FIFA sanksi PSSI, tim kesulitan cari sponsor
Rabu, 12 Desember 2012 - 14:32 WIB
FIFA sanksi PSSI, tim kesulitan cari sponsor
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS) Supardjiono mengatakan, sanksi FIFA terhadap PSSI berdampak luar biasa termasuk klub dan pemain. Manajemen PSS Sleman memastikan bakal kesulitan dalam menggaet sponsor jika FIFA bena-benar menjatuhkan sanksi kepada PSSI. Namun, manajemen Tim Elang Jawa memastikan tetap mengikuti kompetisi meski dengan dana ala kadarnya.
"Bagi klub salah satunya akan kesulitan dalam mencari sponsor, kita sudah merasakan itu (kesulitan mencari sponsor). Sponsor kecil masih ada, tapi yang besar masih nihil. PSSI belum kena sanksi saja mencari sponsor besar sudah sulit, apalagi kalau nanti benar-benar kena sanksi, pasti akan semakin sulit. Mana ada investor yang berani menanamkan modalnya kalau induk organisasi (PSSI) dikenai sanksi," katanya, Rabu (12/12/2012).
Kabarnya sendiri PSS Sleman sedang melakukan proses negoisasi mendatangkan sponsor guna mengarungi kompetisi musim depan. Namun, calon sponsor mengurungkan niat menanamkan modalnya. Calon investor lebih memilih menunggu sanksi FIFA yang akan diketok pada 14 Desember 2012 mendatang.
Jika PSSI benar-benar dijatuhi sanksi, calon investor dipastikan gagal mendanai klub. Jika pun terbebas dari sanksi, calon investor tidak akan banyak menanamkan modalnya. Supardjiono mengatakan, sejauh ini memang sudah ada investor dalam skala kecil yang masih setia menjadi pendamping PSS Sleman.
Dia juga berharap, selain PSSI terhindar dari sanksi FIFA, juga perlunya tetap melakukan pembinaan sepakbola. Dia menegaskan, sanksi dari FIFA bukan akhir segalanya. "Pembinaaan sepak bola harus tetap dilakukan. PSS Sleman berjanji tetap melakukan pembinaan terhadap generasi muda tingkat lokal," tegasnya.
Supardjiono mengatakan, jika PSSI nantinya tetap menggelar kompetisi, PSS Sleman memastikan bakal berpartisipasi di dalamnya. "Kalau PSSI menggelar kompetisi, kita pasti ikut meski dengan dana ala kadarnya. Siapa saja pemainnya? Tentunya dari sistem pembinaan yang kita lakukan, mengandalkan pemain lokal Sleman dan sekitarnya," tandasnya.
"Bagi klub salah satunya akan kesulitan dalam mencari sponsor, kita sudah merasakan itu (kesulitan mencari sponsor). Sponsor kecil masih ada, tapi yang besar masih nihil. PSSI belum kena sanksi saja mencari sponsor besar sudah sulit, apalagi kalau nanti benar-benar kena sanksi, pasti akan semakin sulit. Mana ada investor yang berani menanamkan modalnya kalau induk organisasi (PSSI) dikenai sanksi," katanya, Rabu (12/12/2012).
Kabarnya sendiri PSS Sleman sedang melakukan proses negoisasi mendatangkan sponsor guna mengarungi kompetisi musim depan. Namun, calon sponsor mengurungkan niat menanamkan modalnya. Calon investor lebih memilih menunggu sanksi FIFA yang akan diketok pada 14 Desember 2012 mendatang.
Jika PSSI benar-benar dijatuhi sanksi, calon investor dipastikan gagal mendanai klub. Jika pun terbebas dari sanksi, calon investor tidak akan banyak menanamkan modalnya. Supardjiono mengatakan, sejauh ini memang sudah ada investor dalam skala kecil yang masih setia menjadi pendamping PSS Sleman.
Dia juga berharap, selain PSSI terhindar dari sanksi FIFA, juga perlunya tetap melakukan pembinaan sepakbola. Dia menegaskan, sanksi dari FIFA bukan akhir segalanya. "Pembinaaan sepak bola harus tetap dilakukan. PSS Sleman berjanji tetap melakukan pembinaan terhadap generasi muda tingkat lokal," tegasnya.
Supardjiono mengatakan, jika PSSI nantinya tetap menggelar kompetisi, PSS Sleman memastikan bakal berpartisipasi di dalamnya. "Kalau PSSI menggelar kompetisi, kita pasti ikut meski dengan dana ala kadarnya. Siapa saja pemainnya? Tentunya dari sistem pembinaan yang kita lakukan, mengandalkan pemain lokal Sleman dan sekitarnya," tandasnya.
(akr)