sanksi sendiri dijatuhkan setelah adanya intervensi pemerintah terhadap federasi sepakbola Brunei. Saat itu, Sultan Brunei membentuk kepengurusan baru federasi sepak bola di negaranya pada Desember 2008.

Setelah kurang lebih dua tahun terkucilkan dari persepakbolaan Internasional, Brunei pun akhirnya kembali menunjukkan eksistensinya di tahun 2011. Tebuan, julukan timnas Brunei, akhirnya kembali berpartisipasi pada ajang sepak bola internasional. Dan event SEA Games 2011 di Jakarta, menjadi event internasional pertama yang diikuti Brunei setelah terbebas dari hukuman FIFA.

Keanggotaan Bosnia dibekukan FIFA pada 1 April 2011. FIFA mengambil keputusan tersebut menyusul kekisruhan yang terjadi di tubuh federasi sepak bola Bosnia-Herzegovina (FFBH). Otoritas sepak bola tertinggi di dunia memilih membekukan status keanggotaan mereka. Hukuman terhadap FFBH berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan.
(aww)
Berita Terkait
Bung Harpa Soroti Konflik...
Bung Harpa Soroti Konflik Kepentingan Jabatan Ganda Erick Thohir di PSSI dan Kemenpora
Erick Thohir Terpilih...
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Pengamat: Dia Tahu Cara Menata Sepak Bola
Tuntutan Revolusi PSSI...
Tuntutan Revolusi PSSI Terus Berkumandang saat Konser Salam Satu Jiwa di Gladiator Arena Bekasi
Tuntut Penuntasan Kasus...
Tuntut Penuntasan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bentangkan Spanduk di Laga Persib VS Persija
FAPSI Dorong Revolusi...
FAPSI Dorong Revolusi Sepak Bola Indonesia
Konser Kopi Darat Sepak...
Konser Kopi Darat Sepak Bola untuk Rakyat Dorong Penuntasan Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkini
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
2 jam yang lalu
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
2 jam yang lalu
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
2 jam yang lalu
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
6 jam yang lalu
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
7 jam yang lalu
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved